Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Nasrudin Al-Thusi

Nasrudin Al-Thusi

Ratings: (0)|Views: 1,409|Likes:
Published by komarudin
oumhar--
oumhar--

More info:

Published by: komarudin on Mar 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/17/2012

pdf

text

original

 
Nama: KomarudinNIM: 207201751Kelas: PBA / A
FILSAFAT NASIRUDDIN AL- TUSI
Nasiruddin At Thusi sangat dipengaruhi oleh pikiran-pikiran Aristoteles, AlFarabi, dan juga tradisi Iran (Syiah) begitu kuat mengakar dalam dirinya. Hal inimenjadikannya sangat memahami teori-teori klasik Yunani tentang masyarakat sosialdan juga permerintahan. Selain itu, sebagai seorang pengikut Syiah, ia sangat dekatdengan tradisi pemikiran Imamiyah, tentang nubuwah, dan keadilan, yangkesemuanya itu akan sangat mempengaruhi dalam pemikiran politiknya. Dua haltersebut seakan menyatu dalam dirinya dan memunculkan pandangan Filsafat sosial-politik yang unik dan mungkin sangat berpengaruh bagi pemerintahan Syiahdikemudian hari.Dalam pemikiran agama, al Tusi mengadopsi ajaran-ajaran neo-Platonik IbnSina dan Suhrawardi, yang keduanya ia sebut, demi alasan-alasan taktis, “orang bijak”(hukuma) bukan sebagai Filsuf. Akan tetapi, berbeda dengan ibn Sina, ia berpendapatbahwa eksistensi Tuhan tidak bisa dibuktikan, akan tetapi sebagaimana doktrin Syiah,manusia membutuhkan pengajaran yang otortatif, sekaligus filsafat. Ini menunjukkankecenderungan teologi mistisnya.Nasiruddin Al Tusi bermaksud menyatukan filsafat dan fikih berdasarkanpemikiran bahwa perbuatan baik mungkin saja didasarkan atas fitrah atau adat. Fitrahmemberikan manusia prinsip-prinsip baku yang dikenal sebagai pengetahuan batindan kebijaksanaan. Sedangkan adat merujuk pada kebiasaan komunitas, ataudiajarkan oleh seorang nabi atau imam, pada hukum Tuhan, dan ini merupakan pokokbahasan fikih. Keduanya dibagi lagi menjadi norma-norma untuk 1). Individu, 2).Keluarga, dan 3). Penduduk desa atau kota. Menurutnya filsafat mempunyaikebenaran-kebenaran yang tetap sedangkan fikih ataupun hukum Tuhan mungkinberubah karena revolusi atau keadaan, perbedaan zaman dan bangsa serta terjadinyaperalihan dinasti. Dia menafsirkan Negara atau dinasti seperti dawlah menurutpandangan Ismailiyah, hal ini terlihat dari pandangannya tentang perubahan padahukum Tuhan oleh nabi-nabi, penasiran fukuha dan juga para imam. Sehingga Tusimenganggap syariat sebagai suatu tatanan hukum yang tidak mutlak dan final,sebagaimana diyakini kalangan Sunni.Dalam pemikiran politik, al Tusi cenderung menyintesiskan ide-ide Arsatotelesdan tradisi Iran. Ia menggabungkan filsafat dengan genre Nasihat kepada Raja,sehingga ia tetap memelihara hubungan antara Syiah dan filsafat. Buku etika-nyadisajikan sebagai sebuah karya filsafat praktis. Karya ini membahas persoalanindividu, keluarha, dan komunitas kota, provinsi, desa atau kerajaan. Pembahasan
 
bagian I menggunakan etika Miskawaih, bagian II menggunakan ide Bryson dan IbnSina, dan bagian III menggunakan pemikiran Al Farabi.Al-Tusi, pertama-tama mengkaji tentang kemanusiaan sebagai tahap awalmunculnya politik dalam diri manusia, kemudian Ia juga membahas bagaimana fitrahmanusia sebenarnya, dsb. Dan yang kedua adalah tentang masyarakat politik, diaakan menjelaskan elemen-elemen masyarakat politik seperti adanya kerja samadalam bidang ekonomi, elemen keadilan, dan bahkan elemen cinta. Untuk itulah disiniakan kita lihat pemikiran sosio-politiknya yang khas. Kemudian setelah terbentukmasyarakat politik, Tusi juga menjelaskan adanya kelompok masyarakat denganstatus yang berbeda berdasarkan kemampuan dan usaha mereka masing-masing. Halini sangat dipengaruhi oleh pandangan Aristoteles. Dan kesemuanya itu akan sangat jelas dan khas dalam pandangannya tentang Negara aktual yang bercorak Nasihatkepada Raja atau pemimpin, yang mengisyaratkan adanya sebuah “persatuanspiritual” dalam mencapai kesempurnaan dan kebahagiaan.Pemikiran tentang KemanusiaanPemikiran al Tusi tentang kemanusiaan sebagai jalan tengah antara tingkatanintelektual dan spiritual yang lebih tinggi dengan tingkatan lahir yang fana. Ini miripdengan pemikiran Al Farabi, bahwa setiap orang mampu mencapai kebahagiaanabadi, tergantung pada upaya pribadinya masing-masing. Pandangan tentangkebebasan manusia ini berjalan seiring dengan pandangan keluhuran fitrah manusia.Menurutnya manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk paling mulia, akan tetapikesempurnaanya menjadi tanggung jwab penalarannya sendiri yang merdeka.Mengenai kecenderungan moral manusia, al Tusi menyatakan bahwa sebagianmanusia menurut fitrahnya baik, sedangkan yang lain baik menurut hukum agama”.Dia menyimpulkan bahwa kesejahteraan manusia membutuhkan; pertama,pengaturan dunia materi oleh akal, melalui seni dan ketrampilan. Kedua, iamembutuhkan pendidikan, disiplin dan kepemimpinan. Menurutnya manusia padaawal penciptaanya diadaptasikan dengan dua keadaan ini, yaitu fisik dan intelektual,sehingga diperlukan para nabi dan filsuf, imam, pembimbing, tutor dan instruktur.Bahasan paling unik adalah penjelasannya tentang asosiasi manusia dengan“cinta”, yang menurutnya memainkan peran lebih sentral dari pada teori sosial Islamyang lainnya. “Cinta” melahirkan kehidupan yang beradap (tamadun) dan persatuansosial. Baginya cinta merupakan “penghubung semua masyarakat”. Cinta mengalirdari fitrah manusia itu sendiri. (Mungkin ini dambil dari gagasan neo-Platonis).Menurutnya semakin kita tersucikan, semakin kita menjadi subtansi-subtansisederhana yang mengetahui bahwa “tidak ada perbedaan antara memaknai ataumengabaikan sifat fisik” dan bahkan mencapai “kesatuan batin” melalui cinta satusama lain. Sebagai contoh, disini Al Tusi memandang umat Islam terdiri atas asosiasi

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Warin Gusena liked this
abd_6836630 liked this
En la Floresta liked this
En la Floresta liked this
En la Floresta liked this
En la Floresta liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->