AbstrakKeberadaan Orang Tionghoa di Indonesia memiliki sejarah yang sangatpanjang, sejak abd ke-5 Masehi hingga saat ini. Sejarah orang Tionghoadapat dikatakan mewarnai hampir sepauh perjalanan sejarah bangsaIndonesia. Keberadaan mereka di setiap tempat menandakan betapa aktifnyamobilitas orang Tionghoa. Sangat disesali, bahwa sejarah orang Tionghoakemudian (di) hilang (kan) dan (di) lenyap (kan). Tionghoa kemudian menjadietnis yang tidak disukai, bahkan sejak awal masa kolonial Belanda hinggamasa Orde Baru. Keberadaan orang Tionghoa kemudian dikaitkan denganidentitas mereka yang berbeda dan kedekatan ideologi di daerah asalmereka dengan komunis, sehingga orang Tionghoa harus menyembunyikanidentitas mereka selama masa Orde Baru yang represif. Identitas Tionghoabaru kembali muncul dengan semarak seiring dengan datangnya reformasi,di mana berbagai medium identitas Tionghoa bermunculan seperti cendawandi musim hujan. Tidak dapat disangsikan lagi, bahwa orang Tionghoa daneksistensinya merupakan gambaran sekaligus representasi adanyasemangat multikulturalisme di Indonesia, sebuah gambaran bahwa sangnaga akhirnya menggeliat setelah di cengkeram dalam waktu yang lama.Kata kunci: Tionghoa, Sejarah, Multikulturalisme
Geliat Sang Naga di Bawah Cengkeraman Garuda
Orang Tionghoa: Antara Sejarah yang (di) Hilang (kan) Hingga Pencarian Identitasyang (di) Lenyap (kan)
3
Add a Comment