Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
35Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Transistor

Transistor

Ratings: (0)|Views: 1,249 |Likes:
Published by Subuh Kurniawan
Transistor
Transistor

More info:

Published by: Subuh Kurniawan on Mar 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2013

pdf

text

original

 
remocutest.blogspot.com
Transistor
Transistor
adalahalat semikonduktoryang dipakai sebagai penguat,sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasitegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapatberfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT)atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yangsangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.Transistor through-hole (dibandingkan dengan pita ukursentimeter)Pada umumnya, transistor memiliki 3 terminal. Tegangan atau arus yang dipasang di satu terminalnya mengaturarus yang lebih besar yang melalui 2 terminal lainnya. Transistor adalah komponen yang sangat penting dalamdunia elektronik modern. Dalam rangkaian analog, transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaiananalog melingkupi pengeras suara, sumber listrik stabil, dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaiandigital,transistor digunakan sebagaisaklarberkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai
logic gate
, memori, dan komponen-komponen lainnya.
Cara kerja semikonduktor
Pada dasarnya, transistor dan tabung vakum memiliki fungsi yang serupa; keduanya mengatur jumlah aliran aruslistrik.Untuk mengerti cara kerjasemikonduktor,misalkan sebuah gelas berisi air murni. Jika sepasang konduktordimasukan kedalamnya, dan diberikan tegangan DC tepat dibawah teganganelektrolisis(sebelum air berubahmenjadiHidrogendanOksigen), tidak akan ada arus mengalir karena air tidak memiliki pembawa muatan (charge carriers). Sehingga, air murni dianggap sebagaiisolator.Jika sedikit garam dapur dimasukan ke dalamnya,konduksi arus akan mulai mengalir, karena sejumlah pembawa muatan bebas (mobile carriers,ion)terbentuk.Menaikan konsentrasi garam akan meningkatkan konduksi, namun tidak banyak. Garam dapur sendiri adalah non-konduktor(isolator), karena pembawa muatanya tidak bebas.Silikonmurni sendiri adalah sebuah isolator, namun jika sedikit pencemar ditambahkan, sepertiArsenik,dengan sebuah proses yang dinamakan doping, dalam jumlah yang cukup kecil sehingga tidak mengacaukan tata letak kristal silikon, Arsenik akan memberikanelektronbebas dan hasilnya memungkinkan terjadinya konduksi aruslistrik. Ini karena Arsenik memiliki 5 atom di orbit terluarnya, sedangkan Silikon hanya 4. Konduksi terjadi karenapembawa muatan bebas telah ditambahkan (oleh kelebihan elektron dari Arsenik). Dalam kasus ini, sebuah Silikontipe-n (n untuk negatif, karena pembawa muatannya adalah elektron yang bermuatan negatif) telah terbentuk.Selain dari itu, silikon dapat dicampur denganBoronuntuk membuat semikonduktor tipe-p. Karena Boron hanyamemiliki 3 elektron di orbit paling luarnya, pembawa muatan yang baru, dinamakan "lubang" (hole, pembawamuatan positif), akan terbentuk di dalam tata letak kristal silikon.Dalam tabung hampa, pembawa muatan (elektron) akan dipancarkan olehemisi thermionicdari sebuahkatode yang dipanaskan oleh kawat filamen. Karena itu, tabung hampa tidak bisa membuat pembawa muatan positi(hole).Dapat disimak bahwa pembawa muatan yang bermuatan sama akan saling tolak menolak, sehingga tanpa adanyagaya yang lain, pembawa-pembawa muatan ini akan terdistribusi secara merata di dalam materi semikonduktor.Namun di dalam sebuah transistor bipolar (atau diode junction) dimana sebuah semikonduktor tipe-p dan sebuahsemikonduktor tipe-n dibuat dalam satu keping silikon, pembawa-pembawa muatan ini cenderung berpindah kearah sambungan P-N tersebut (perbatasan antara semikonduktor tipe-p dan tipe-n), karena tertarik oleh muatanyang berlawanan dari seberangnya.Kenaikan dari jumlah pencemar (doping level) akan meningkatkan konduktivitas dari materi semikonduktor,asalkan tata-letak kristal silikon tetap dipertahankan. Dalam sebuah transistor bipolar, daerah terminal emitermemiliki jumlah doping yang lebih besar dibandingkan dengan terminal basis. Rasio perbandingan antara dopingemiter dan basis adalah satu dari banyak faktor yang menentukan sifat penguatan arus (current gain) dari transistortersebut.
 
remocutest.blogspot.com
Jumlah doping yang diperlukan sebuah semikonduktor adalah sangat kecil, dalam ukuran satu berbanding seratus juta, dan ini menjadi kunci dalam keberhasilan semikonduktor. Dalam sebuah metal, populasi pembawa muatanadalah sangat tinggi; satu pembawa muatan untuk setiap atom. Dalam metal, untuk mengubah metal menjadiisolator, pembawa muatan harus disapu dengan memasang suatu beda tegangan. Dalam metal, tegangan ini sangattinggi, jauh lebih tinggi dari yang mampu menghancurkannya. Namun, dalam sebuah semikonduktor hanya adasatu pembawa muatan dalam beberapa juta atom. Jumlah tegangan yang diperlukan untuk menyapu pembawamuatan dalam sejumlah besar semikonduktor dapat dicapai dengan mudah. Dengan kata lain, listrik di dalam metaladalah inkompresible (tidak bisa dimampatkan), seperti fluida. Sedangkan dalam semikonduktor, listrik bersifatseperti gas yang bisa dimampatkan. Semikonduktor dengan doping dapat dirubah menjadi isolator, sedangkanmetal tidak.Gambaran di atas menjelaskan konduksi disebabkan oleh pembawa muatan, yaitu elektron atau lubang, namundasarnya transistor bipolar adalah aksi kegiatan dari pembawa muatan tersebut untuk menyebrangi daerahdepletion zone. Depletion zone ini terbentuk karena transistor tersebut diberikan tegangan bias terbalik, olehtegangan yang diberikan di antara basis dan emiter. Walau transistor terlihat seperti dibentuk oleh dua diode yangdisambungkan, sebuah transistor sendiri tidak bisa dibuat dengan menyambungkan dua diode. Untuk membuattransistor, bagian-bagiannya harus dibuat dari sepotong kristal silikon, dengan sebuah daerah basis yang sangattipis.
Cara kerja transistor
Dari banyak tipe-tipe transistor modern, pada awalnya ada dua tipe dasar transistor,bipolar junction transistor(BJTatau transistor bipolar) danfield-effect transistor(FET), yang masing-masing bekerja secara berbeda.Transistor bipolar dinamakan demikian karena kanal konduksi utamanya menggunakan dua polaritas pembawamuatan: elektron dan lubang, untuk membawa arus listrik. Dalam BJT, arus listrik utama harus melewati satudaerah/lapisan pembatas dinamakandepletion zone,dan ketebalan lapisan ini dapat diatur dengan kecepatan tinggidengan tujuan untuk mengatur aliran arus utama tersebut.FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan satu jenis pembawa muatan (elektron atau hole,tergantung dari tipe FET). Dalam FET, arus listrik utama mengalir dalam satu kanal konduksi sempit dengandepletion zone di kedua sisinya (dibandingkan dengan transistor bipolar dimana daerah Basis memotong arah aruslistrik utama). Dan ketebalan dari daerah perbatasan ini dapat dirubah dengan perubahan tegangan yang diberikan,untuk mengubah ketebalan kanal konduksi tersebut. Lihat artikel untuk masing-masing tipe untuk penjelasan yanglebih lanjut.
Jenis-jenis transistor
PNP P-channelNPN N-channelBJT JFET
 
Simbol Transistor dari Berbagai TipeSecara umum, transistor dapat dibeda-bedakan berdasarkan banyak kategori:Materi semikonduktor: Germanium, Silikon, Gallium ArsenideKemasan fisik: Through Hole Metal, Through Hole Plastic, Surface Mount, IC, dan lain-lainTipe:UJT,BJT, JFET, IGFET(MOSFET),IGBT,HBT,MISFET, VMOSFET,MESFET,HEMT, SCR serta pengembangan dari transistor yaituIC(
 Integrated Circui
) dan lain-lain.Polaritas: NPN atau N-channel, PNP atau P-channelMaximum kapasitas daya: Low Power, Medium Power, High Power
 
remocutest.blogspot.com
Maximum frekwensi kerja: Low, Medium, atau High Frequency, RF transistor, Microwave, dan lain-lainAplikasi: Amplifier, Saklar, General Purpose, Audio, Tegangan Tinggi, dan lain-lain
BJT
BJT(Bipolar Junction Transistor) adalah salah satu dari dua jenis transistor. Cara kerja BJT dapat dibayangkansebagai dua dioda yang terminal positif atau negatifnya berdempet, sehingga ada tiga terminal. Ketiga terminaltersebut adalah emiter (E), kolektor (C), dan basis (B).Perubahan arus listrik dalam jumlah kecil pada terminal basis dapat menghasilkan perubahan arus listrik dalam jumlah besar pada terminal kolektor. Prinsip inilah yang mendasari penggunaan transistor sebagai penguatel
ektronik. Rasio antara arus pada koletor dengan arus pada basis biasanya dilambangkan dengan β atau
h
FE 
. β
biasanya berkisar sekitar 100 untuk transistor-transisor BJT.
FET
FET dibagi menjadi dua keluarga:
Junction FET
 (JFET)dan
Insulated Gate FET
(IGFET) atau juga dikenalsebagai
Metal Oxide Silicon
(atau
Semiconductor
)
FET
 (MOSFET). Berbeda dengan IGFET, terminal gatedalam JFET membentuk sebuahdiodadengan kanal (materi semikonduktor antara Source dan Drain). Secarafungsinya, ini membuat N-channel JFET menjadi sebuah versi solid-state dari tabung vakum, yang jugamembentuk sebuah dioda antara antaragriddankatode.Dan juga, keduanya (JFET dan tabung vakum) bekerja di "depletion mode", keduanya memiliki impedansi input tinggi, dan keduanya menghantarkan arus listrik dibawahkontrol tegangan input.FET lebih jauh lagi dibagi menjadi tipe
enhancement mode
dan
depletion mode
. Mode menandakan polaritasdari tegangan gate dibandingkan dengan source saat FET menghantarkan listrik. Jika kita ambil N-channel FETsebagai contoh: dalam depletion mode, gate adalah negatif dibandingkan dengan source, sedangkan dalamenhancement mode, gate adalah positif. Untuk kedua mode, jika tegangan gate dibuat lebih positif, aliran arus diantara source dan drain akan meningkat. Untuk P-channel FET, polaritas-polaritas semua dibalik. Sebagian besarIGFET adalah tipe enhancement mode, dan hampir semua JFET adalah tipe depletion mode.
MOSFET
 
MOSFET

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->