Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KUHD

KUHD

Ratings: (0)|Views: 1,332 |Likes:
Published by Khairun Nisa

More info:

Published by: Khairun Nisa on Mar 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

 
KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM DAGANG
(Wetboek van Koophandel voor Indonesie)
S. 1847-23. Anotasi:
Seluruhnya KUHD ini berlaku untuk golongan Timur Asing bukanTionghoa dan golongan Tionghoa, kecuali dengan perubahan redaksionalpasal 396; S. 1924-556, pasal 1, B; S. 1917-129, pasal I sub 21.
KETENTUAN UMUM.Pas. 1.
 
(s.d.u. dg. S. 1938-276.)
Selama dalam Kitab Undang-undang initerhadap Kitab Undang-undang Hukum Perdata tidak diadakanpenyimpangan khusus, maka Kitab Undang-undang Hukum Perdata berlakujuga terhadap hal-hal yang dibicarakan dalam K-itab Undang-undangini. (AB. 15; KUHPerd. 1617, 1774, 1878; KUHD 15, 79 dst., 85, 119,168a, 286, 296, 747, 754.)
Alinea kedua gugur berdasarkan S. 1938-276.
B U K U K E S A T U : DAGANG PADA UMUMNYA.
Berdasarkan S. 1938-276 yang berlaku mulai pada 17 Juli 1938 makaBab I 
 
tentang Pedagang dan Perbuatan Dagang (pasal 2 sld 5) telahdihapus.
BAB II. PEMBUKUAN.
Pasal 6.
(s.d.u. dg. S. 1938-276.)
Setiap orang yang menjalankan perusahaandiwajibkan untuk menyelenggarakan catatan-catatan menurut syarat-syarat perusahaannya tentang keadaan hartanya dan tentang apa yangberhubungan dengan perusahaannya, dengan cara yang sedemikiansehingga dari catatan-catatan yang diselenggarakan itu sewaktu-waktudapat diketahui semua hak dan kewajibannya. (KUHD 35, 66, 86, 96,348; KUHP 396 dst.)Ia diwajibkan dalam enam bulan pertama dari tiap-tiap tahun untukmembuat neraca yang diatur menurut syarat-syarat perusahaannya danmenandatanganinya sendiri. (KUHPerd. 1881.)Ia diwajibkan menyimpan selama tiga puluh tahun, buku-buku dansurat-surat di mana ia menyelenggarakan catatan-catatan dimaksuddalam allnea pertama beserta neracanya, dan selama sepuluh tahun,surat-surat dan telegram-telegram yang diterima dan salinan-salinansurat-surat dan telegiram-telegram yang dikeluarkan. (KUHD 35.)
Pasal 7.
(s.d.u. dg. S. 1938-276.)
Untuk kepentingan setiap orang, hakimbebas untuk memberikan kepada pemegang-buku, kekuatan buktisedemikian rupa yang menurut pendapatnya harus diberikan padamasing-masing kejadian yang khusus. (KUHPerd. 1881; KUHD 12, 35,67, 86.)
Pasal 8.
(s.d.u. dg. S. 1938-276.)
Sewaktu pemeriksaan perkara di sidangpengadilan berjalan, hakim dapat menentukan atas permintaan ataukarena jabatannya, kepada masing-masing pihak atau kepada salah satupihak untuk membuka bukubuku yang diselenggarakan, surat-surat dan
 
naskah-naskah yang harus dibuat atau disimpan oleh mereka menurutpasal 6 alinea ketiga, agar dapat dilihat di dalamnya atau dibuatpetikan-petikannya sebanyak yang dibutuhkan berkenaan dengan soalyang dipersengketakan.Hakim dapat mendengar para ahli mengenai sifat dan isi surat-suratyang diperlihatkan, baik pada sidang pengadilan maupun dengan caraseperti yang diatur dalam pasal-pasal 215 sampai dengan 229 ReglemenAcara Perdata. (Rv.)Dari tidak dipenuhinya perintahnya itu, hakim bebas untuk mengambilkesimpulan yang sebaiknya menurut pendapatnya. (KUHPerd. 1888, 1915dst.; KUHD 67.)
Pasal 9.
Bila buku-buku, naskah atau surat-surat berada di tempat laindaripada tempat kedudukan hakim yang mengadili perkara itu, maka iadapat mengamanatkan kepada hakim dari tempat lain untukmenyelenggarakan pemeriksaan yang dikehendaki terhadap hal itu danmembuat berita acara tentang pendapat-pendapatnya sertamengirimkannya. (RO. 33; KUHD 35.)
10 dan 11. Dihapus dg. S. 1927-146.
Pasal 12.
(s.d.u. dg. S. 1927-146; S. 1938-276.)
Tiada seorang pun dapatdipaksa untuk memperlihatkan pembukuarinya kecuali untuk mereka yangmempunyai kepentingan langsung sebagai ahli waris, sebagai pihakyang berkepentingan dalam suatu persekutuan, sebagai pesero,sebagai pengangkat Pimpinan perusahaan atau pengeloIa dan akhirnyadalam hal kepailitan. (KUHPerd. 573, 1082; KUHD 35, 67.)
13.
Dihapus dg. S. 1927-146.BAB III. BEBERAPA JENIS PERSEROAN.Bagian 1. Ketentuan-ketentuan Umum.
14.
Dihapus dg. S.
1938-276.Pasal 15.
(s.d.u. dg. S. 1938-276.)
Perseroan-perseroan yang disebut dalam babini dikuasai oleh perjanjian pihak-pihak yang bersangkutan, olehKitab Undang-undang ini dan oleh Kitab Undang-undang Hukum Perdata.(KUHPerd. 1618 dst., KUHD 1.
Bagian 2. Perseroan Firma Dan Perseroan Dengan Cara meminjamkan Uang Atau Disebut Perseroan Komanditer.Pasal 16.
(s.d.u. dg. S. 1938-276.)
Perseroan Firma adalah suatu perseroanyang didirikan untuk melakukan suatu usaha di bawah satu namabersama. (KUHD 19 dst., 22 dst., 26-11, 29; Rv. 6-5
o
, 8-2
o
, 99.)
Pasal 17.
Tiap-tiap pesero kecuali yang tidak diperkenankan, mempunyaiwewenang untuk bertindak, mengeluarkan dan menerima uang atas namaperseroan, dan mengikat perseroan kepada pihak ketiga, dan pihakketiga kepada perseroan. tindakan-tindakan yang tidak bersangkutan
 
dengan perseroan, atau yang bagi para pesero menurut perjanjiantidak berwenang untuk mengadakannya, tidak dimasukkan dalamketentuan ini. (KUHPerd. 1632, 1636, 1639, 1642; KUHD 20, 26, 29,32.)
Pasal 18.
Dalam perseroan firma tiap-tiap pesero bertanggungjawab secaratanggung-renteng untuk seluruhnya atas perikatan-perikatanperseroannya. (KUHPerd. 1282, 1642, 1811.)
Pasal 19.
Perseroan yang terbentuk dengan cara meminjamkan uang atau disebutjuga perseroan komanditer, didirikan antara seseorang atau antarabeberapa orang pesero yang bertanggung-jawab secara tanggung-rentenguntuk keseluruhannya, dan satu orang atau lebih sebagai pemberipinaman uang.Suatu perseroan dapat sekaligus berwujud perseroan firma terhadappesero-pesero firma di dalamnya dan perseroan komanditer terhadappemberi pinjaman uang. (KUHD. 16, 20, 22 dst.)
Pasal 20.
Dengan tidak mengurangi kekecualian yang terdapat dalam pasal 30alinea kedua, maka nama pesero komanditer tidak boleh digunakandalam firma. (KUHD 19-21.)Pesero ini tidak boleh melakukan tindakan pengurusan atau bekerjadalam perusahaan perseroan tersebut, biar berdasarkan pemberiankuasa sekalipun. (KUHD 17, 21, 32.)Ia tidak ikut memikul kerugian lebih daripada jumlah uang yang telahdimasukkannya dalam perseroan atau yang harus dimasukkannya, tanpadiwajibkan untuk mengembalikan keuntungan yang telah dinikmatinya.(KUHPerd. 1642 dst.)
Pasal 21.
Pesero komanditer yang melanggar ketentuan-ketentuan alinea pertamaatau alinea kedua dari pasal yang lain, bertanggungjawab secaratanggung-renteng untuk seluruhnya terhadap semua utang dan perikatanperseroan itu. (KUHD 18.)
Pasal 22.
Perseroan-perseroan firma harus didirikan dengan akta otentik, tanpaadanya kemungkinan untuk disangkalkan terhadap pihak ketiga, bilaakta itu tidak ada. (KUHPerd. 1868, 1874, 1895, 1898; KUHD 1, 26,29, 31.)
Pasal 23.
para pesero firma diwajibkan untuk mendaftarkan akta itu dalamregister yang disecliakan untuk itu pada keparliteraan raad vanjustitie (pengadilan negeri) daerah hukum tempat kedudukan perseroanitu. (Ov. 82; KUHPerd. 152; KUHD 24, 27 dst., 30 dst., 38 dst.; S.1946-135 pasal 5.)
Pasal 24.
Akan tetapi para pesero firma diperkenankan untuk hanya mendaftarkanpetikannya saja dari akta itu dalam bentuk otentik. (KUHD 26, 28.)
Pasal 25.
Setiap orang dapat memeriksa akta atau petikannya yang terdaftar,

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dendi Juandi liked this
Ayu S. Putri liked this
niyel8 liked this
mzr_m1 liked this
kahar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->