Philips III). Di kepulauan itu, Magelhaens mendirikan sebuah tugu peringatan untuk menyatak bahwa kepulauan itu menjadi milik Spanyol. Selain itu Magelhaens juga menyebarkan agamaKristen.Tindakan penguasaan daerah dan penyebaran agama ini telah menimbulkan perlawanandari orang-orang penduduk asli. Dari perlawanan itu ternyata Magelhaens terbunuh. Akibatnyaorang-orang Spanyol menjadi kacau dan ahirnya meninggalkan Filipina menuju arah selatan.
C.Penjelajahan bangsa Belanda
Pada tahun 1580 Portugis diduduki oleh Spanyol, sementara itu Belanda terlibat perangkemerdekaan melawan Spanyol tahun 1568-1648 maka oleh Spanyol para pedagang Belandatidak diijinkan membeli rempah-rempah yang berpusat di Lisabon. Para pedagang Belandakemudian berusaha mencarikan sendiri pusat rempah-rempah di dunia Timur.Para petualangBelanda beruntung karena mereka memperoleh informasi perjalanan bangsa Portugis ke Asiadan Indonesia dari Jan Huygen Van Linschoten, seorang penjelajah Belanda yang ikut pelayaranPortugis sampai di Indonesia. Ia menulis buku yang berjudul “Itinerario, Voyage Ofte Schipvertnaer Oost ofte Portugaels Indiens “ (catatan perjalanan ke Timur, atau Hindia Portugis).
Cornelis de Houtman
Pada tahun 1596, Cornelis de Houtman dengan empat buah kapal yang memuat 249 orang awak beserta 64 meriam,memimpin pelayaran mencari daerah asal rempah-rempah ke arah Timur mengambil jalur seperti yang ditempuh Portugis. Pada tahun 1596 Cornelis de Houtman bersamarombongan sampai di Indonesia dan mendarat di Banten.Mereka ditolak oleh rakyat Bantenkarena sifatnya yang kasar dan tamak sehingga hanya membawa sedikit rempah-rempah.
Jacob Van Neck
Pada tahun 1598, setelahCornelis de Houtman, Jacob Van Neck menyusuri jalan Cornelis deHoutman untuk pergi ke Banten.Di Banten mereka disambut dengan baik karena tidak sepertisebelumnya, mereka mengganti sikapnya menjadi baik dan ramah sehingga mereka pulangdengan membawa banyak rempah-rempah.Di Belanda mereka menjual rempah-rempah tersebutdengan harga yang berkali-kali lipat. Sehingga banyak Kongsi dagang Belanda yang lain berbondong-bondong ke Indonesia untuk mendapatkan rempah-rempah.Karena rempah-rempahyang dibawa ke Belanda banyak menyebabkan harga rempah-rempah menjadi turun sehingga para pedagang merugi.
Atas
perakara
Johan van Olden barnevelt supaya seluruh usaha dagangtersebut dijadikan satu menjadi VOC.
C.Penjelajahan bangsa Inggris
Sir Francis Drake
Pada tahun 1577 Drake berangkat berlayar dari Inggris ke arah Barat. Dalam pelayarannya,rombongan ini memborong rempah-rempah di Ternate.Setelah mendapatkan banyak rempah-rempah Drake pulang ke negerinya dan sampai di Inggris pada tahun1580. Pelayaran Drake ini belum memiliki arti penting secara ekonomis dan politis.
Sir James Lancester dan George Raymond
Pada pelayaran tahun 1591, Lancester berhasil mengadakan pelayaran sampai ke Aceh danPenang, sampai di Inggris pada tahun 1594. Pada bulan Juni 1602, Lancester dan maskapai perdagangan Inggris (EIC) berhasil tiba di Aceh dan terus menuju Banten. Di Banten, diamendapatkan izin dan mendirikan kantor dagang.
Sir Henry Middleton
Pada tahun 1604 pelayaran kedua EIC yang dipimpin Sir Henry Middleton berhasil mencapaiTernate, Tidore, Ambon, dan Banda. Terjadi persaingan dengan VOC. Selama tahun 1611 -1617, orang-orang Inggris mendirikan kantor dagang di Sukadana (Kalimantan Barat Daya),Makassar, Jayakarta, Jepara, Aceh, Pariaman, dan Jambi.
James Cook
Pada tahun 1770 Cook berhasil mendarat di pantai Timur Australia dan menjelajahi pantaiAustralia secara menyeluruh pada tahun 1771. Oleh karena itu, James Cook sering dikatakansebagai penemu Benua Australia.