* Untuk kalangan sendiri *
YANG TERBAIK MASIH AKAN DATANGK
alau diperhatikan, peristiwa Golgota seringkali dinyatakan sebagai puncak kasih Allah kepada umat manusia. Sama seperti banyak orang mengira bahwa peristiwa pernikahan adalah puncak kebahagian dari pasangan suami istri. Betulkahdemikian?... Tentu hal ini masih dapat kita pertanyakan. Masih banyak tindakankasih Allah yang Ia terus nyatakan kepada kita, yang tidak kurang dari tindakanyang Ia lakukan diatas salib Golgota. Hal ini serupa dengan yang dialaami pasangan – pasangan suami istri. Sesuadah hari pernikahan pun, mereka masihterus mengalami kebahagiaan dalam hidup, yang tidak kalah besar dibandingkandengan kebahagian yang dirasakan pada saat mereka dipersatukan sebagai pasangan suami dan istri di pelaminan.
M
inggu – minggu Pra Paskah menyadarkan kita akan kenyataan ini. Sebab biarpun secara kasat mata yang Yesus alami dalam hidup-Nya semakin memburuk dan semakin penuh penderitaan (dari menjadi manusia, lalu disalah mengerti orang,ditolak, dibenci, dimusuhi, diserang, ditangkap, dihina, dipukul, ditusuk tombak,disalibkan, dan juga dikuburkan ) pada akhrinya justru berakhir dengankebangkitan dan kenaikan Yesus ke sorga. Jadi hidup Tuhan tidaklah berakhir dipalungan, tidak di Getsemani, tidak dipengadilan, tidak di bukit Golgota, dantidak juga didalam kuburan; tetapi berlanjut dengan adegan bangkit dari kubur danlalu naik ke Sorga disaksikan murid – murid-Nya. Sebab itu, biarpun saat ini kitasedang mengalami hal yang buruk, kita harus percaya bahwa kelak kita pasti akanmengalami hal yang baik. Dan kita yang pada saat ini sudah menikmati hal ataukeadaan yang baik, seperti hidup Paulus dulu, jangan mengira ini sudah yang baik.Pasti masih ada peristiwa atau keadaan yang jauh lebih baik yang dapat kita terimadari Tuhan. Kita harus percaya, bahkan bagaimanapun keadaan kita sekarang ini( entah baik ataupun buruk ), ini bukan yang terbaik ( babak penutup ), karena yang jauh lebih baik masih akan Tuhan lakukan dan hadirkan dalam hidup kita masing – masing.
Dian Penuntun, 21 Maret 2010
2
TAHUN KE 42 MINGGU 21 MARET 2010 NOMOR 12
Add a Comment