Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
24Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Icke Poenya

Icke Poenya

Ratings: (0)|Views: 1,761 |Likes:
Published by CINTAMAMAPAPA

More info:

Published by: CINTAMAMAPAPA on Mar 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/07/2013

pdf

text

original

 
 

Fungsi Karbohidrat
 Ada banyak fungsi dari karbohidrat dalam penerapannya di industri pangan,farmasi maupun dalam kehidupan manusia sehari-hari. Diantara fungsi dankegunaan itu ialah :a. Sebagai sumber kalori atau energi b. Sebagai bahan pemanis dan pengawetc. Sebagai bahan pengisi dan pembentuk d. Sebagai bahan penstabile. Sebagai sumber flavor (karamel)f. Sebagai sumber serat

Klasifikasi Karbohidrat
 karbohidrat sederhana dengan karbohidrat komplek atau dapat pula menjadi tiga(3) macam, yaitu :a.
M
onosakarida
(karbohidrat tunggal)
 
 
T
ujuan
 
Pem
bahasan
 Pada uji molisch, hasil uji menunjukkan bahwa semua bahan yang diuji adalahkarbohidrat. Pereaksi molisch membentuk cincin yaitu pada larutan glukosa, fruktosa,sukrosa, laktosa, maltosa, dan pati menghasilkan cincin berwarna ungu hal inimenunjukkan bahwa uji molish sangat spesifik untuk membuktikan adanya golonganmonosakarida, disakarida dan polisakaida pada larutan karbohidrat.Pada uji benedict, hasil uji positif ditunjukkan oleh fruktosa, glukosa, maltosa, danlaktosa, sedangkan untuk karbohidrat jenis sukrosa dan pati menunjukkan hasilnegatif. Sekalipun aldosa atau ketosa berada dalam bentuk sikliknya, namun bentuk ini berada dalam kesetimbangannya dengan sejumlah kecil aldehida atau keton rantaiterbuka, sehingga gugus aldehida atau keton ini dapat mereduksi berbagai macamreduktor, oleh karena itu, karbohidrat yang menunjukkan hasil reaksi positif dinamakan gula pereduksi. Pada sukrosa, walaupun tersusun oleh glukosa danfruktosa, namun atom karbon anomerik keduanya saling terikat, sehingga pada setiapunit monosakarida tidak lagi terdapat gugus aldehida atau keton yang dapat bermutarotasi menjadi rantai terbuka, hal ini menyebabkan sukrosa tak dapatmereduksi pereaksi benedict. Pada pati, sekalipun terdapat glukosa rantai terbuka pada ujung rantai polimer, namun konsentrasinya sangatlah kecil, sehingga warnahasil reaksi tidak tampak oleh penglihatan.Dalam asam, polisakarida atau disakarida akan terhidrolisis parsial menjadi sebagiankecil monomernya. Hal inilah yang menjadi dasar untuk membedakan antara polisakarida, disakarida, dan monosakarida. Monomer gula dalam hal ini bereaksidengan fosfomolibdat membentuk senyawa berwarna biru. Dibanding denganmonosakarida, polisakarida yang terhidrolisis oleh asam mempunyai kadar 
 
monosakarida yang lebih kecil, sehingga intensitas warna biru yang dihasilkan lebihkecil dibandingkan dengan larutan monosakarida. Pada tabel 3. terlihat bahwamonosakarida menunjukkan kereaktifan yang lebih besar daripada disakarida maupun polisakarida. Hal tersebut diatas menunjukkan bahwa uji barfoed digunakan untuk membedakan reaktifita antara monosakarida, disakarida, dan polisakarida.Pada uji fermentasi, gas CO2 yang dihasilkan ragi lebih cepat terjadi padamonosakarida, khususnya glukosa. Hal ini menunjukkan bahwa monosakarida lebihreaktif dari disakarida ataupun polisakarida. Selain itu, Pati dan disakarida lainnyamerupakan molekul yang relatif lebih besar dibandingkan dengan monosakaridasehingga kemampuan ragi untuk mencerna , mengubah pati tersebut menjadi etilalkohol dan karbon dioksida lebih banyak memerlukan energi dan waktu yang lebihlama.Pembentukan 4-hidroksimetil furfural ini terjadi pada reaksi antara fruktosa, sukrosa,laktosa dan pati yang mendasari uji selliwanof ini. Fruktosa merupakan ketosa, dansukrosa terbentuk atas glukosa dan fruktosa, sehingga reaksi dengan pereaksiselliwanof menghasilkan senyawa berwarna jingga. Reaksi ini mestinya tidak terjadi pada pati dan laktosa, karena pati tersusun dari unit-unit glukosa yang dihubungkanoleh ikatan 1,4-a-glikosida, sedangkan laktosa tersusun darigalaktosa dan glukosayang keduanya merupakan aldosa. Salah satu alasan yang menyebabkan terjadinyareaksi antara pereaksi selliwanof dengan pati dan laktosa adalah terkontaminasinyakedua karbohidrat ini oleh ketosa.Pembentukkan osazon pada uji osazon terlihat dengan adanya endapan yang terjadi.Endapan ini spesifik bagi setiap jenis karbohidrat, baik monosakarida, oligosakarida,maupun polisakarida. Gambar 1. (data hilang) menunjukkan bentuk endapan yangspesifik bagi berbagai macam karbohidrat. Dari hasil pecobaan, dapat dinyatakan bahwa uji osazon digunakan untuk mengidentifikasi monosakarida, disakarida, dansebagian polisakarida. Dari hasil pengamatan dibawah mikroskop, didapatkan gambar  penampang yang berbeda-beda, hal ini karena masing-masing bahan memiliki rantaihidrokarbon yang berbeda-beda pula, ada yang rantai hidrokarbonya lurus dan ada pula yang bercabang.Pada uji iod, terlihat pada tabel.7 hanya pati lah yang menunjukkan reaksi positif biladireaksikan dengan iodium. Hal ini disebabkan karena dalam larutan pati, terdapatunit-unit glukosa yang membentuk rantai heliks karena adanya ikatan dengankonfigurasi pada tiap unit glukosanya. Bentuk ini menyebabkan pati dapatmembentuk kompleks dengan molekul iodium yang dapat masuk ke dalam spiralnya,sehingga menyebabkan warna biru tua pada kompleks tersebut.
e
si
mp
ulan
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->