Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penyimpangan Sex k Uputin

Penyimpangan Sex k Uputin

Ratings: (0)|Views: 1,255 |Likes:
Published by pramestyoahmad

More info:

Published by: pramestyoahmad on Mar 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/08/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang dan Realita Lapangan
Kota Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki penduduk remaja yangrelatif banyak. Dan saat ini pergaulan remaja yang terjadi sangat luas, baik meluas ke sisi positif maupun ke sisi negatif. Sebagai sisi positif, remaja memanfaatkan pergaulan untuk mendapatkan informasi maupun untuk meningkatkan suatu ladang kerja sama. Selain itu,sisi negatif pergaulan remaja juga tidak kalah banyak terjadi, seperti kenakalan remaja.Macam kenakalan remaja dapat diuraikan seperti, bolos sekolah, minum-minuman keras,memakai narkotika dan obat-obatan terlarang, tawuran antar sekolah, sampai penyimpangan seks. Hal ini disebabkan banyaknya para remaja yang sudah tidak engganmenunjukkan perilaku menyimpang di hadapan masyarakat.Mengutip kata orang bijak 'ala bisa karena bisa', maka bisa jadi masyarakatyang tadinya menolak eksistensi komunitas ini akhirnya menerima, sebagaimana dahuluyang namanya pacaran dan gaul bebas adalah hal yang tabu di masyarakat tapi karenamasyarakat terus menerus 'digempur' oleh tayangan-tayangan media yang menampilkansosok-sosok yang dianggap manusia modern adalah mereka yang melakukan pacaran dangaul bebas, akhirnya mereka terbiasa oleh hal ini bahkan mendorong anaknya untuk  pacaran dan bergaul bebas supaya menjadi 'manusia modern' atau karena kekhawatirananaknya tidak dapat jodoh kalau anaknya tidak melakukan hal ini (yang sebenarnya initanggung jawab mereka). Demikian juga bila masyarakat terus digempur oleh tayangan-tayangan tentang komunitas yang melakukan homoseksual atau lesbianisme maka akhirnyamasyarakat pun akan terbiasa akan hal ini yang pada akhirnya mereka menerima (dipaksamenerima). Demikian juga peran Negara dalam hal ini sangat penting. misalnya belakangan ini kita mendengar bahwa ada cara kontes miss Waria di jantung ibukotaJakarta, tanpa izin dari pemerintah tentu hal ini tidak akan dilaksanakan, bukan hal yangmustahil kalau kemudian pemerintah pun melegalkan perkawinana sesama jenis sepertihalnya yang terjadi di Afrika Selatan1
 
Dalam berita dunia yang dipublikasikan oleh
edisi 01Desember 2005 diberitakan bahwa peradilan tertinggi Afrika Selatan telah mensahkanundang-undang perkawinan sesama jenis yang sebelumnya dilarang berdasar undangundangyangsekarang.Pengadilan juga memutuskan untuk mengubah definisi perkawinan dari ikatan antaraseorang laki-laki dan perempuan menjadi ikatan antara dua manusia. Alasannya adalahundang undang yang ada sekarang ini mendiskriminasi pasangan homoseksual setelahsepasang lesbian mengajukan banding atas kasus perkawinan mereka. SebelumnyaMahkamah Agung Afrika Selatan memutuskan bahwa pasangan lesbian Marie Fourie danCecilia Bonthuys seharusnya diijinkan menikah, setelah sebelumnya ditolak untuk melakukan pernikahan di gereja oleh Departemen Dalam Negeri. Perlu diketahui bahwakonstitusi Afrika Selatan yang disahkan tahun 1996 merupakan yang pertama di dunia yangsecara khusus menghapus diskriminasi pilihan kecenderungan seksual seseorang. Inidilakukan untuk menjaga HAM walaupun kalangan 'konservatif' di Afrika Selatan menolak Hal yang menarik untuk dikritisi tentunya selain fakta tentang 'penyimpangan'(baca :homoseksual dan lesbianisme) itu sendiri adalah adanya anggapan bahwa legalisasi perkawinan sesama jenis adalah bagian dari hak asasi manusia yang patut dihormati olehsetiap orang dan ada anggapan bahwa orang yang menolak legalisasi ini adalah konservatif.Bertitik tolak dari permasalahan diatas maka usulan penelitian ini penulismengambil judul “PENYIMPANGAN SEKS (HOMO DAN LESBI) DI KALANGANREMAJA DI KOTA BANDUNG
1.2 Identifikasi Masalah
Sehubungan dengan latar belakang yang telah diuraikan, dan untuk membatasi permasalahan yang penulis bahas, maka penulis mengidentifikasikan sebagai berikut:1.2.1Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya penyimpangan homo danlesbi di kalangan remaja di kota Bandung ?1.2.2Upaya apakah yang dilakukan oleh masyarakat untuk mengatasi penyimpanganseks homo dan lesbi di kalangan remaja di kota Bandung?1.2.3Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap penyimpangan seks homo dan lesbidi kalangan remaja di kota Bandung?2
 
 
1.3 Tujuan Penelitian
1.3.1 Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya penyimpangan seks,homo, dan lesbi di kalangan remaja kota Bandung1.3.2 Untuk mengetahui upaya-upaya apa yang dilakukan oleh masyarakat dalammengatasi penyimpangan seks homo dan lesbi di kalangan remaja di kotaBandung1.3.3Untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap penyimpangan seks homodan lesbi di kalangan remaja di kota Bandung
1.4 Metode Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:1.4.1Study KepustakaanMempelajari teori data-data tertulis, misalnya data-data yang relevan dariinternet dengan masalah yang teliti.3

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mutmainna Ikbal liked this
Riez Beat Pink liked this
Desi Widyasari liked this
Rizal CooL'z liked this
Daud Fadly liked this
Mahesa Mahdi liked this
miyujic liked this
Adauchi Endi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->