Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
punya anjar

punya anjar

Ratings: (0)|Views: 464|Likes:
Published by roydocklas

More info:

Published by: roydocklas on Mar 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/07/2013

pdf

text

original

 
Nama : Anjar Wahyu AnjaniNPM : 230110070071Kelas : Perikanan B Tabel 1
.
Identifikasi Bahaya dan Cara Pencegahannya
  Nama Produk : Lobster Air Tawar Definisi Produk : Produk ini merupakan produk bahan baku yang harus diolah lagi untuk menghasilkan produk yang baru. Ini hanya produk yang telah ditangani sedemikian rupasehingga memilki kualitas lobster yang bagus, yang selanjutnya dapat diolah menjadi beberapa produk makanan. 
NoAlur prosesJenis bahayaPencegahan
1Bahan baku datang (lobster)/ panen
1. Bahaya fisik:
Lobster yang memiliki tubuhyang kuntet, tidak memilkialat kelengkapan tubuh yanglengkap (cacat), lobstememilki capit yang cukup besar dan apabila tida berhati-hati dalam penengannya maka akannsangat berbahaya bagi tangankita.
1. Bahaya fisik:
Perawatan yang baik sejamasih benih dan juga pengontrolan secara rutindapat meminimalisikemungkinan bahaya fisiyang mungkin timbul padalobster. 2Bahan baku disortir sesuaidengan ukuran dan kualitasnya3Lobster dibero4Persiapan alat-alat pengemasan5Pengemasan lobste
 
 
2. Bahaya kimiawi:
Apabila dalam proses penaganan tidak dilakukandengan baik, makadihawatirkan lobster akanmengalami penurunankualitas (adanya perubahanstruktur kimia) didalamtubuh lobster yang akanmenyebabkan penurunankualitas lobster. 
2. Bahaya kimiawi:
Perawatan yang baik pada saat budidaya, baik pada waktu pembenihan maupun pembesaran, dan juga pemberian obat kepada lobster yang terserang penyakit atauvirus dapat meminimalisi bahaya kimiawi yang mungkintimbul pada tubuh lobster.
 
 
Tabel 2. Analisa Resiko Bahaya
o
 Nama Produk : Lobster Air Tawar 
o
Bahan Baku : Lobster Air Tawar 
o
Konsumen : Produk ini bisa dikonsumsi oleh semua orang yangmenginginkannya, tidak hanya orang yang punya uang, tapi masyarakat biasa pun bisamengkonsumsinya. Harga lobster air tawar yang relatip terjangkau memudahkan semuaorang untuk mengkonsumsinya. Dengan kata lain, lobster ini bisa dikonsumsi oleh setiaplapisan masyarakat, baik di Indonesia maupun diluar negri.
o
Cara Penyimpanan : Lobster ini dijual dalam keadaan hidup, jadi penyimpanan yangdilakukan hanya sebatas menyimpan lobster-lobster tersebut didalam bak atau akuariumyang terkontrol.
o
Cara Distribusi : Untuk mendistribusikan lobster ini, dapat dilakukan denganmenguunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Lobster ini dapat dijual di restoran-restoran seafood, juga ke hotel-hotel.
o
Cara Mengkonsumsi : Banyak cara yang dilakukan dalam hala mengkonsumsi lobster ini, diantaranya yaitu dengan membakar (lobster bakar), bahkan bisa disajikan dalam bentuk sup lobster.
o
Proses Pengolahan : Karena ini bukan merupakan produk olahan, maka tidak ada proses pengolahan dalam proses produksi ini. Akan tetapi, proses penanganan pasca panen secara garis besar dapat dijabarkan sebagai berikut:-
 
Tahap 1 : Bahan baku datang/ dipanen-
 
Tahap 2 : Lobster disortir sesuai dengan ukuran dan kualitasnya-
 
Tahap 3 : Selanjutnya lobster diberok untuk membuang kotoran yang ada pada lobster -
 
Tahap 4 : Mempersiapkan alat-alat pengemasan-
 
Tahap 5 : Pengemasan/ Packing siap dilakukan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->