/  13
 
BAB IPENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Dewasa ini makin banyak makanan mengandung zat kimia yang asing (=xenos )untuk tubuh; semua zat kimia ini disebut xenobiotik. Ia dapat dengan sengaja dipakai dalam proses membuat makanan, tetapi juga mungkin berada dalam makanan tanpa dikehendaki.Xenobiotik yang sering terdapat dalam makanan antara lain zat tambahan makanan(pengawet, zat warna, penyedap rasa, dsb.), pestisida, logam berat, obat, atau zat kimia lain,yang tidak dapat dipisahkan lagi dari kehidupan kita. Strategi diversifikasi makanan jugamendorong adanya berbagai jenis xenobiotik baru karena berkembangnya berbagaiteknologi pembuatan makanan. Jenis zat kimia tersebut berjumlah puluhan ribu. Karena zatkimia sudah demikian erat hubungannya dengan hidup kita sehari-hari, perlu kitamengetahui bagaimana hidup berdampingan dengannya secara aman.Bila sebelum tahun 1950-an Toksikologi terutama bertujuan untuk menyelidiki danmengetahui sifat toksik suatu produk zat kimia, maka sekarang ini mempelajari Toksikologidimaksudkan untuk menilai keamanan suatu xenobiotik. "Keamanan" merupakan lawan"toksikologi"; "keamanan" menentukan berapa banyak suatu zat kimia dapat dimakan(setiap hari), dengan sengaja atau tidak, tanpa menimbulkan efek buruk pada manusia.Penilaian keamanan xenobiotik merupakan kesibukan di berbagai laboratoriumToksikologi. Aktivitas ini dipacu oleh adanya undang-undang dan peraturan di negara majuyang mengharuskan semua xenobiotik, termasuk obat, dipelajari sifat-sifat toksik dankeamanannya bagi manusia. Karena itu negara berkembang perlu juga memberlakukanundang-undang atau yang setara guna melindungi masyarakat dari pengaruh buruk xenobiotik. Ketidakmampuan mengenali kebutuhan ini dapat berakhir dengan kecelakaanmasal.Untuk mempelajari toksisitas dan keamanan biasanya pertama kali dilakukan padahewan percobaan, terutama tikus dan mencit. Namun karena keamanan harus diartikan"untuk manusia", maka data hewan ini perlu di-extrapolasikan ke manusia. Untuk zat kimia jenis obat yang memang diperuntukkan manusia, maka penilaian akhir dapat dan harusdilakukan pada manusia sendiri. Hal ini dapat dikerjakan melalui uji klinik pada manusia
1
 
yang sehat dan yang sakit, dan dibenarkan sesuai dengan bioetika ilmu kedokteran. Namun penelitian pada manusia tidak boleh dilakukan bila membahayakannya. Zat tambahanmakanan yang dengan sengaja dimasukkan dalam makanan kita, misalnya dalam proses pembuatan makanan, juga dapat dinilai secara langsung pada manusia, setelah mengalamiuji pendahuluan pada hewan coba dan dinyatakan cukup aman. Perlu dipahami bahwamenjamin keamanan suatu xenobiotik secara tuntas tidaklah mungkin, karena pembuktianhal yang negatif tidaklah mudah. Karena tidak ada yang dapat menjamin bahwa semua testelah dilakukan. Sebaliknya menunggu hingga "semua" tes telah dilakukan akanmembutuhkan waktu yang tidak terhingga lamanya. Hal ini menyebabkan bahwa kita harusdapat membuat kesimpulan dengan data yang terbatas, sehingga "aman" berarti reasonablysafe, dengan pengetahuan yang ada pada waktu itu. Perubahan penilaian tentu dapatterjadi bila ditemukan fakta atau data lain di kemudian hari.Untuk berbagai zat kimia yang memang dengan sengaja akan diberikan padamanusia harus dilakukan pengujian pada manusia. Namun penggunaan manusia sebagai"kelinci percobaan" baru dapat dilakukan setelah penilaian yang seksama pada hewan dandinyatakan "cukup aman". Dalam kenyataan, hampir tidak pernah terjadi kecelakaan dalam percobaan-percobaan manusia seperti itu, karena dilakukan melalui protokol dan pengawasan yang ketat. Bila percobaan-percobaan ini menunjukkan keamanan yang dapatdiperhitungkan untuk seluruh masyarakat, barulah ijin beredar dapat diberikan oleh BadanPengawas yang lazimnya dikenal dengan Food and Drug Agency. Setelah dipasarkan masihdilakukan berbagai penelitian untuk mengkonfirmasi keamanan xenobiotik tersebut.Untuk jenis xenobiotik yang seharusnya tidak boleh ada dalam makanan, tetapikarena keadaan terpaksa harus kita terima, tidak dapat dilakukan penelitian prospektidengan memberikannya kepada sukarelawan sehat. Hal ini dianggap tidak etis. Contohxenobiotik seperti itu ialah : insektisida yang digunakan dalam agraria sehingga tercampur dengan bahan makanan kita, kadmium, timah hitam, merkuri, aflatoxin, dsb. Untuk zatsejenis ini perlu dilakukan penilaian melalui hasil percobaan pada hewan. Hal ini dikenaldengan "extrapolasi". Kadang-kadang memang diperoleh data yang berasal dari manusia,yaitu bila terjadi keracunan pada manusia seperti pada kasus merkuri yang terkandung dalamikan di Jepang, keracunan insektisida, polychlorinated biphenyls, dsb. Pada setiap musibah
2
 
seperti ini dapat dilakukan verifikasi terhadap asumsi berdasarkan extrapolasi dari datahewan yang telah diperoleh sebelumnya.Toksisitas dan keamanan xenobiotik, keduanya ditentukan oleh besarnya dosis. Jikasemakin besar dosis yang diberikan maka makin besar pula respons toksiknya. Karena ituuntuk setiap xenobiotik dan zat kimia selalu dapat ditemukan dosis yang aman dan dosisyang toksik. Penilaian keamanan berdasarkan prinsip sederhana ini kadang-kadang sulitditafsirkan karena batas dosisnya tidak selalu jelas. Selain itu setiap individu mempunyaikepekaan yang berbeda, sehingga dosis toksik individual bervariasi.
1.2. Rumusan Masalah
1.Apa yang dimaksud dengan xenobiotik alami?2.Apa jenis xenobiotik alami beserta sumber dan efek toksisitasnya?
1.3. Tujuan
1.Mengetahui pengertian xenobiotik alami.2.Mengetahui jenis xenobiotik alami beserta sumber dan efek toksisitasnya.
1.4. Manfaat
Memberikan informasi serta pemahaman yang lebih mengenai xenobiotik khususnyaxenobiotik alami.
1.5 Batasan Masalah
Mengingat begitu luasnya cakupan dari xenobiotik alami maka dalam paper ini tidak dibahas terlalu dalam mengenai perjalanan toksikologi baik farmakokinetika sertafarmakodinamika dari racun-racun yang dihasilkan dari sumber-sumber xenobiotik alami. Tidak  juga dijelaskan mengenai spesifikasi, klasifikasi, dan detail dari jenis racun yang dikandung agar  paper tidak terlalu jauh dari topik awal. Sehingga disini hanya akan disebutkan jenis racunnyaserta beberapa hal yang mendukung topic secara garis besar.
3

Share & Embed

More from this user

Recent Readcasters

Add a Comment

Characters: ...