Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang Pengaruh Kecerdasan

Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang Pengaruh Kecerdasan

Ratings: (0)|Views: 668|Likes:
Published by chepimanca

More info:

Published by: chepimanca on Mar 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2013

pdf

text

original

 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANGPadang, 23-26 Agustus 2006
1
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP TINGKATPEMAHAMAN AKUNTANSI, KEPERCAYAAN DIRI SEBAGAIVARIABEL PEMODERASIRISSYO MELANDY RMNURNA AZIZAUniversitas BengkuluAbstract
This research aim to to test do emotional intellegence consisting of fivecomponent that is recognition self awareness, self regulation, motivation, empathy,and social skills have an effect on to storey level understanding of accountancy. Thisresearch also aim to know the existence of role self trust as moderating variable toemotional intellegence influence to storey level understanding of accountancy. Besides also this research aim to see the existence of difference emotionalintellegence between student owning self trust of strong with student which isselftrust of weak. Measuring instrument to measure storey level understanding of accountancy is average point of accountancy that is PA1, PA2, AKM1, AKM2, AKL1, AKL2, AU1, AU2 And TA. That Analyzer used is simple linear regression, MRA, and Independent Sample T-Test. Result of analysis express that recognitionself awareness, self regulation, motivation, social skill and empathy do not have aneffect on by signifikan and have role as quasi moderator variable. Self trust of weak and strong differ in the case of empathy and self regulation, and recognition ofself trust, social skill and motivation do not differ. Many other factor which influencestorey level understanding of accountancy like mental stress factor, and etc. Result of this research can give contribution to university in order to compiling curriculumand can give input to student in order to developing emotional intellegence and self trust.Key words : self awareness, self regulation, motivation, empathy, social skills, self trust, level understanding of accountancy
.
K-PEAK 03
 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANGPadang, 23-26 Agustus 2006
2
1. PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
Banyak contoh di sekitar kita membuktikan bahwa orang yang memilikikecerdasan otak saja, atau banyak memiliki gelar yang tinggi belum tentu sukses berkiprah di dunia pekerjaan. Bahkan seringkali yang berpendidikan formal lebihrendah ternyata banyak yang lebih berhasil. Kebanyakan program pendidikan hanya berpusat pada kecerdasan akal (IQ) saja, padahal yang diperlukan sebenarnya adalah bagaimana mengembangkan kecerdasan hati, seperti ketangguhan, inisiatif,optimisme, kemampuan beradaptasi yang kini telah menjadi dasar penilaian baru.Saat ini begitu banyak orang berpendidikan dan tampak begitu menjanjikan, namunkarirnya terhambat atau lebih buruk lagi, tersingkir, akibat rendahnya kecerdasanemosional mereka.Hasil survey yang dilakukan di Amerika serikat tentang kecerdasanemosional menjelaskan bahwa apa yang diinginkan oleh pemberi kerja tidak hanyaketerampilan teknik saja melainkan dibutuhkan kemampuan dasar untuk belajar dalam pekerjaan yang bersangkutan. Di antaranya, adalah kemampuanmendengarkan dan berkomunikasi lisan, adaptasi, kreatifitas, ketahanan mentalterhadap kegagalan, kepercayaan diri, motivasi, kerjasama tim dan keinginanmemberi kontribusi terhadap perusahaan. Seseorang yang memiliki kecerdasanemosional yang tinggi akan mampu mengendalikan emosinya sehingga dapatmenghasilkan optimalisasi pada fungsi kerjanya.Goleman (2003) menyatakan bahwa kemampuan akademik bawaan, nilairapor, dan prediksi kelulusan pendidikan tinggi tidak memprediksi seberapa baik kinerja seseorang sudah bekerja atau seberapa tinggi sukses yang dicapainya dalamhidup. Sebaliknya ia menyatakan bahwa seperangkat kecakapan khusus sepertiempati, disiplin diri, dan inisiatif mampu membedakan orang sukses dari merekayang berprestasi biasa-biasa saja, selain kecerdasan akal yang dapat mempengaruhikeberhasilan orang dalam bekerja. Ia juga tidak mempertentangkan kecerdasanintelektual dan kecerdasan emosional, melainkan memperlihatkan adanyakecerdasan yang bersifat emosional, ia berusaha menemukan keseimbangan cerdasantara emosi dan akal. Kecerdasan emosional menentukan seberapa baik seseorangmenggunakan keterampilan-keterampilan yang dimilikinya, termasuk keterampilan
K-PEAK 03
 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANGPadang, 23-26 Agustus 2006
3intelektual. Paradigma lama menganggap yang ideal adalah adanya nalar yang bebasdari emosi, paradigma baru menganggap adanya kesesuaian antara kepala dan hati.Proses belajar mengajar dalam berbagai aspeknya sangat berkaitan dengankecerdasan emosional mahasiswa. Kecerdasan emosional ini mampu melatihkemampuan mahasiswa tersebut, yaitu kemampuan untuk mengelola perasaannya,kemampuan untuk memotivasi dirinya, kesanggupan untuk tegar dalam menghadapifrustasi, kesanggupan mengendalikan dorongan dan menunda kepuasan sesaat,mengatur suasana hati yang reaktif, serta mampu berempati dan bekerja samadengan orang lain. Kemampuan-kemampuan ini mendukung seorang mahasiswadalam mencapai tujuan dan cita-citanya.Penelitian terdahulu mengenai kecerdasan emosional dapat di lihat dalamTabel 1.1 dibawah ini :
TABEL 1.1Penelitian Terdahulu Mengenai Kecerdasan EmosionalNo NamaPenelitiJudulPenelitianSampel Penelitian AlatAnalisisHasil Penelitian
1 -
 
SriSuryaningsum-
 
Eka IndahTrisniwati(2003)PengaruhKecerdasanEmosionalTerhadapTingkatPemahamanAkuntansiMahasiswa Akhir Akuntansi yang telahmenempuh 120 SKS padaSTIE YKPN, UniversitasPembangunan Nasionaldan Universitas IslamIndonesiaRegresilinier  bergandaKecerdasanemosional tidak  berpengaruhsecara signifikanterhadap tingkat pemahamanakuntansi2 -
 
SriSuryaningsum-
 
SucahyoHeriningsih-
 
AfifahAfuwah(2004)PengaruhPendidikanTinggiAkuntansiTerhadapKecerdasanemosionalMahasiswa akuntansi junior dan mahasiswaakuntansi akhir padaUniversitas Gajah Mada,Universitas Pembangunan Nasional, Universitas IslamIndonesia, STIE YKPN,dan UniversitasMuhammadyahYogyakarta serta karyawanmuda yang bekerja pada perusahaan percetakan,foto copy, pramuniaga tokodan wartel.Uji beda TingkatKecerdasanemosionalmahasiswa junior dan mahasiswatingkat akhir  jurusan akuntansi berbeda secarasignifikan, namun perbedaan itulebih dipengaruhioleh faktor usiasemata.Pada Penelitian ini akan menguji kembali pengaruh kecerdasan emosionalterhadap tingkat pemahaman akuntansi dengan variabel moderating yaitu
K-PEAK 03

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Seno Hadi liked this
Afni Abar liked this
a_ari87 liked this
rasyid Bud liked this
amirtemenggung liked this
Demak Gultom liked this
Wah Yu Ni liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->