Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
22Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
FIQH AQALLIYAT

FIQH AQALLIYAT

Ratings:

4.75

(4)
|Views: 4,910|Likes:
Published by ai_mawardi

More info:

Published by: ai_mawardi on May 06, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/26/2013

pdf

text

original

 
FIQH AQALLIYA
<
:PERGESERAN MAKNA FIQH DAN
US 
{
<
 L FIQH 
Ahmad Imam Mawardi
Prolog
Tidak ada yang memungkiri eksistensi hukum Islam dengan karakter universalitas keberlakuannya (
'alamiyyat al-isla
>
m
).
1
Hal ini didukung oleh nashal-Qur'an: "tidaklah Kami utus engkau (Muhammad) kecuali sebagai rahmat bagisekalian Alam." Universalitas keberlakuan hukum Islam ini meniscayakantunduknya semua pemeluk Islam pada ajaran-ajaran Islam, dimanapun dankapanpun mereka itu berada.Sifat fleksibelitas dan elastisitas hukum Islam mendukung karakter universalitas tersebut.
2
Munculnya imam madhhab fiqh berbagai tempat yang berbeda dan perkembangannya di beberapa bagian dunia Islam adalah buktiabilitas fiqh memberikan jawaban atas persoalan-persaolan fiqh yang dihadapiumat Islam dalam masyarakat. Negara-negara Islam dan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam relatif tidak menemukan kendala dalamhubungannya dengan aplikasi fiqh dalam kehidupan keseharian dikarenakan tigafaktor:
 pertama
, di negara tersebutlah fiqh muncul dan berkembang, sehingga bisadiasumsikan bahwa jawaban-jawaban fiqh yang berkembang memang merupakanrespon atas kondisi yang riil yang dihadapi;
kedua
, umat muslim di negaratersebut memiliki
world view
yang relatif sama terhadap syari'ah sehingga konflik 
 socio-ethic
cenderung minimal;
ketiga
, kemungkinan adanya
vertical clash
antara pemerintah dengan umat muslim dan
horizontal clash
antara umat muslim denganmayarakat non muslim sangatlah kecil.Kenyataan seperti di atas akan menjadi berbeda apabila hukum Islamdiletakkan pada posisi dimana umat muslim menjadi masyarakat minoritas di
1
Yusuf Qardhawi,
Mala
>
mih Al-Mujtama' Al-Muslim Alladzi
>
Nansyuduhu
(Kairo:Maktabah Wahbah, 1993), 51
.
2
Beberapa bahasan tentang flekibelitas dan elastisitas hukum Islam bisa dipahami dariYusuf al-Qardlawi,
 Fi
>
Fiqh Awla
>
wiyya
>
t Dira
>
 sah Jadi
>
dah fi
>
Dlaw' al-Qur'a
>
n wa al-Sunnah
(Kairo: Maktabah Wahbah, 1995), 28-30; Jala
>
l al-Di
>
n al-Suyu
>
t
}
y,
 Al-Ashba
>
h wa al-Naz 
}
a'ir 
(Beirut: Da
>
r al-Kutub al-Ilmiyah, 1979).
1
 
negara sekular yang mayoritas penduduknya adalah non muslim, seperti diAmerika Serikat dan di Eropah. Sistem pemerintahannya jelas sekular, yaknimendudukkan agama sebagai urusan privat dan memiliki sistem pemerintahanyang sangat berbeda dengan prinsip-prinsip negara Islam sebagaimana yangdinyatakan dalam fiqh siyasah. Betapapun setiap penduduk, termasuk umatmuslim, diberi kebebasan dan hak menjalankan ajaran dan kepercayaan agamanyamasing-masing, namun budaya-budaya keseharian akan sangat berbeda dengannegara-negara Islam atau yang penduduknya mayoritas beragama Islam. Adahambatan-hambatan psikologis, sosial, politik dan hukum yang tidak memungkinkan umat Islam menjalankan ajaran agama persis sama format dan bentuknya dengan apa yang dijalankan di negara-negara Islam atau yangmasyarakatnya mayoritas muslim. Dalam bahasa Abdullah Saeed, ada permasalahan "
adjusting traditional Islamic norms to Western contexts
" yangdialami oleh kebanyakan minoritas muslim di negeri Barat.
3
Ada kesulitan-kesulitan mendasar yang dihadapi oleh minoritas muslimketika harus menerapkan tafsir-tafsir agama sebagaimana yang dipahami dimayoritas negara muslim. Berbedanya kondisi semacam ini dan tetapnyakewajiban sebagai muslim untuk menjadi
devotee
atas ajaran agamanyamemunculkan
 fiqh al-aqalliyya
>
(fiqh minoritas), yaitu sekumpulan ajaran Islamyang diangap mampu mengakomodasi persoalan-persoalan kontemporer yangdihadapi oleh masyarakat minoritas muslim sehingga mereka tetap bisamenjalankan ajaran-ajaran agama yang tetap berada dalam ikatan prinsipil agama,walaupun dalam format yang berbeda dengan format hukum Islam padaumumnya.Bagaimanakah format
 fiqh al-aqalliyya
>
ini? Apa prinsip-prinsipdasarnya dan landasan metodologisnya sehingga memiliki bentuk yang berbedadengan fiqh pada umumnya? Dan bagaimanakah hubungan antara
 fiqh al-aqalliyya
>
ini dengan
maqa
>
 s
}
id al-shari
>
'ah
merupakan fokus kajianmakalah ini.
3
Lihat Abdullah Saeed,
Muslims Australians, Their Beliefs, Practices ad Institutions
(Canberra: Commonwealth of Australia, 2004), 11.
2
 
Kajian tentang
 fiqh al-aqalliyya
>
ini dirasa sangat penting mengingat jumlah minoritas muslim saat ini sudah mencapai 1/3 (sepertiga) dari total jumlahumat Islam.
4
Perkembangan dan penyebaran umat Islam sangat diluar dugaan parafuqaha masa lalu. Ketika para fuqaha berbicara tentang pembagian negaramenjadi
dar al-Islam
dan
dar al-harb
umat Islam rata-rata tinggal di wilayahnyamasing-masing dengan posisi sebagai mayoritas. Perbincangan tentang minoritasseringkali merujuk kepada minoritas non-muslim yang disebut sebagai
ahl al-dzimmah
. Saat ini, dunia global membuka peluang besar untuk terjadinya perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain, termasuk dari negaraIslam atau mayoritas populasinya beragama Islam ke negara non-Islam denganmayoritas penduduknya non-muslim. Di samping itu, terbuka luasnya arusinformasi dan dakwah Islam, juga menjadi penyebab seseorang di negara sekuler  berkonversi agama menjadi muslim sehingga menambah jumlah minoritasmuslim.M. Ali Kettani secara khusus menulis buku tentang minoritas muslim didunia, mulai dari asal-usul istilah minoritas tersebut, penyebabnya dan juga jumlahnya.
5
Kettani berhasil dengan baik memotret minoritas muslim di Eropah,Uni Soviet, Cina, India, Afrika, Amerika, Pasifik dan Asia bagian lainnya.Baginya, minoritas muslim didefinisikan sebagai "bagian penduduk yang berbedakarena anggota-anggotanya beragama Islam dan seringkali diperlakukan berbeda"karena eksistensinya sebagai bagian yang sedikit diantara kebanyakan penduduk.
6
Eksistensinya dalam konteks geologi modern adalah sebuah keniscayaan. Datayang dikutip Kettani pada tahu 1982 menunjukkan bahwa jumlah minoritasmuslim sangatlah banyak: 228 juta di benua Asia, 116 juta di benua Afrika, 34
4
Lihat Abdullah Saeed,
Muslims Australians, Their Beliefs, Practices ad Institutions
(Canberra:Commonwealth of Australia, 2004), 11. Berdasarkan sensus tahun 2001, dari1300 juta muslim di dunia, lebih 80% adan non-Arab, dan hanya sekitar 2/3 dari totalumat Islam yang tinggal di negara mayoritas muslim.
5
M. Ali Kettani,
Muslim Minorities in the World Today,
terjemah oleh Zarkowi Suyutidengan judul
Minoritas Muslim di Dunia Dewasa Ini
(Jakarta: RajaGrafindo Persada,2005)
6
 
 Ibid,
1-3.
3

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Fuad Zein liked this
Purni Susanto liked this
moctaviany liked this
Uli Milan liked this
Uli Milan liked this
thoatsetiawan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->