y
Persoalannya adalah
hukum
kapal tidak dapat mengatasi menyelesaikan perkara-perkarayang ada di pusat-pusat perdagangan
V
OC, sehingga perlu dibuat peraturan-peraturan baru yang dapat memenuhi kebutuhan istimewa tersebut
y
Kendala yang fundamental adalah status
V
OC, apakah berwenang membuat peraturankenegaraan
y
Oleh karenanya pada tahun 1609, S
TATEN
G
ENE
R
AAL
, yaitu badan federatif tertingginegara-negara belanda memberikan kekuasaan pada Gubernur Jenderal, pengurus
V
OCuntuk membuat peraturan guna menyelesaikan perkara
y
Peraturan itu dibuat dalam plakat, kemudian dikumpulkan yang disebut
N
ederlandsh
I
ndisch Plakatboek
y
Karena tidak dikelola dan disusun dengan baik, terlebih pada tahun 1635 ada kekacauan,maka timbul kebingungan bagi kawula negara, mana plakaat yang masih berlaku danmana yang sudah dicabut
y
Oleh karena itu Gubernur Jenderal
V
an
D
iemen (1636-1646) memberi perintah kepadaMR Joan Maetsyucker, seorang pensiunan dari Hof
V
an Justitie (setingkat M
A
) untuk mengumpulkan dan menyusun plakat dan dibuat buku dengan nama S
TAT
U
TEN
VAN
B
ATAVIA
y
D
engan demikian
hukum
yang berlaku untuk wilayah yang dikuasai
V
OC adalah :
o
H
ukum
statuta
o
H
ukum
Belanda Kuno
o
A
sas-asas
H
ukum
Romawi
y
D
isamping itu bagi
V
OC berlaku keistimewaan sebagai berikut
o
H
A
K MO
N
OPO
LI
P
ELAYA
R
AN
P
E
R
DA
G
AN
G
AN
o
H
A
K M
ENENT
UK
AN
AN
GK
ATAN
P
E
R
AN
G
o
H
A
K M
ENDI
R
I
K
AN
B
ENTEN
G
o
H
A
K M
EN
GUMUMK
AN
P
E
R
AN
G / P
E
R
DA
M
AIAN
o
M
EN
C
ETA
K U
AN
G
y
N
amun karena dalam penyelenggaraan usahanya
V
OC banyak terjadi korupsi, sehingga berakibat pada bangkrutnya
V
OC sehingga akhirnya di bubarkan.
y
V
OC pailit, kemudian bubar
Indon
esia
jatuh ke tangan inggris, Raffles sebagai Gubernur Jenderal tidak banyak perubahan di bidang
hukum
dengan Konvensi
L
ondon 1814
I
nggris menyerahkan kekuasaan atas