Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
56Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
HIV/AIDS DI INDONESIA

HIV/AIDS DI INDONESIA

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 1,699 |Likes:
Published by oryzano
HIV/AIDS DI INDONESIA
HIV/AIDS DI INDONESIA

More info:

Published by: oryzano on Mar 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2013

pdf

text

original

 
HIV/AIDS DAN KONDISINYA DI INDONESIA
Oleh :Kelompok 1 (4 SK 2)
1.
Abdurrahman Datau05.4701
2.
Grahadian Saukat06.5067
3.
Ismet Ibnu Sani06.5099
4.
Zaima Nurrusydah06.5262Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta2009
BAB I
1
 
DEFINISI HIV DAN AIDSA. HIV
HIV adalah singkatan dari
 Human Immunodeficiency Virus
yang dapatmenyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun.Virus HIV menyerang sel CD4 dan merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketikadiserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapatmeninggal dunia terkena pilek biasa.CD 4 adalah sebuah marker atau penanda yang berada di permukaan sel-sel darah putih manusia, terutama sel-sel limfosit. CD 4 pada orang dengan sistem kekebalan yangmenurun menjadi sangat penting, karena berkurangnya nilai CD4 dalam tubuh manusiamenunjukkan berkurangnya sel-sel darah putih atau limfosit yang seharusnya berperandalam memerangi infeksi yang masuk ke tubuh manusia. Pada orang dengan sistemkekebalan yang baik, nilai CD4 berkisar antara 1400-1500. Sedangkan pada orang dengansistem kekebalan yang terganggu (misal pada orang yang terinfeksi HIV) nilai CD 4semakin lama akan semakin menurun (bahkan pada beberapa kasus bisa sampai nol).Sel yang mempunyai marker CD4 di permukaannya berfungsi untuk melawan berbagai macam infeksi. Di sekitar kita banyak sekali infeksi yang beredar, entah itu berada dalam udara, makanan ataupun minuman. Namun kita tidak setiap saat menjadisakit, karena CD4 masih bisa berfungsi dengan baik untuk melawan infeksi ini. Jika CD4 berkurang, mikroorganisme yang patogen di sekitar kita tadi akan dengan mudah masuk ketubuh kita dan menimbulkan penyakit pada tubuh manusia.Istilah HIV telah digunakan sejak 1986 (Coffin et al., 1986) sebagai nama untuk retrovirus yang diusulkan pertama kali sebagai penyebab AIDS oleh Luc Montagnier dariPerancis, yang awalnya menamakannya LAV (lymphadenopathy-associated virus) (Barre-Sinoussi et al., 1983) dan oleh Robert Gallo dari Amerika Serikat, yang awalnyamenamakannya HTLV-III (human T lymphotropic virus type III) (Popovic et al., 1984).HIV adalah anggota dari genus lentivirus, bagian dari keluarga retroviridae yangditandai dengan periode latensi yang panjang dan sebuah sampul lipid dari sel-host awalyang mengelilingi sebuah pusat protein/RNA. Dua spesies HIV menginfeksi manusia:
2
 
Gambar virus HIV-2
 
Gambar virus HIV-1
HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 adalah yang lebih "virulent" dan lebih mudah menular, danmerupakan sumber dari kebanyakan infeksi HIV di seluruh dunia; HIV-2 kebanyakanmasih terkurung di Afrika barat (Reeves and Doms, 2002). Kedua spesies berawal diAfrika barat dan tengah, melompat dari primata ke manusia dalam sebuah proses yangdikenal sebagai zoonosis.HIV-1 telah berevolusi dari sebuah simian immunodeficiency virus (SIVcpz) yangditemukan dalam subspesies simpanse, Pan troglodyte troglodyte (Gao et al., 1999).HIV-2melompat spesies dari sebuah strain SIV yang berbeda, ditemukan dalam sootymangabeys, monyet dunia lama Guinea-Bissau (Reeves and Doms, 2002).HIV-1 memiliki 3 kelompok atau grup yang telah berhasil diidentifikasi berdasarkan perbedaan pada envelope-nya yaitu M, N, dan O (Thomson dkk, 2002).Kelompok M yang paling besar prevalensinya dan dibagi kedalam 8 subtipe berdasarkanseluruh genomnya, yang masing-masing berbeda secara geografis (Carr dkk, 1998).Subtipe yang paling besar prevalensinya adalah subtipe B (banyak ditemukan di Afrika danAsia), subtipe A dan D (banyak ditemukan di Afrika), dan C (banyak ditemukan di Afrikadan Asia); subtipe-subtipe ini merupakan bagian dari kelompok M dari HIV-1. Ko-infeksidengan subtipe yang berrbeda meningkatkan sirkulasi bentuk rekombinan (CRFs)
B.AIDS
AIDS adalah singkatan dari
 Acquired Immune Deficiency Syndrome
yangmerupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang
3

Activity (56)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Erica Fitri liked this
Erica Fitri liked this
Miftakhun Nissa liked this
Gek Evi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->