2
terhadap tanah tersebut untuk melakukan gugatan atau keberatan, sehingga proses penerbitan sertipikatnya dapat ditinjau kembali.Hal ini seolah-olah menimbulkan pertanyaan sejauh manakah lembaga pengumuman memiliki kekuatan hukum dalam menjadi dasar penerbitan suatu sertipikat,apabila dalam kenyataannya masih banyak berbagai kasus yang muncul pada berbagai bidang tanah yang dalam proses pendaftaran telah melalui lembaga pengumumanterlebih dahulu.II.SISTEM PENDAFTARAN TANAH DI INDONESIASistem pendaftaran tanah, didunia ini dikenal ada dua model atau jenis pendaftaran tanah , yaitu: pertama, disebut dengan model pendaftaran akta atau "
registration of deeds
" yang oleh beberapa penulis menggunakan istilah pendaftaran tanahdengan stelsel negatif atau pendaftaran tanah negatif dan kedua, pendaftaran hak atau"
registration of title
", dimana lazim pula disebut dengan nama " pendaftaran denganstelsel positif" ataupun seringkali disebut "
system Torrens
". Hal ini diungkapkan olehRowtow Simpton, menyebutkan:"
… some writers do not use our terminology of registration of deed and registration of title, but distinguish between negative and positive system of registration.
Kedua system pendaftaran tanah ini mempunyai perbedaan – persamaan dankelebihan - kekurangan satu dengan yang lainnya. Secara umum perbedaan terlihat padawujud dokumen formal yang dipergunakan sebagai instrument atau alat pembuktiankepemilikan hak atas tanah. Wujud dokumen formal dalam system pendaftaran tanahdengan stelsel negative sebutannya adalah " akta " kepemilikan sedang wujud dokumendalam model pendaftaran tanah dengan stelsel positif sebutannya adalah berupa "sertipikat" hak. Kedua wujud atau bentuk formal dari kedua model tersebut secarayuridis sangat berpengaruh terhadap eksistensi kekuatan hukum dari hak kepemilikanhak atas tanah. Khusus untuk pendaftaran tanah akta para penulis di Indonesia lebihlazim menggunakan terminology sistem pendaftaran negatif atau stelsel negatif untuk penyebutan sistem pendaftaran akta, seperti Abdurrahman, AP. Parlindungan, demikian juga Boedi Harsono, lebih cenderung menggunakan istilah tersebut.Karakter yuridis yang spesifik dari sistem pendaftaran akta (
Registration of deeds
) atau sistem pendaftaran negatif ini adalah bahwa dokumen tertulis atau akta yangdibuat oleh para pihak ( pemilik yang mengalihkan ) yang dilakukan atas bantuan pejabatumum yang berwenang (seperti Notaris atau pejabat lain seperti ahli hukum) didaftarkan