Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
46Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporann PL-Industri Plastik

Laporann PL-Industri Plastik

Ratings: (0)|Views: 1,383 |Likes:
Published by 24colours_ucuul

More info:

Published by: 24colours_ucuul on Mar 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN PRAKTEK LAPANGAN“PABRIK PLASTIK KALIBAGOR”BLOK CHEM 1 (COMMUNITY HEALTH AND ENVIRONMENTAL MEDICINE 1)Nama Pembimbing:dr.IkaDisusun oleh:1.
 
Fickry Adiansyah G1AOO90082.
 
Diah Rizky Faradila G1A0090143.
 
Octi Guchiani G1A0090264.
 
Tessa Septian A G1A0090385.
 
Purindri Maharani S G1A0090506.
 
Yanuary Tejo Buntolo G1A0090627.
 
Andromeda G1A0090748.
 
Rizka Oktaviana P G1A0090869.
 
Fawzia Merdhiana G1A00909810.
 
Egi Dwi Satria G1A009012211.
 
Firman Pranoto G1A0090134DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONALUNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMANPROGRAM PENDIDIKAN DOKTERPURWOKERTO2009
 
Praktek Lapangan CHEM1 PBL kelompok 11, Pabrik Plastik 1
BAB IPENDAHULUAN
A.
 
Latar belakang
Lingkungan kerja yang sehat sangat menentukan kenyamanan, produktivitas dan prestasi kerja. Selain itu,pada kegiatan industri yang meproduksi produk tertentu seperti makanan, minuman, jamu, obat, dankosmetik menuntut kualitas sanitasi yang baik pada lingkungan kerja, area produksi dan proses produksi.Maka dari itu Penerapan sanitasi dan hygiene dalam lingkungan kerja industri dalam mencegah terjadinyakontaminasi dan menerapkan konsep sanitasi alat, bahan, pekerja, dan lingkungan diindustri. Untuk menguasai sub kompetensi tersebut dianjurkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebabkontaminan dan mencegah terjadinya kontaminasi secara cermat dan teliti dengan sanitasi dan hygienesesuai standar operasional prosedur pada industri perikanan. Selain itu dianjurkan dapat melakukansanitasi lingkungan, peralatan,hygiene pekerja di lingkungan kerja industri.(Sumakmur, 1988)
 Pembangunan sektor industri saat ini merupakan salah satu andalan dalam pembangunannasional Indonesia yang berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja, peningkatanpendapatan dan pemerataan pembangunan. Disisi lain kegiatan industri dalam prosesproduksinya selalu disertai faktor-faktor yang mengandung resiko bahaya dengan terjadinyakecelakaan maupun penyakit akibat kerja.Setiap ancaman terhadap keselamatan dan kesehatan kerja harus dicegah. Karena ancamanseperti itu akan membawa kerugian baik material, moril maupun waktu terutama terhadapkesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya. Lebih-lebih perlu disadari bahwa pencegahanterhadap bahaya tersebut jauh lebih baik daripada menunggu sampai kecelakaan terjadi yangbiasanya memerlukan biaya yang lebih besar untuk penanganan dan pemberian kompensasinya.Mengingat kegiatan sektor industri tidak terlepas dengan penggunaan teknologi maju yang dapatberdampak terhadap keselamatan dan kesehatan kerja terutama masalah penyakit akibat kerja.Selain itu masih banyak perusahaan yang belum melaksanakan ketentuan-ketentuan yangmengarah kepencegahan penyakit akibat kerja, hal ini disebabkan karena kurangnya perhatian,
 
Praktek Lapangan CHEM1 PBL kelompok 11, Pabrik Plastik 2
waktu dan memerlukan biaya yang tinggi. Dari pihak pekerja sendiri disamping pengertian danpengetahuan masih terbatas, ada sebagian dari mereka masih segan menggunakan alat pelindungatau mematuhi aturan yang sebenarnya. Oleh karena itu masalah keselamatan dan kesehatankerja tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri tetapi harus dilakukan secara terpadu yang melibatkanberbagai pihak baik pemerintah, perusahaan, tenaga kerja serta organisasi lainnya. (B.N.BSilalahi, 1991)PT. Setia Kawan Purwokerto merupakan perusahaan daur ulang plastik yang tentunyamempunyai masalah keselamatan dan kesehatan kerja.Tujuan menerapkan keselamatan kerja ini, diantaranya untuk :
 
Meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan pekerja.
 
Melindungi dan mencegah pekerja dari semua gangguan kesehatan akibat lingkungankerja atau pekerjaannya.
 
Menempatkan pekerja sesuai dengan kemampuan fisik, mental, pendidikan danketrampilan.
 
Meningkatkan efisiensi dan produktifitas
 
Mengidentifikasi potensi bahaya yang diakibatkan lingkungan kerjanya
 
Menganalisa resiko yang dapat ditimbulkan akibat potensi bahaya tersebut, sehinggadilakukanya dapat diberlakukanya upaya pencegahan.
Di Indonesia, upaya Kesehatan lingkungan kerja dikembangkan selaras dengan aspek ergonomi,kesehatan dan keselamatan kerja, baik dari segi keilmuan maupun penerapannya.Dalam penerapan Kesehatan lingkungan kerja dikenal tiga aspek utama yakni pengenalan, penilaian danpengendalian lingkungan kerja. Teknik identifikasi/pengenalan lingkungan kerja dapat dilakukan melaluisuatu
“ walk through survey “
atau survey pendahuluan berupa pencatatan data dan observasi secaraumum seperti nama bagian, jumlah pekerja, proses produksi/ lay out proses, bagan perusahaan dandilanjutkan dengan pengamatan tentang potensi bahaya, jenis mesin/ peralatan, tanda peringatan, tatarumah tangga, tanggap darurat, tehnologi pengendalian yang ada dan sebagainya.Pengenalan lingkungan bermanfaat guna mengetahui secara kualitatif bahaya potensial di tempat kerja,menentukan lokasi, jenis dan metode pengujian yang perlu dilakukan.(
Soemirat S Juli, 1994
)

Activity (46)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hadi Aja S liked this
Mita Dwi liked this
O'ren Rental liked this
Beny Zheematic liked this
Beny Zheematic liked this
Beny Zheematic liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->