Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
124Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Finansial Usaha Peternakan Ayam Broiler Pola Kemitraan

Analisis Finansial Usaha Peternakan Ayam Broiler Pola Kemitraan

Ratings: (0)|Views: 13,653 |Likes:
Published by mugipungkas

More info:

Published by: mugipungkas on Mar 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2013

pdf

text

original

 
 Jurnal Agrisistem, Juni 2006, Vol 2 No. 1 ISSN 1858-4330
 
32
ANALISIS FINANSIAL USAHA PETERNAKANAYAM BROILER POLA KEMITRAAN
The finansial analyse of broiler chicken by partner pattern
Thamrin Salam
1)
, Mufidah Muis
1)
, dan Alfian E.N. Rumengan
2)
 
1)
 
 Dosen Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Gowa2)
 
 Alumni Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Gowa
ABSTRAK
Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulam Maret sampai Mei 2006 di DesaBontolangkasa Utara Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Tujuan penelitian iniyaitu untuk menganalisa secara finansial tentang pengalokasian biaya serta tingkatkeuntungan usaha peternakan rakyat ayam ras broiler pola kemitraan dan kegunaannyaadalah sebagai bahan informasi bagi peternak dalam mengelola usaha peternakan ayam
broiler 
. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif pada usahapeternakan rakyat ayam ras broiler pola kemitraan. Berdasarkan kriteria investasi yangdiperoleh pada peternak X maka dari segi finansial usaha peternakan ayam ras
broiler 
memberikan keuntungan dan layak usaha. Kelayakan usaha tersebut dibuktikan kajiananalisa finasial diperoleh nilai Net B/C selama lebih besar satu yaitu 1,05, nilai NPV padatingkat suku bunga terendah (12 %) Rp 256.335.768 dengan rata-rata Rp. 85.445.256 danNPV tingkat suku bunga tertinggi (17 %) Rp 245.381.247 atau rata-rata Rp. 81.793.749,nilai IRR lebih besar dari suku bunga bank tertinggi (17 %) yaitu 24,31 % dan tingkatpenjualan hasil produksi di atas dari BEP unit (16.380,11 kg) dengan rata-rata 4.095,03 kgdan BEP rupiah Rp. 136.118.396
 
atau rata-rata Rp 34.029.599
 
pertahun.
 Kata kunci: Analisis finansial, ayam broiler, pola kemitraan
ABSTRACT
The Research executed by during 2 months from March until Mei 2006 at DesaBontolangkasa Utara Kecamatan Bontonompo Kab.Gowa. This research aim to analysingby finansial about cost allocation and it’s mount advantage. The research usefulness is asinformation substance for the breeder in managing the broiler chicken ranch. This researchis done by quantitative descriptive method at the broiler chicken ranch of partner pattern bydirectly involve in production process activity, and collecting technical and finansial datas.By the result of the X breeder investment criterion, its finansial side give the advantagesand to be laboured. The effort elegibility is proved with the result of Net B/C more than 1(1,05), NPV at the lowest mount rate of interest (12%) is Rp 256.335.768 with mean Rp85.445.256 and NPV at the highest mount rate of interest (17%) is Rp 245.381.247 ormean Rp 81.793.729, IRR value is bigger than highest bank rate (17%) 24,31% and theyield of mount sale is more than unit BEP (16.380,11 kgs) which its mean 4.095,03 kgsand BEP Rp 136.118.396 or means Rp 34.029.599 per year.
Key words: Financial analyse, broiler chicken, partner pattern
 
 
 Jurnal Agrisistem, Juni 2006, Vol 2 No. 1 ISSN 1858-4330
 
33
PENDAHULUAN
Pembangunan peternakan merupakanbagian dari pembangunan keseluruhanyang bertujuan untuk menyediakanpangan hewani berupa daging, susu, sertatelur yang bernilai gizi tinggi,meningkatkan pendapatan petani peternak,serta menambah devisa dan memperluaskesempatan kerja. Hal inilah yangmendorong pembangunan sektorpeternakan sehingga pada masa yang akandatang diharapkan dapat memberikankontribusi yang nyata dalampembangunan perekonomian bangsa.Untuk mencapai pembangunan pertanianpada umumnya dan sektor peternakankhususnya, maka sebagai penunjangkebutuhan protein hewani yangmerupakan bagian dari kebutuhan dasarmanusia perlu di usahakan produktifitasyang maksimal sehingga dapatmeningkatkan pendapatan petani peternak.Dalam upaya pemenuhan protein hewanidan peningkatan pendapatan peternak,maka pemerintah dan peternak telahberupaya mendayagunakan sebagian besarsumber komoditi ternak yangdikembangkan, diantaranya adalah ayampedaging (
broiler 
). Sebagaimanadiketahui ayam
broiler 
merupakan ternak penghasil daging yang relatif lebih cepatdibandingkan dengan ternak potonglainnya. Hal inilah yang medorongsehingga banyak peternak yangmengusahakan peternakan ayam
broiler 
 ini. Perkembangan tersebut didukungoleh semakin kuatnya industri hilir sepertiperusahaan pembibitan (
 Breeding Farm
),perusahaan pakan ternak (
Feed Mill
),perusahaan obat hewan dan peralatanpeternakan (Saragih, 2000).Berdasarkan data Statistik PeternakanSulawesi Selatan jumlah populasi ternak ayam
broiler 
dari tahun ketahunmengalami peningkatan, yaitu tahun1998, 1999, 2000, 2001 dan 2002 masing-masing berjumlah 1.699.086 ekor,1.774.021 ekor, 2.143.650 ekor, 2.545.753ekor dan 3.131.201 ekor. KhususKabupaten Gowa, menurut Anonim(2005) bahwa, jumlah populasi ternak ayam
broiler 
pada tahun 1999, 2003 dan2006 mengalami peningkatan setiap tahunmasing-masing 431.693 ekor, 1.538.900ekor dan 1.734.150 ekor, rata-rata 8,03 %pertahun.Perkembangan populasi ternak ayam
broiler 
tidak terlepas dari permasalahanyang menjadi dilema bagi peternak dansulit dipecahkan oleh peternak yaitu aspek pasar dan penyediaan sarana produksiyang tidak seimbang dengan harga jualproduksi, sehingga membuat peternak takut mengambil resiko untuk mengembangkan usaha peternakan ayam
broiler 
dengan skala produksi lebih besar.Untuk mengatasi permasalahan yangdihadapi oleh peternak maka diperlukanperan pemerintah dalam menggerakanperusahaan swasta dan lembaga-lembagapembiayaan agribisnis dalam menunjangpengembangan produksi peternakankhususnya ayam
broiler 
. Peranperusahaan dan lembaga-lembagaagribisnis ini sangat membantupetani/peternak yakni dalam menyiapkansarana produksi berupa bibit, pakan, obat-obatan, vaksin, vitamin dan pemasaranhasil peternakan dengan pola kemitraan.Pola kemitaran merupakan suatu bentuk kerja sama antara pengusaha denganpeternak dari segi pengelolaan usahapeternakan. Dalam kemitraan pihak pengusaha dan peternak harus mempunyaiposisi yang sejajar agar tujuan kemitraandapat tercapai dimana dalam halperhitungan tentang biaya produksi diatursepenuhnya oleh perusahaan yangdisepakati bersama oleh peternak. Padahakekatnya kemitraan adalah sebuah kerjasama bisnis untuk tujuan tertentu danantara pihak yang bermitra harus
 
 Jurnal Agrisistem, Juni 2006, Vol 2 No. 1 ISSN 1858-4330
 
34mempunyai kepentingan dan posisi yangsejajar.Keberlanjutan usaha peternakan iniditentukan oleh gambaran finansial usaha,sebab kemampuan suatu usaha peternakandalam mengembangkan modal terukurdalam parameter investasi sepertikemampuan usaha mengembangkanmodal awal lebih besar daripada bungabank, keuntungan usaha pada tahun-tahunmendatang dan lain sebagainya. Dengankata lain usaha peternakan tersebut dapatbertahan jika keuntungan yang diperolehlebih besar daripada biaya yangdikeluarkan dimana semuanya itu harusdiputuskan layak secara finansial (Fatah,1994).Dari uraian diatas maka penulis memilihsuatu kajian untuk mengetahui kelayakanusaha peternakan ayam
broiler 
polakemitraan melalui metode pendekatananalisa proyek secara finansial. TujuanPenelitian untuk mengetahui keadaanusaha peternakan rakyat ayam
broiler 
polakemitraan dalam pengalokasian biaya dantingkat keuntungan yang diperoleh danuntuk menganalisa secara finansial usahapeternakan rakyat ayam
broiler 
polakemitraan.
BAHAN DAN METODE
Teknis Pengumpulan Data
1.
 
Penentuan Jumlah Sampel
Penentuan sampel atau responden dalampenelitian ini adalah penunjukan langsung(
 proporsive sampling
) peternakan rakyatayam
broiler 
milik peternak X denganmenggunakan metode magang.
2.
 
Teknik Pengumpulan Data Sampel
Pengumpulan data diperoleh melaluipengamatan langsung pada usahapeternakan ayam
broiler 
dan disertaidengan wawancara langsung padaresponden yang menggunakan daftarpertanyaan (kuesioner). Responden yangdimasud adalah pemilik peternakan ayam
broiler 
berserta tenaga kerja dalam usahatersebut.Jenis data yang diambil berupa dataprimer dan data sekunder. Data primermerupakan data utama yang mencakupidentitas responden, keadaan umum usahapeternakan, pendapatan usaha, kebutuhantenaga kerja, upah tenaga kerja, strukturpenerimaan, faktor-faktor produksi, biayatetap (
 fixed cost 
) dan biaya variabel(
variabel cost 
) yang dikeluarkan dalamusaha peternakan tersebut. Data sekundermerupakan data pendukung yang meliputidata dari instansi-instansi terkait sepertiKantor Desa atau Kecamatan berupa datageografis lokasi penelitian.
 Analisis Data
Data yang diperoleh dari hasil wawancaradengan peternak kemudian ditabulasiselanjutnya dianalisis denganmenggunakan model analisis finansialmelalui pendekatan analisis proyek:
1.
 
Net Benefit Cost Ratio (Net B/CRatio)
Net Benefit Cost Ratio dihitung denganrumus (Kadariah, 1999):
( )
( )
( )
=+=+ ⎠ ⎞⎝ ⎛ =
nntti1nntti1RatioB/C
12
tBtCtCtB
 Keterangan :B
t
= Benefit kotor pada tahun ke-tC
t
= Biaya kotor pada tahun ke-tn = Umur ekonomis perusahan/proyek i = Bunga potongan (
discount rate
)(1+i) =
 Discount factor 
(Df)Kriteria yang sering dipakai dalammenilai sesuatu usaha ditentukan oleh :

Activity (124)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Revi Hidayat liked this
Ganjar Candra liked this
Fariz Reinaldy added this note
sy berharap slalu ada masukan2 yg bagus untuk peternak dari pemerintah,, mulai dari teknis sampe' mengatasi kendala2 di lapangan,,
Yoshe Komalasari liked this
Yuni Ashari liked this
Surya Black liked this
Nano Feroshan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->