Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
DISAIN TRASE JALAN BARUDIATAS PERMUKAAN TANAH
Kuliah 3 Rekayasa Geometrik JalanDr. Ir. R. Didin Kusdian, MT.Jurusan Teknik Sipil-Fakultas TeknikUniversitas Sangga Buana YPKP Bandung2010
 
KATEGORI JENIS DISAIN JALAN
Detil perencanaan teknis atau detail engineering disaign (DED) jalan, dapat berbeda sesuaikondisiyang dihadapi, antara lain dapat berupa kemungkinan-kemungkinan sebagai berikut:Trase jalan baru sama sekali dan merupakan pembukaan hutan, kebun, sawah, atau ladang, belum ada rintisan sama sekali, biasanya terletak di wilayah luar kota (rural).Trase jalan di disain dengan mengacu pada trase jalan yang sudahada (jalan eksisting), dimana jalan eksisting sudah tidak memadai bagi volume lalu lintas rencana, baik dari sisi dimensi ruang(lebar jalan, jari-jari tikungan, landai atau naik –turun jalan), maupun dimensi bobot muatan (dayadukung tonase konstruksi jalan untuk kendaraan berat).Relokasi segmen jalan pada segmen tertentu sajaPelebaran jalanPelebaran pada tikungan sajaJalan baru di dalam kota dibuat di permukaan tanah dengan membebaskan tanah dan bangunanJalan baru di dalam kota dengan dibuat diatas permukaan tanah, merupakan jembatan layang, jalan layang atau fy overJalan simpang susun, di titik-titik persimpangan jalan di dalam maupun di luar kotaPerlintasan jalan dengan jalan kereta apiDll.
 
ISTILAH DAN PRINSIP MENDISAIN GEOMETRIK JALAN
TRASE JALAN
, merupakan tarikan garis menerus jalur jalan, dengan trase jalansuatu titik lokasi dihubungkan dengan titik lokasi lainnya, sehingga terpetakangaris jalur diatas denah. Penarikan garis trase jalan dari sau titik ke titik lainnyamerupakan keputusan disain yang memperhitungkan kriteria disain,antara lain:
landai memanjang, atau naik-turun jalan sedemikian rupa sehingga masihmemungkinkan atau mampu dilewati kendaraan terberat yang direncanakan lewat,dalam hal ini adalah truk terisi muatan (dengan batas jenis tertentu yang direncanakanpada jalur itu). jika memungkinkan (sebagai prioritas awal) diusahakan lurus, karena jika dua titik akandihubungkan, maka lintasan terpendek adalah garis lurus yang menghubungkannyasecara langsung. Jika lintasan pendek biaya pembuatan jalan lebih murah. Setelah jalandigunakan waktu tempuh akan singkat.biaya sosial murahpembebasan lahan mudah dan murahpelaksanaan konstruksi mudah dan murah
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more