Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sahabat Bulettin 07

Sahabat Bulettin 07

Ratings: (0)|Views: 17 |Likes:
Published by Dharmawan E Ochner

More info:

Published by: Dharmawan E Ochner on Mar 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/22/2010

pdf

text

original

 
M
engapa orang mengambil jalan pintas? Jalan pintas bukanlah terobosan , melainkan upayamenghindari ujian dalam kehidupan. Kita sadar bahwa kita hidup di dunia yang menawar-kan begitu banyak kemudahan. Semua perusahaan berlomba menyajikan kemudahan dankecepatan, baik dari penyajian, layanan, pengantaran, pembuatan, sistem dan sebagainya.Salah satu masalah besar yang menganggu keberhasilan para pengusaha kecil adalah godaan untukcepat sukses. Wajar sih kalau orang selalu bergairah untuk cepat mendapatkan nama atau pengakuan.Apalagi sekarang ini begitu banyak “pedagang” ilmu muncul dengan menawarkan “Kaya Raya”, “CaraCepat Menjadi Kaya”, “Sukses dan Kaya”, dan lain sebagainya. Namun demikian perlu saya ingatkanbahwa tidak ada jalan pintas untuk meraih keberhasilan. Semua orang berhak untuk menjadi kaya,yang menjadi pertanyaan adalah apakah mereka atau kita sudah pantas menjadi kaya? Rupanya kayaada kepantasannya juga. Bukankah ada banyak kasus yang dapat kita pelajari dari orang-orang yangkaya mendadak, atau terlalu muda untuk menjadi kaya? Cepat menjadi kaya ternyata lebih menjadisebuah persoalan yang justru dapat merusak hidup seseorang.Terhadap tawaran-tawaran yang menggiurkan agar anda terpacu menjadi cepat kaya, hendaknya se-lalu diwaspadai karena siapapun yang cepat mencapai sesuatu, umumnya lebih cepat kandas pula.Masalahnya kecepatan itu telah memotong proses yang anda butuhkan untuk menanam pondasi.Ibaratnya pondasi gedung-gedung yang bertingkat tinggi dibuat dengan penuh kehati-hatian, dan se-lalu butuh waktu untuk ditempati. Sebelum pondasi benar-benar melekat dan kering, tali-tali pengikatserta papan cor belum bisa dilepas.Bila seseorang yang punya uang dan seseorang yang berpengalaman bertemu, maka yang punya uangakan mendapatkan pengalaman, sedangkan yang punya pengalaman akan mendapatkan uang. Bagai-manapun juga orang yang berpengalaman akan menjadi pemenang, sementara pemula yang ingincepat sukses hanya akan mendapatkan harapan kosong.Siapapun yang memotong jalan untuk mencapai jalan sukses hanya bisa menjalaninya sambil melang-gar etika. Oleh karena itu, hindari jalan pintas dalam membangun usaha. Usaha yang berhasil selaludimulai dari perjuangan yang tak kenal lelah setelah melewati rangkaian proses yang panjang. Nikmatiproses yang disajikan, maka setiap kesulitan akan menghasilkan tenaga tambahan. Segala hal yangmudah dan memotong proses akan dapat beresiko negatif pada usaha anda.Saat menyaksikan teman satu angkatan atau satu generasi berhasil mencapai puncak jauh lebih cepatdaripada yang bisa anda dapatkan, janganlah berkecil hati. Setiap orang memiliki cara dan jalannyamasing-masing, dan setiap orang mendapatkan hasil dari jerih payahnya sendiri. Berfokuslah padapelanggan anda, karena merekalah yang harus anda layani.Tetapkanlah hal-hal yang boleh dan yang tidak boleh anda lakukan sejak awal sehingga anda akanbekerja dengan tata nilai.Jika dalam persimpangan jalan kita harus memilih. Yang satu jalan berbatu, sempit dan berkelok-kelokdan bakal susah melewatinya tetapi kita tahu jalan ini yang akan membawa kita ke tujuan. Yang satu jalan lebar dan mulus namun menuju jurang curam. Apa pilihan anda ?
 
TIDAK ADA JALAN PINTAS
Buletin Internal Sahabat Purba Danarta
22 Februari 2010
Edisi 7, Tahun 2010
Salam Sahabat 
Penasehat:DireksiRedaksi:Dharmawan E. OchnerE-mail:Alamat Redaksi :
Daftar Isi:
Sekapur Sirih 1Inspirasi 2Berbagi Pengetahuan 3Info PPPK 3Iklan Nasabah 3Tips 4
salamsahabat @bankpurbadanarta.com
Membangun Usaha Kecil Mandiri
Jl.Pamularsih No. 17Semarang 50194Fax : 024-7622651Telp: 024-7622280
 
K
isah ini adalah kisah nyata sebuahkeluarga yang sangat miskin,yangmemiliki seorang anak laki-laki.Ayahnya sudah meninggal dunia,tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuksaling menopang.Ibunya bersusah payah seorang membesarkananaknya, saat itu kampung tersebut belummemiliki listrik. Saat membaca buku, sanganak tersebut diterangi sinar lampu minyak,sedangkan ibunya dengan penuh kasih menja-hitkan baju untuk sang anak.Tiba saatnya sang anak memasuki sekolahmenengah atas. Tetapi justru saat itulahibunya menderita penyakit rematik yangparah sehingga tidak bisa lagi bekerja di sa-wah.Saat itu setiap bulannya murid-murid diha-ruskan membawa tiga puluh kg beras untukdibawa ke kantin sekolah. Di masa itu pem-bayaran sekolah dilakukan dalam bentuk 30kg beras. Sang anak mengerti bahwa ibunyatidak mungkin bisa memberikan tiga puluh kgberas tersebut.Dan kemudian berkata kepadaibunya: " Ma, saya mau berhenti sekolah danmembantu mama bekerja disawah". Ibunyamengelus kepala anaknya dan berkata :"Kamu memiliki niat seperti itu mama sudahsenang sekali tetapi kamu harus tetap seko-lah. Jangan khawatir, kalau mama sudah me-lahirkan kamu, pasti bisa merawat dan men- jaga kamu. Cepatlah pergi daftarkan ke seko-lah nanti berasnya mama yang akan bawa kesana".Karena sang anak tetap bersikeras tidak maumendaftarkan ke sekolah, mamanya menam-par sang anak tersebut. Dan ini adalah per-tama kalinya sang anak ini dipukul olehmamanya.Sang anak akhirnya pergi juga ke sekolah.Sang ibunya terus berpikir dan merenungdalam hati sambil melihat bayangan anaknyayang pergi menjauh.Tak berapa lama, dengan terpincang-pincangdan nafas tergesa-gesa Ibunya datang ke kan-tin sekolah dan menurunkan sekantong berasdari bahunya.Pengawas yang bertanggung jawab menim-bang beras dan membuka kantongnya danmengambil segenggam beras lalu menim-bangnya dan berkata : " Kalian para walimurid selalu suka mengambil keuntungankecil, kalian lihat, di sini isinya campuranberas dan gabah. Jadi kalian kira kantin sayaini tempat penampungan beras campuran".Sang ibu ini pun malu dan berkali-kalimeminta maaf kepada ibu pengawas terse-but.Awal Bulan berikutnya ibu memikul sekan-tong beras dan masuk ke dalam kantin. Ibupengawas seperti biasanya mengambilsekantong beras dari kantong tersebut danmelihat. Masih dengan alis yang mengerutdan berkata: "Masih dengan beras yangsama". Pengawas itupun berpikir, apakahkemarin itu dia belum berpesan dengan Ibuini dan kemudian berkata : "Tak perduliberas apapun yang Ibu berikan kami akanterima tapi jenisnya harus dipisah jangandicampur bersama, kalau tidak maka berasyang dimasak tidak bisa matang sempurna.Selanjutnya kalau begini lagi, maka sayatidak bisa menerimanya".Sang ibu sedikit takut dan berkata : "Ibupengawas, beras di rumah kami semuanyaseperti ini jadi bagaimana? Pengawas itupun tidak mau tahu dan berkata : "Ibupunya berapa hektar tanah sehingga bisamenanam bermacam-macam jenis beras".Menerima pertanyaan seperti itu sang ibutersebut akhirnya tidak berani berkata apa-apa lagi.Awal bulan ketiga, sang ibu datang kembalike sekolah. Sang pengawas kembali marahbesar dengan kata-kata kasar dan berkata:"Kamu sebagai mama kenapa begitu keraskepala, kenapa masih tetap membawaberas yang sama. Bawa pulang sajaberasmu itu !". Dengan berlinang air matasang ibu pun berlutut di depan pengawastersebut dan berkata: "Maafkan saya bu,sebenarnya beras ini saya dapat darimengemis". Setelah mendengar kata sangibu, pengawas itu kaget dan tidak bisa ber-kata apa-apa lagi. Sang ibu tersebutakhirnya duduk di atas lantai, menggulungcelananya dan memperlihatkan kakinyayang sudah mengeras dan membengkak.Sang ibu tersebut menghapus air mata danberkata: "Saya menderita rematik stadiumterakhir, bahkan untuk berjalan pun susah,apalagi untuk bercocok tanam. Anakkusangat mengerti kondisiku dan mau ber-henti sekolah untuk membantuku bekerjadisawah. Tapi saya melarang dan menyu-ruhnya bersekolah lagi."Selama ini dia tidak memberitahu sanaksaudaranya yang ada di kampung sebelah.Lebih-lebih takut melukai harga dirianaknya. Setiap hari pagi-pagi buta den-gan kantong kosong dan bantuan tong-kat pergi ke kampung sebelah untukmengemis. Sampai hari sudah gelappelan-pelan kembali ke kampung sendiri.Sampai pada awal bulan semua berasyang terkumpul diserahkan kesekolah.Pada saat sang ibu bercerita, secara ti-dak sadar air mata Pengawas itupunmulai mengalir,kemudian mengangkat ibu tersebut darilantai dan berkata: "Bu sekarang sayaakan melapor kepada kepala sekolah,supaya bisa diberikan sumbangan untukkeluarga ibu." Sang ibu buru- burumenolak dan berkata: "Jangan, kalauanakku tahu ibunya pergi mengemisuntuk sekolah anaknya, maka itu akanmenghancurkan harga dirinya. Dan ituakan mengganggu sekolahnya. Sayasangat terharu dengan kebaikan hati ibupengawas, tetapi tolong ibu bisa men- jaga rahasia ini."Akhirnya masalah ini diketahui juga olehkepala sekolah. Secara diam-diam kepalasekolah membebaskan biaya sekolahdan biaya hidup anak tersebut selamatiga tahun. Setelah tiga tahun kemudian,sang anak tersebut lulus masuk ke per-guruan tinggi .Di hari perpisahan sekolah, kepala seko-lah sengaja mengundang ibu dari anakini duduk di atas tempat duduk utama.Ibu ini merasa aneh, begitu banyakmurid yang mendapat nilai tinggi, tetapimengapa hanya ibu ini yang diundang.Pengawas sekolah tersebut akhirnyamaju ke depan dan menceritakan kisahsang ibu ini yang mengemis beras demianaknya bersekolah. Dan mempersilakansang ibu tersebut yang sangat luar biasauntuk naik ke atas mimbar.Anak dari sang ibu tersebut dengan ragu-ragu melihat ke belakang dan melihatgurunya menuntun mamanya berjalanke atas mimbar. Sang ibu dan sang anak-pun saling bertatapan. Pandangan mamayang hangat dan lembut kepadaanaknya. Akhirnya sang anak pun meme-luk dan merangkul erat mamanya danberkata: "Oh Mamaku......
TIGA KARUNG BERAS
Halaman 2
Salam Sahabat
INSPIRASI
 
Informasi Penting :
Ketentuan Rekening Tidak Aktif 
(berlaku mulai bulan Februari 2010)
1. Apa Maksudnya ?2. Akibatnya Apa ?3. Bagaimana supaya tidaktermasuk rekening tidakaktif ?4. Bagaimana kalau dana direkening tabungan sudah 0(nol) ?
“Rahasia kemakmuranadalah kedermawanankarena dengan membagikepada orang lain, halbaik yang diberikan,bahkan akanberkelimpahan dalamkehidupan kita. ”
J.Donald Walters
Halaman 3
Edisi 7, Tahun 2010
INFO PPPK  
DONAT YULIANI
(Ibu Yuliani)
 
Per. Muktiharjo Permai No. 57, Rt 011/Rw 008,Kel. Muktiharjo Kidul Kec. Pedurungan,Semarang 50197
BERBAGI PENGETAHUAN
Tidak seorang pun menjadi kaya hanya karena penghasilannya besar. Kekayaan menjadi nyata bilaAnda menyimpan atau menyisihkan dana setiap bulannya dan diinvestasikan. Banyak orang berpikirapabila saja saya menghasilkan lebih banyak maka semua keadaaan akan lebih baik, mungkin benaratau malah sebaliknya, tambah amburadul.Realitanya, dengan meningkatnya pendapatan pasti akanselalu dibarengi dengan kenaikan standar hidup atau gaya hidup. Sehingga Anda akan tetap membu-tuhkan hampir semua penghasilan bulanan yang Anda peroleh dengan kerja keras. Oleh karena itu,membedakan antara kinginan dan kebutuhan menjadi sangat penting. Kenyataannya, bila individuatau keluarga gagal merencanakan menabung (
saving
) maka mereka hanya akan menambah hu-tangnya.Sangat tidak benar bila Anda berpikir bahwa kekayaan akan datang dengan sendirinya karenapenghasilan Anda besar. Anda harus berubah menjadi lebih baik dan lebih bertanggung jawab. Dalamkaitannya dengan keuangan, banyak orang beranggapan bahwa ia bisa melakukan kesalahan denganmenggunakan semua penghasilannya untuk keperluan bulanan dan nantinya akan membetulkannyabila penghasilannya meningkat.Jadi Anda sangat percaya bahwa dengan penghasilan Anda yang tinggiakan merubah keadaan keuangan Anda di masa datang. Percaya dengan kami, bahwa hal itu tidakakan pernah terjadi bila prilaku Anda terhadap uang tidak pernah berubah. Jangan belanjakan seluruhpenghasilan bulanan Anda. Sisihkan dan tabungkan untuk masa depan.Demikianlah beberapa halpenting yang menurut hemat kami bisa menjadi pegangan keluarga dalam mengelola keuangannya.Jadi dapat disimpulkan bila Anda ingin menjadi kaya (dalam artian material) atau
aman
di masa datangperhatikan bahwa waktu adalah teman Anda, lakukan sekarang jangan tunda lagi. Sikapi perbedaankeinginan dan kebutuhan dengan bijak dan dua hal lainnya adalah Anda mengubah perilaku Anda ter-hadap uang atau perubahan pada diri Anda sendiri dan tingkatkan jumlah tabungan Anda.
 
Menabung Yang Membuat Anda Kaya, Bukan Penghasilan Anda
Rekening tabungan yang selama dua bulan berturut-turut tidak mela-kukan transaksi baik penarikan maupun setoran tabungan .Dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 per bulan.Aktif kembali sebagai nasabah Program Pinjaman PelayananKelompok dari Bank Sahabat,.Tabungan akan otomatis ditutup oleh pihak Bank.
IKLAN
Pengumuman :
Jumat 26 Februari 2010 adalah hari liburmemperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, sesuai denganperaturan Bank Sahabat Purbadanarta bila pembayaran angsuranjatuh pada hari libur maka pembayaran dilakukan secara dobelpada minggu sebelumnya.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->