pemerintahan negara memberikan perhatian yang lebih kepada pusat dibandingkandengan wilayah-wilayah perbatasan.(Anderson, 1983). Dalam hal ini kepentingandari para aktor-aktor TNI AD, AL dan pegawai pemerintah adalah sebagai memupuk rasa nasionalisme akan NKRI. Tetapi dengan banyaknya kepentingan lainya ini yangmembuat banyaknya negosiasi-negosiasi lainya diantara aktor-kator dalam jaringansosial yang terbentuk oleh hubungan-hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.Hubungan sosial ini dapat dilihat dari interaksi yang dilakukan oleh aktor-aktor yang berada di dalam jaringan kepentingan tersebut. Hal ini menjadi menarik karena jaringan kepentingan oleh aktor-aktor ini berlatar belakangi daerah perbatasan pulaukecil. Jaringan kepentingan terbentuk atas dasar hubungan-hubungan sosial yang bermakna pada tujuan-tujuan tertentu atau khusus yang ingin dicapai oleh para pelaku. Bila tujuan-tujuan tersebut sifatnya spesifik dan konkret seperti memperoleh barang, pelayanan, pekerjaan, dan sejenisnya setelah tujuan-tujuan tersebut tercapai biasanya hubungan-hubungan tersebut tidak berkelanjutan(Agusyanto, 2007: 35).
I. 2 Masalah penelitian
Manusia sebagai makhluk sosial juga membutuhkan interaksi social dengansesamanya. Interaksi yang dilakukan antar manusia membutuhkan wadah yang dapatmemfasilitasinya. Dengan demikian, ruang-ruang atau wadah-wadah yang bisamemfasilitasi interaksi sosial manusia dengan manusia lainnya menjadi penting.Dengan kata lain, kehidupan manusia bergantung kepada ada atau tidaknya interaksisosial yang bisa dilakukannya. Hubungan sosial ini dapat dilihat dari interaksi yangdilakukan oleh aktor-aktor yang berada di dalam jaringan kepentingan tersebut. Halini menjadi menarik karena jaringan kepentingan oleh aktor-aktor ini berlatar belakangi daerah perbatasan pulau miangas ini.Dengan Jaringan Sosial yakni memfokuskan diri pada ikatan-ikatan di antaraindividu dibandingkan hanya
kualitas yang dimiliki oleh individu yang bersangkutanmendorong kita untuk berpikir tentang ketidakleluasaan-ketidakleluasaan perilakuindividual atau kolektif sebab ketidakleluasaan itu inheren dalam cara-cara hubunganyang diorganisasikan. Meskipun hubungan-hubungan sosial yang terwujud belum