Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang

Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang

Ratings: (0)|Views: 1,008 |Likes:
Published by chepimanca

More info:

Published by: chepimanca on Mar 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2013

pdf

text

original

 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANG
PENGARUH MOTIVASITERHADAP MINAT MAHASISWA AKUNTANSIUNTUK MENGIKUTIPENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk)
(Studi Empiris Pada Perguruan Tinggi di Padang)OlehEllya Benny, SE (Alumni FEKON UBH)Dr. Yuskar, SE, MA, Ak (Dosen FEKON UNAND)
Abstrak
Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) adalah pendidikan lanjutan pada pendidikantinggi untuk mendapatkan gelar profesi akuntan, yang harus dijalani setelah selesaimenempuh pendidikan program sarjana atau strata satu (S1) Ilmu Ekonomi pada JurusanAkuntansi (Keputusan Mendiknas RI No 179/U/2001). Pendidikan Profesi Akuntansi bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian di bidang akuntansi danmemberikan kompentensi keprofesiannya. Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) adalah pendidikan yang harus diikuti oleh semua lulusan jurusan akuntansi dari semua perguruantinggi, baik negeri maupun swasta yang ingin memperoleh gelar akuntan.Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) ini, harus dijalani selama dua semester atau12 bulan, sementara Pendidikan Strata dua
(S2)
 bidang akuntansi, baik untuk ProgramMagister Akuntansi (
MAKSI
) atau Program Magister Sains Akuntansi (
M.Si Akuntansi
)dapat dijalani selama 16 s/d 20 bulan saja. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan bagicalon mahasiswa PPAk dan orang tua, apakah akan melanjutkan pendidikan ke PPAk atauke program MAKSI ataupun M.Si. Hal ini tentunya juga akan dipengaruhi oleh berbagaimotivasi lain, di antaranya adalah motivasi kualitas, karir dan ekonomi.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh dari berbagai motivasi, yaitumotivasi kualitas, karir, dan ekonomi terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti program pendidikan PPAk. Dari kajian yang dilakukan telah menghasilkan kesimpulan bahwa bahwamotivasi kualitas dan motivasi karir mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap minatmahasiswa untuk mengikuti PPAk. hal ini dapat disebabkan karena adanya dorongan dalamdiri mahasiswa tersebut untuk memiliki dan meningkatkan kualitas diri dan kemampuannyadalam bidang yang ditekuninya, khususnya di bidang profesi akuntansi, serta memilikitanggungjawab yang lebih luas, dan didasarkan kepada prinsip-prinsip moral yang ideal,seperti sifat jujur, objektif, terbuka dan netral, sehingga mereka dapat melaksanakan tugas profesinya dengan baik. Sebaliknya dari pengujian yang dilakukan, menyatakan bahwamotivasi ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa untuk mengikutiPPAk. Hal ini mungkin disebabkan adanya pandangan, bahwa kesejahteraan ekonomi bisadiperoleh dari berbagai bidang profesi, temasuk profesi akuntan.
Padang, 23-26 Agustus 2006
1
K-PEAK 04
 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANG
Latar Belakang
Akuntansi merupakan salah satu jurusan di fakultas ekonomi yang banyak diminatioleh mahasiswa saat ini. Dari hasil penelitian Basuki, 1999 (dalam Ariani, 2004)menyebutkan bahwa rata-rata mahasiswa memilih jurusan akuntansi, didorong olehkeinginan mereka untuk menjadi profesional di bidang akuntansi. Selain itu mereka jugatermotivasi oleh anggapan bahwa akuntan di masa mendatang akan sangat dibutuhkan oleh banyak organisasi dan perusahaan, khususnya di Indonesia. Namun demikian beberapawaktu belakangan ini, muncul banyak kasus dalam profesi akuntan, yang dilakukan olehoknum-oknum tertentu dalam profesi akuntan, sehingga dengan demikian timbul keraguanatas keandalan pendidikan tinggi akuntansi dalam menghasilkan tenaga akuntan yang professional di Indodnesia.Menurut Sundem, 1993 (dalam Widyastuti, dkk, 2004) pendidikan akuntansi harusmenghasilkan akuntan yang professional sejalan dengan perkembangan kebutuhan akan jasaakuntansi pada abad mendatang. Pendidikan tinggi akuntansi yang tidak menghasilkanseorang profesionalisme sebagai akuntan tentunya tidak akan laku di pasaran tenaga kerja.Pemberian gelar akuntan di Indonesia didasarkan kepada Undang-Undang No. 34tahun 1954, yang menyatakan bahwa gelar akuntan diberikan kepada lulusan perguruantinggi negeri yang ditunjuk pemerintah dan atau perguruan tinggi negeri yang memenuhisyarat untuk menghasilkan akuntan atas proses pendidikannya. Dengan demikian, terlihatadanya ketidakadilan (diskriminatif) di antara perguruan tinggi, terutama di antara perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.Menurut Machfoed, 1998 (dalam Widyastuti, dkk, 2004) proses perolehan gelar akuntan yang bersifat diskriminatif tersebut, akan mempunyai beberapa kelemahan diantaranya adalah tidak meratanya tingkat profesionalisme para akuntan di pasaran tenagakerja. Alasan inilah yang menyebabkan organisasi profesi akuntan (Ikatan AkuntanIndonesia) dan Departemen Pendidikan Nasional melalui Dirjen Dikti merasa perlumeninjau kembali peraturan yang berlaku untuk menghasilkan akuntan yang profesional.Melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor.179/U/2001 tentang penyelenggaraan Pendidikan Profesi Akuntan (PPAk), dan Surat Keputusan Mendiknas No.180/P/2001 tentang pengangkatan panitia ahli persamaan ijazah akuntan, sertaditandatanganinya Nota Kesepahaman (MoU) pada tanggal 28 Maret 2002, antara IkatanAkuntan Indonesia (IAI) dengan Dirjen Dikti Depdiknas atas pelaksanaan pendidikan profesi akuntan, yang pada akhirnya Pendidikan Profesi Akuntan (PPAk) di Indonesia dapatterealisasi setelah sekian lama ditunggu oleh berbagai kalangan khususnya para penyelenggara pendidikan akuntansi yang lulusannya tidak secara otomatis mendapatkangelar dengan sebutan akuntan.
Padang, 23-26 Agustus 2006
2
K-PEAK 04
 
SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI 9 PADANG
Dengan dimulainya pelaksanaan program PPAk, maka gelar akuntan bukan lagidimonopoli Perguruan Tinggi Negri (PTN) tertentu yang diberi hak istimewa olehDepdiknas, tetapi sudah menjadi hak bersama bagi semua perguruan tinggi, baik negerimaupun swasta. Dengan demikian dapat diharapkan para akuntan di masa akan datang,khususnya dalam era globalisasi ekonomi abad 21, akan menjadi akuntan yang profesionaldan siap menghadapi persaingan di tingkat global.Pendidikan Profesi akuntansi (PPAk) penting bagi mahasiswa jurusan akuntansisebab PPAk dapat memberikan kontribusi untuk menjadi seorang akuntan yang profesional.Mengingat pentingnya PPAk bagi mahasiswa akuntansi maka diperlukan motivasi daridalam diri mahasiswa terhadap minat untuk mengikuti PPAk, yang diharapkan dapatmencapai tujuan yang diinginkan mahasiswa tersebut.Penelitian ini dimotivasi oleh penelitian Widyastuti, dkk, (2004) yang meneliti pengaruh motivasi (yaitu motivasi kualitas, motivasi karir dan motivasi ekonomi) terhadapminat mahasiswa untuk mengikuti PPAk di enam universitas di Yogyakarta. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa motivasi karir merupakan faktor yang signifikan mempengaruhi minatmahasiswa untuk mengikuti PPAk, dan adanya perbedaan minat untuk mengikuti PPAk antara mahasiswa tingkat awal dan mahasiswa tingkat akhir.Dengan penelitian ini penulis ingin melakukan pengujian kembali tentang pengaruhmotivasi terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti pendidikan profesiakuntansi, khususnya pada perguruan tinggi atau universitas negeri dan swasta yang ada dikota Padang, Sumatera Barat. Selanjutnya penelitian ini juga akan menguji kemungkinanterjadinya perbedaan minat antara mahasiswa yang belum mendapatkan atau mengikutimata kuliah auditing dengan mahasiswa yang sudah memperoleh matakuliah auditing,karena diperkirakan mahasiwa yang sudah mengikuti matakuliah auditing, akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang sifat, sikap dan karakteristik profesi akuntan yangseharusnya dimiliki dan ditegakkan oleh semua anggota profesi akuntan.
LANDASAN TEORI DAN PENGEMBANGAN HIPOTESISMotivasi
Motivasi adalah dorongan yang timbul pada diri seseorang, sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu, atau Motivasi adalah usaha-usahayang dapat menyebabkan seseorang atau kelompok orang tertentu tergerak melakukansesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendakinya atau mendapat kepuasan dengan perbuatannya (Kamus Besar Bahasa Indonesia,1998).
Padang, 23-26 Agustus 2006
3
K-PEAK 04

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sasa Jelex liked this
Unie Nhaypulchra liked this
dez_15 liked this
dez_15 liked this
yessy.je liked this
Bunda Ima liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->