Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang

Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang

Ratings: (0)|Views: 1,226 |Likes:
Published by chepimanca

More info:

Published by: chepimanca on Mar 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2013

pdf

text

original

 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANGPadang, 23-26 Agustus 2006
1
PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL,KECERDASAN EMOSIONAL, DAN KECERDASAN SPIRITUALTERHADAP SIKAP ETIS MAHASISWA AKUNTANSI(Studi pada Perguruan Tinggi Negeri di Kota MakassarProvinsi Sulawesi Selatan)
M. Ridwan Tikollah
Universitas Negeri Makassar 
Iwan Triyuwono
Universitas Brawijaya
H. Unti Ludigdo
Universitas Brawijaya
 
Abstract
The research is aimed at: 1) Testing the effect of intellectual intelligence (IQ),emotional intelligence (EQ), and spiritual intelligence (SQ ) on ethical attitudes of university accounting students, simultaneously and partially; 2) Testing whichvariable that has dominant effect.The respondents of the research are accounting students at the State University of  Makassar (UNM) and Hasanuddin University (Unhas) in Makassar City. Purposivesampling technique is chosen with criteria respondents have done Auditing I Subject. Data was gathered by questionnaires and documentation. IQ variable isgathered with Intelligence Test CFIT 3 Scale and it is done by Psychologists. Dataanalysis to test hypothesis is done with multiple linear regression analysis.This research results shows that IQ, EQ, and SQ simultaneously had significantlyeffect on ethical attitudes of university accounting students. But partially, only IQhas significantly and dominantly effects on ethical attitudes of university accountingstudents.Keywords : IQ, EQ, SQ, ethichal attitudes, ethics.
K-PEAK 02
 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANGPadang, 23-26 Agustus 2006
2
PENDAHULUAN
Sejak merebaknya kasus Enron yang melibatkan salah satu kantor akuntan publik 
The Big Five
Arthur Andersen, serta berbagai kasus serupa yang terjadi diIndonesia meskipun dengan bentuk yang berbeda, penekanan pentingnya etika profesi khususnya bagi profesional di bidang akuntansi semakin menjadi perhatian.Perhatian terhadap pentingnya etika ini dilakukan mengingat kasus tersebut tak lepasdari akibat diabaikannya masalah etika profesi (Santoso, 2002) yang menimbulkancitra yang negatif terhadap profesi akuntan publik. Hal ini tentu saja akan merusak citra profesi akuntan di masyarakat yang pada akhirnya menurunkan kepercayaanmasyarakat terhadap profesi akuntan.Berbagai kasus pelanggaran etika seharusnya tidak terjadi apabila setiapakuntan mempunyai pengetahuan, pemahaman, dan kemauan untuk menerapkannilai-nilai moral dan etika secara memadai dalam pelaksanaan pekerjaan profesionalnya (Ludigdo, 1999b). Oleh karena itu, terjadinya berbagai kasussebagaimana disebutkan di atas, seharusnya memberi kesadaran untuk lebihmemperhatikan etika dalam melaksanakan pekerjaan profesi akuntan.Berbagai penelitian tentang etika –baik etika profesi akuntan maupun etika bisnis–memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi sikapdan perilaku etis seseorang (dalam hal ini akuntan, mahasiswa, manajer, karyawan,dan salesman) yang dapat dikelompokkan ke dalam tiga aspek, yaitu: 1) Aspek individual; 2) Aspek organisasional; dan 3) Aspek lingkungan. Penelitian tentangetika yang berfokus pada
aspek individual
menunjukkan berbagai faktor yangmempengaruhi sikap dan perilaku etis seseorang antara lain: a) Religiusitas (Clark &Dawson, 1996; Maryani & Ludigdo, 2001; Weaver & Agle 2002), b) Kecerdasanemosional (
emotional quotient 
/EQ) (Maryani & Ludigdo, 2001; Baihaqi, 2002), c)Gender (Ruegger & King, 1992; Reiss & Mitra, 1998; Abdulrahim, 1999;Chrismastuti & Purnamasari, 2004), d) Suasana etis (
ethical climate
)
 
individu(Wimbush, Shepard & Markham, 1997), e) Sifat-sifat personal (Verbeke,Ouwerkerk & Peelen, 1996; Chrismastuti & Purnamasari, 2004), dan f)Kepercayaan bahwa orang lain lebih tidak etis (Tyson, 1992).Sementara,
aspek organisasi
yang mempengaruhi sikap dan perilaku etisseseorang meliputi faktor-faktor antara lain: a) Suasana etis organisasi (Verbekedkk, 1996; Lovell, 2002), dan b) Suasana organisasi (Loeb, 1971; Adam, Tashchian
K-PEAK 02
 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANGPadang, 23-26 Agustus 2006
3& Shore, 2001). Sedangkan
aspek lingkungan
yang mempengaruhi sikap dan perilaku etis seseorang meliputi: a) Lingkungan organisasi (Verbeke dkk, 1996), dan b) Lingkungan sosial (masyarakat) (Ludigdo, 2005).Dalam perpektif yang lain Sudibyo (1995) dalam Khomsiyah & Indriantoro(1998) mengemukakan bahwa dunia pendidikan akuntansi mempunyai pengaruhyang besar terhadap perilaku etika auditor. Ungkapan tersebut mengisyaratkan bahwa sikap dan perilaku etis auditor (akuntan) dapat terbentuk melalui proses pendidikan yang terjadi dalam lembaga pendidikan akuntansi, dimana mahasiswasebagai
input 
sedikit banyaknya akan memiliki keterkaitan dengan akuntan yangdihasilkan sebagai
output.
 Penelitian ini difokuskan pada aspek individual yang mempengaruhi sikap etismahasiswa Jurusan maupun Program Studi Akuntansi (selanjutnya disebutmahasiswa akuntansi) di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian inidimotivasi oleh penelitian Clark & Dawson (1996), Maryani & Ludigdo (2001),Baihaqi (2002), dan Weaver & Agle (2002) yang menunjukkan religiusitas dan EQsebagai faktor yang mempengaruhi sikap dan perilaku etis seseorang. Selain itu,dalam penelitian ini dimasukkan pula variabel kecerdasan intelektual (
intelligencequotient 
/IQ). Dengan demikian, penelitian yang berfokus pada aspek individual ini,ditekankan pada dimensi kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ),dan kecerdasan spiritual (SQ) sebagai faktor yang mempengaruhi sikap etismahasiswa akuntansi.Penekanan penelitian ini pada dimensi IQ, EQ, dan SQ sebagai bagian dariaspek individual yang mempengaruhi sikap etis mahasiswa akuntansi didasarkan pada ungkapan bahwa IQ merupakan kemampuan untuk mengarahkan pikiran atautindakan (Binet & Simon dalam Azwar, 2004:5), bertindak dengan tujuan tertentu, berpikir rasional, menghadapi lingkungan dengan efektif (Wechsler dalam Azwar,2004:7), serta dalam mengorganisasi pola-pola tingkah laku seseorang sehinggadapat bertindak lebih efektif dan lebih tepat (Freeman dalam Fudyartanta, 2004:12).EQ adalah kemampuan mengetahui perasaan sendiri dan perasaan orang lain, sertamenggunakan perasaantersebut menuntun pikiran dan perilaku seseorang (Salovey& Mayer, 1990 dalam Svyantek, 2003). SQ adalah kecerdasan untuk menghadapidan memecahkan persoalan makna dan nilai yang menempatkan perilaku dan hidup
K-PEAK 02

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yudistira liked this
Irpan Cengel liked this
Fani Zulhairin liked this
Dita Faradhila liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->