Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
36Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bps Data Kemiskinan 2009

Bps Data Kemiskinan 2009

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 5,184|Likes:
Published by ikraraulia

More info:

Published by: ikraraulia on Mar 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2013

pdf

text

original

 
Berita Resmi Statistik No. 43/07/Th. XII, 1 Juli 2009
1
 
No. 43/07/Th. XII, 1 Juli 2009
P
ROFIL
K
EMISKINAN DI
I
NDONESIA
M
ARET
2009
1.
 
Perkembangan Tingkat Kemiskinan di Indonesia, 1996-2008
Jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode 1996-2009 berfluktuasi dari tahun ketahun (Tabel 1, Gambar 1, dan Gambar 2). Pada periode 1996-1999 jumlah penduduk miskinmeningkat sebesar 13,96 juta karena krisis ekonomi, yaitu dari 34,01 juta pada tahun 1996 menjadi47,97 juta pada tahun 1999. Persentase penduduk miskin meningkat dari 17,47 persen menjadi 23,43persen pada periode yang sama.Pada periode 2000-2005 jumlah penduduk miskin cenderung menurun dari 38,70 juta padatahun 2000 menjadi 35,10 juta pada tahun 2005. Secara relatif juga terjadi penurunan persentasependuduk miskin dari 19,14 persen pada tahun 2000 menjadi 15,97 persen pada tahun 2005.Namun pada tahun 2006, terjadi kenaikan jumlah penduduk miskin yang cukup drastis, yaitudari 35,10 juta orang (15,97 persen) pada bulan Februari 2005 menjadi 39,30 juta (17,75 persen) pada
 
Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah Garis Kemiskinan di Indonesia pada BulanMaret 2009 sebesar 32,53 juta (14,15 persen). Dibandingkan dengan penduduk miskin pada BulanMaret 2008 yang berjumlah 34,96 juta (15,42 persen), berarti jumlah penduduk miskin turun sebesar 2,43 juta.
 
Selama periode Maret 2008-Maret 2009, penduduk miskin di daerah perdesaan berkurang 1,57 juta,sementara di daerah perkotaan berkurang 0,86 juta orang.
 
Persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan perdesaan tidak banyak berubah. PadaBulan Maret 2009, sebagian besar (17,35 persen) penduduk miskin berada di daerah perdesaan.
 
Peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranankomoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Pada Bulan Maret 2009,sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan sebesar 73,57 persen.
 
Komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan adalah beras, gula pasir,telur, mie instan, tahu dan tempe. Untuk komoditi bukan makanan adalah biaya perumahan, biayalistrik, angkutan dan minyak tanah.
 
Pada periode Maret 2008-Maret 2009, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P
1
) dan Indeks KeparahanKemiskinan (P
2
) menunjukkan kecenderungan menurun. Ini mengindikasikan bahwa rata-ratapengeluaran penduduk miskin cenderung makin mendekati garis kemiskinan dan ketimpanganpengeluaran penduduk miskin juga semakin menyempit.
BADAN PUSAT STATISTIK
 
BADAN PUSAT STATISTIK
 
Berita Resmi Statistik No. 43/07/Th. XII, 1 Juli 2009
 
2
 
bulan Maret 2006. Penduduk miskin di daerah perdesaan bertambah 2,11 juta, sementara di daerahperkotaan bertambah 2,09 juta orang.Peningkatan jumlah dan persentase penduduk miskin selama Februari 2005-Maret 2006 terjadikarena harga barang-barang kebutuhan pokok selama periode tersebut naik tinggi, yang digambarkanoleh inflasi umum sebesar 17,95 persen. Akibatnya penduduk yang tergolong tidak miskin namunpenghasilannya berada disekitar garis kemiskinan banyak yang bergeser posisinya menjadi miskin.Terjadi penurunan jumlah dan persentase penduduk miskin yang cukup signifikan padaperiode Maret 2007-Maret 2008, dari 37,17 juta (16,58 persen) pada tahun 2007 menjadi 34,96 juta(15,42 persen) pada tahun 2008.
Tabel 1Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di IndonesiaMenurut Daerah, 1996-2008
Jumlah Penduduk Miskin (Juta)Persentase Penduduk MiskinTahunKota Desa Kota+Desa Kota Desa Kota+Desa(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1996 9,42 24,59 34,01 13,39 19,78 17,471998 17,60 31,90 49,50 21,92 25,72 24,231999 15,64 32,33 47,97 19,41 26,03 23,432000 12,30 26,40 38,70 14,60 22,38 19,142001 8,60 29,30 37,90 9,76 24,84 18,412002 13,30 25,10 38,40 14,46 21,10 18,202003 12,20 25,10 37,30 13,57 20,23 17,422004 11,40 24,80 36,10 12,13 20,11 16,662005 12,40 22,70 35,10 11,68 19,98 15,972006 14,49 24,81 39,30 13,47 21,81 17,752007 13,56 23,61 37,17 12,52 20,37 16,582008 12,77 22,19 34,96 11,65 18,93 15,42
Sumber: Diolah dari data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas)
 
Berita Resmi Statistik No. 43/07/Th. XII, 1 Juli 2009
3
 
Gambar 1Persentase Kemiskinan di Perkotaan, Perdesaan, dan Perkotaan + PerdesaanMenurut TahunGambar 2Jumlah Penduduk Miskin di Perkotaan, Perdesaan, dan Perkotaan + PerdesaanMenurut Tahun
51015202530354045501996 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008Tahun
   J  u  m   l  a   h   P  e  n   d  u   d  u   k   M   i  s   k   i  n   (   0   0   0   0   0   0   )
Perkotaan Perdesaan Perkotaan+Perdesaan510152025301996 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008Tahun
   P  e  r  s  e  n   t  a  s  e
Perkotaan Perdesaan Perkotaan+Perdesaan

Activity (36)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
eka_untari liked this
mufti_mj liked this
Naima Hady liked this
Naima Hady liked this
arum_wulandari_2 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->