Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
156Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Maria Montessori

Maria Montessori

Ratings: (0)|Views: 13,131 |Likes:
Published by garditari

More info:

Published by: garditari on Mar 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/18/2014

pdf

text

original

 
 fannybon.blogspot.com/2009/06/test1.html 
Maria Montessori: hidup dan metode
RIWAYAT HIDUPBeliau dilahirkan di Italia dan dididik dalam lingkungan liberal. Montessori adalahwanita pertama yang mendirikan sekolah medis di Italia dan membangun psikologiyang berbasis sistem pendidikan dan disebarkan ke dunia internasional. Setelah itu iamendirikan universitas di Roma dimana ia mempelajari ilmu dokter anak dan psikiatris. Montessori menjadi tertarik pada pembelajaran dan pengembangan anak-anak. Ia membiayai anak jalanan dan mengobservasi mereka dengan uangnya sendiri.Tahun 1899 Montessori menjadi direktur sekolah Orthophrenic, institute medical psikologi. Tahun 1906, Montessori menemukan The Casa dei Bambini, atau rumahuntuk anak-anak, dimana ia mengembangkan metode pedagogik yang kemudiandikenal sebagai Sistem Montessori. Sekolah ini dibuka pada Januari 1907,dikemudian hari metode Montessori menjadi terkenal dan berkembang ke duniainternasional.Elizabeth G. Hainstock dalam bukunya “Metode pengajaran Montessori untuk anak sekolah dasar”, menjelaskan bahwa metode Montessori bertujuan sebagai pengantar  prinsip, agar anak-anak mereka dapat memasuki kesenjangan pendidikan yang lebihtinggi dengan persiapan yang matang. Pendidikan ini dimulai dari masa prasekolah,yaitu dengan cara pendidikan Bahasa dan Matematika. Bahasa dan Matematikamerupakan dua hal yang sangat penting dan menjadi dasar untuk pendidikanselanjutnya. Pendidikan anak dalam dua bidang ini agar mendapatkan hasil yangoptimal, maka menurut Montessori, anak harus belajar atas kemauannya sendiri, tidak dengan dipaksa. Salah satu cara yang mudah untuk membuat anak menyukai belajar adalah dengan cara membuat anak belajar sambil bermain karena anak-anak sangatmenyukai permainan. Oleh karena itu, sebagai orang tua dan pendidik harus kreatif dalam memasukkan pelajaran dalam permainan anak-anak.Banyak permainan anak-anak yang dapat diterapkan oleh orang tua sebagai orangterdekat mereka, untuk mengembangkan kemampuan intelektual, psikomotorik,emosional, dan kognitif. Permainan-permainan itu harus diseleksi oleh orang tua danharus dijelaskan arti dari permainan itu. Anak-anak yang tidak mendapatkan perhatiandari orang tuanya terutama anak-anak yang menerima pola asuh permissive, merekaakan cenderung mempunyai pola kebiasaan yang menyendiri dan kognisi merekacenderung terhambat. Hal ini dikarenakan mereka tidak bisa mengembangkan
 
kreativitas yang ada pada diri mereka. hal ini terjadi pada anak balita, maka penyebabutamanya adalah kesalahan orang tua dalam menerapkan pendidikan pada anaknya.
PRINSIP METODE MARIA MONTESSORI
Prinsip-prinsip yang digunakan dalam metode Maria Montessori adalah metodeStudent Centered Learning. Maria Montessori mengajarkan anak untuk lebih aktif  berperan serta dalam pembelajaran. Dia menerapkan belajar sambil bermain agar anak-anak lebih dapat mengerti bahan yang dibahas. Secara garis besar Montessori juga membantu para orang tua dalam menerapkan pola pengajaran yang sesuai bagianaknya.
1.3 Pengaruh metode Maria Montessori terhadap perkembangan kognitif,afektif, dan psikomotorik 
Setiap manusia terdiri atas 3 kemampuan, yaitu kognitif, afektif dan psikomotor, olehkarena itu penulis akan membahas mengenai kelebihan dengan metode MariaMontessori dari 3 segi.
A. Kognitif B. Afektif (emosi)
- Tidak boleh dipaksa- Proses pendidikan harus dengan kemauan anak sendiri- Anak harus merasa senang dalam belajar SKEMA dan CERITAMelalui alat yang digunakantanpa dipaksa
Membuat anak melakukan sesuatuAnak menjadi senangcerita :Pada hari Ibu, anak-anak diminta menggambar atau membuat sesuatu untuk ibu. Anak diberi pengertian bahwa apa yang akan mereka buat adalah tanda rasa sayang mereka pada ibu, sehingga anak akan membuat sesuatu untuk ibunya tanpa dipaksa.
 
C. Psikomotor
CERITA:Saat bermain, anak-anak diminta untuk membuat kelompok kecil bersama teman-temannya. Kemudian disediakan alat-alat seperti sekop kecil, pasir, batu-batuan,gerobak kecil. Tiap kelompok diminta untuk membuat suatu bangunan sederhana, dari permaina tersebut anak-anak dapat belajar bekerja sama untuk membangun bangunansederhana tersebut.
1.4 Tujuan Metode Maria Montessori
Tujuan penggunaan metode Maria Montessori adalah membantu para orang tua dalammenerapkan pola pengajaran yang efektif bagi anak mereka. Penerapan metode belajar yang baik sangat berperan penting dalam pembentukan kemampuanintelektual, kepribadian, dan dalam hubungan sosial dan emosional. Hal inidikarenakan umur lima tahun merupakan umur emas. Dikatakan umur emas karena pada saat ini kemampuan intelektual anak sedang meningkat sampai taraf optimal.Jadi orang tua harus menerapkan metode pengajaran yang baik kepada anak mereka.Sebelum membina perlu menentukan seperangkat nilai yang mau ditanamkan. Watak kepribadian macam apa yang ingin dilatihkan dan dikembangkan? Sikap sosialmacam apa yang hendak kita bangun? Kegiatan atau pengalaman apa yang hendak kita berikan untuk membangun etika dan moral yang baik sesuai dengan usia? Namunyang paling penting adalah nilai, etika dan moral dari sikap dan perilaku orang tuanyasendiri. Nilai apa yang hendak kita transferkan kepada anak-anak? Kita dapat mencari"potret" orang tua yang positif dalam menanamkan nilai-nilai. Pendekatan macam apayang hendak kita gunakan secara positif.
TUJUAN METODE MARIA MONTESSORI
1. Membantu para orang tua dalam menerapkan pola pengajaran yang efektif bagianak mereka.2. Membantu anak-anak didik dalam mengembangkan tingkat intelektual, psikomotor,dan afektif yang ada pada diri mereka.3. Membuat anak dituntut untuk dapat berkembang sesuai dengan periode perkembangannya saat mereka mulai peka terhadap tugas-tugasnya.4. Mengajarkan pada anak cara belajar yang efektif dan optimal melalui permainan.5. Mengembangkan keterampilan yang menekankan pada pentingnya anak bekerja bebas dan dalam pengawasan terbatas.6. Anak diajarkan untuk dapat berkonsenterasi dan berkreasi.7.Guru hanya sebagai pengamat dan pembimbing, karena anak dibiasakan untuk memilih sesuai dengan keinginan sendiri.

Activity (156)

You've already reviewed this. Edit your review.
im.fatimah added this note
berguna sekali,terima kasih banyak
im.fatimah liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
yu liked this
bentarigan77 liked this
Anim Rohanizam liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->