Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang Muatan Etika

Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang Muatan Etika

Ratings: (0)|Views: 673|Likes:
Published by chepimanca

More info:

Published by: chepimanca on Mar 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2013

pdf

text

original

 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANGPadang, 23-26 Agustus 2006
1
MUATAN ETIKA DALAM PENGAJARAN AKUNTANSI KEUANGAN DANDAMPAKNYA TERHADAP PERSEPSI ETIKA MAHASISWA: STUDIEKSPERIMEN SEMUWiwik Utami dan Fitri IndriawatiUniversitas Mercu Buana
 Abstract
 Ethics education is more than studying the code of professional conduct, but rather a process whereby individuals become more consciously involved in makingethical decisions (Langenderfer and Rockness:1989). This study investigates whether integrating ethical issues in financial accounting course will improve student’s ethics perception. The research design was quasi experiment, posttest-only control groupdesign, and the subject were students who took intermediate accounting. Thehypotheses of this research were: (1) loading ethical issues in financial accountingcourse influenced student’s ethics perception, and (2) interaction between ethicalissues in financial accounting course and student GPA (Grade Point Average)influenced student’s ethics perception. The research hypotheses were tested using twoway ANOVA.The result show that: (1) loading ethical issues in financial accounting coursenot influenced student’s ethics perception, (2) interaction between loading ethicalissues in financial accounting course and student GPA significantly influenced thestudent’s ethics perception. Considering the current climate of good corporategovernance, educators can no longer postpone in integrating ethics issues inaccounting curriculum.Keywords: ethical perception, ethical issue, financial accounting
K-PEAK 01
 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANGPadang, 23-26 Agustus 2006
2
1. Latar Belakang Penelitian
 International Federation of Accountants
(IFAC) pada tahun 2003 telahmenerbitkan 7 standar pendidikan internasional (
 International Education Standards
 / IES). Dari tujuh standar tersebut, yaitu standar nomer 4 (IES 4) menyebutkan bahwaprogram pendidikan akuntansi sebaiknya memberikan kerangka nilai, etika dan sikapprofesional untuk melatih
 judgement 
profesional calon akuntan sehingga dapatbertindak secara etis ditengah kepentingan profesi dan masyarakat.Di Indonesia, kode etik yang berlaku saat ini adalah kode etik IAI yangdisyahkan di Kongres IAI tahun 1998 dan menitik beratkan pada akuntan publik sertaakuntan yang bekerja di Kantor Akuntan Publik. Untuk profesi akuntan selain akuntanpublik sampai saat ini belum ada rumusan kode etiknya. Padahal kenyataannya, tidak semua sarjana akuntansi memilih profesi sebagai akuntan publik atau bekerja di kantorakuntan publik (lihat Tabel 1). Pada Tabel 1 dapat diketahui bahwa hanya sebagiankecil (2% - 4%) sarjana akuntansi yang memilih profesi sebagai akuntan publik,sedangkan yang terbanyak adalah berprofesi sebagai akuntan manajemen/perbankan.Oleh karena itu muncul pertanyaan, bagaimana pembekalan etika untuk mahasiswaakuntansi yang tidak berminat mengambil konsentrasi audit?Tabel.1. Distribusi Bidang Pekerjaan Sarjana AkuntansiNo Jenis Pekerjaan Persentase1 Akuntan publik 2-4%2 Akuntan manajemen/perbankan 45-55%3 Akuntan pendidik 20-30%4 Akuntan sektor publik 20-35%5 Bisnis mandiri/wira usaha 10-20%(Sumber:Tjiptohadi Sawarjuwono. 2005)Terbongkarnya kasus Enron Corp. (2001) dan kasus-kasus perusahaan besarlainnya yang terlibat dalam praktik manajemen laba memberikan kesadaran tentangpentingnya peran dunia pendidikan dalam menciptakan sumber daya manusia yangcerdas dan bermoral. Prinsip-prinsip
good corporate governance
 juga menyatakanbahwa sikap independen, transparan, adil dan akuntabel harus dimiliki oleh semuapengelola organisasi, baik swasta maupun pemerintah.
K-PEAK 01
 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANGPadang, 23-26 Agustus 2006
3Kurikulum akuntansi program sarjana (S1) memberikan muatan moral padamata kuliah pengembangan kepribadian (MKPK), yang pada umumnya mencakup:mata kuliah agama, pancasila, kewarganegaraan, dan etika (2 SKS). Muatan etika padakurikulum MKPK tersebut masih dirasakan kurang.Kurangnya muatan etika dalam kurikulum akuntansi juga diungkapkan olehWulandari dan Sularso (2002) yang melakukan penelitian di Surakarta dengan sampelmahasiswa dan akuntan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84,38% (dari192 responden) menyatakan kurikulum program studi akuntansi belum cukupmemberikan muatan etika untuk bekal mahasiswa terjun ke dunia kerja. Untuk responden yang menyatakan tidak cukup muatan etikanya menyarankan agar: (1)diperluas dengan mengintegrasikan ke mata kuliah tertentu (46,9%), (2) diperluasdengan mengintegrasikan ke semua mata kuliah (29,01%), dan (3) ditambah sebagaimata kuliah tersendiri (18,52%), dan (4) pendapat lain (5,56%). Hasil penelitianLudigdo dan Machfoedz (1999) juga mengungkapkan muatan etika dalam kurikulumpendidikan akuntansi belum cukup dan sebagian besar responden menyarankan untuk mengintegrasikan ke mata kuliah tertentu.Berdasarkan pada hasil riset Wulandari dan Sularso (2002) serta Ludigdo danMachfoedz (1999) tersebut maka peneliti termotivasi untuk mengkaji aspek etikayang diintegrasikan dalam materi perkuliahan akuntansi. Mata kuliah yang mempunyaipeluang besar untuk diberi muatan etika secara lebih mendalam adalah kelompok akuntansi keuangan. Pentingnya muatan etika pada kelompok mata kuliah akuntansikeuangan tersebut didasarkan pada kenyataan bahwa masalah kecurangan akuntansi(
accounting fraud 
) banyak dilakukan oleh perusahaan, yang merupakan wadah dimanasebagian besar para sarjana akuntansi bekerja.Loebs (1989) mengungkapkan bahwa sebagian besar jurusan akuntansimenyajikan materi pengajaran etika sebagai bagian dari setiap mata kuliah akuntansi,bukan sebagai mata kuliah tersendiri atau terpisah. McNair and Milan (1993) jugamenyatakan bahwa dari 202 profesor yang menjadi respondennya, mayoritas merekacenderung untuk memasukkan materi etika dalam mata kuliah akuntansi pokok. Bahkanlebih dari 77% dari mereka telah memasukkan materi etika tersebut dalam mata kuliahyang diajarkannya.
K-PEAK 01

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yudistira liked this
bahrul2 liked this
rhiechierepers liked this
desamoes liked this
moncily liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->