Topik Penelitian
Optimalisasi Rekomendasi Penyebab Keterlambatan Pekerjaan Piping dengan konsep Earn Value Analysis dan Software Risk Management @Risk 4.5(Studi Kasus Pekerjaan Piping Proyek X pada PT. Y)
Keterlambatan proyek sangat erat dengan masalah waktu dimana nilai waktu semakin menjadi elemen yang kritisdalam proses pelaksanaan sebuah proyek. keterlambatan proyek menjadi kontribusi utama terhadap terjadinyapembengkakan biaya proyek. Selain itu keterlambatan proyek sering kali menjadi sumber perselisihan dan tuntutanantara pemilik dan kontraktor, sehingga keterlambatan proyek akan menjadi sangat mahal nilainya baik ditinjau darisisi kontraktor maupun pemilik. Kontraktor akan terkena denda penalti sesuai dengan kontrak, di samping itukontraktor juga akan mengalami tambahan biaya overhead selama proyek masih berlangsung. Dari sisi pemilikketerlambatan proyek akan membawa dampak pengurangan pemasukan karena penundaan pengoperasianfasilitasnya. Selain itu kerugian dapat dirasakan dari pihak pihak lain yang akan mendapatkan manfaat dariberjalannya fasilitas proyek yang dikerjakan. Masalah keterlambatan ini berlaku dan dapat terjadi untuk seluruhproyek di seluruh dunia
Kesuksesan proyek dapat diukur dari pencapaian objective proyek yaitu tercapainya kualitas pekerjaan sesuai denganpersyaratan yang ditetapkan, proyek dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditetapkan dan masih dalam batasanggaran yang disediakan (budget)
Kondisi proyek EPC di Indonesia juga cukup memprihatinkan, berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa pelakuEngineering Procurement Construction (EPC) di Indonesia, yaitu dari 3 perusahaan EPC di Indonesia sepanjang tahun2005-2007 terdapat 39 proyek EPC. Dari total proyek yang dikerjakan, 13 proyek diantaranya gagal mencapai tujuanproyek yang telah direncanakan. Kegagalan ini juga disebabkan karena kegagalan menagani risiko danmengendalikan pelaksanaan proyek
L
atar Belakang Masalah