Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
100Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perbandingan metode Tradisional dan Object Oriented pada Analisis dan Design Sytem

Perbandingan metode Tradisional dan Object Oriented pada Analisis dan Design Sytem

Ratings:

3.0

(1)
|Views: 3,564 |Likes:
Published by Supriyanto

More info:

Published by: Supriyanto on Mar 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2012

pdf

text

original

 
PERBANDINGAN METODE TERSTRUKTUR (TRADISIONAL) DANMETODE OBJECT-ORIENTED (OO) PADA ANALISIS DAN DESIGNSISTEM
OLEH :
SUPRIYANTO, S.Tp
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komputer, Institut Pertanian Bogor (IPB)Email : supriyanto_ipb@yahoo.comhttp://supriliwa.wordpress.com
ABSTRAK
Metodologi yang umumnya digunakan dalam pembangunan sistem berbasis komputerdalam dunia bisnis dan industri saat ini adalah metode analisis dan design terstruktur(
Structured Analisys and Design
/ SSAD). Metode ini diperkenalkan pada tahun 1970,yang merupakan hasil turunan dari pemrograman terstruktur. Metode pengembangandengan metode terstruktur ini terus diperbaiki sampai akhirnya dapat digunakan dalamdunia nyata. Disamping itu, akhir-akhir ini bahasa pemrograman
object-oriented 
(OO)mulai populer dan banyak digunakan pada organisasi bisnis maupun institusipendidikan. Seiring dengan trend sebuah metodologi dibangun untuk membantuprogrammer dalam mengunakan bahasa pemrograman berorientasi obyek. Metodologiini dikenal dengan object-oriented analysis and design (OOAD). Metode OOADmelakukan pendekatan terhadap masalah dari perspektif obyek, tidak pada perspektif fungsional seperti pada pemrograman tersrtuktur. Akhir-akhir ini penggunakan OOADmeningkat dibandingkan dengan pengunaan metode pengembangan software denganmetode tradisional. Sebagai metode baru dan sophisticated bahasa pemrogramanberorientasi obyek diciptakan, hal tersebut untuk memenuhi peningkatan kebutuhanakan pendekatan berorientasi obyek pada aplikasi bisnis. Tidak ada jaminan bahwamenggunakan metode baru akan lebih sukses dibandingkan dengan metode tradisonal,maka tulisan ini akan mengulas keunggulan dan kekurangan dari kedua metode tersebut.Kata Kunsi: Analisis dan Desain sistem, Object-Oriented Analysis and Design (OOAD),Waterfall Model, Systems Development Life Cycle (SDLC), Object-Oriented LifeCycle, Class Diagrams, Data Flow Diagrams. 
 
2
 
1.
 
PENDAHULUAN
Berbagai tulisan pada buku teks danartikel terkait dengan Analisis danDesign Sistem, penulis banyak yangmembahas tentang penggunaan
Object Oriented Analysis and Design
(OOAD) dibandingkan denganmetode
structured systems analysisand design.
Berikut adalah penulis-penulis yang mengulas tentangpenggunaan Analisis dan designsistem dengan metode
Object-Oriented 
: Rumbaugh, Blaha,Premerlani, Eddy and Lorensen, 1991;Embley, Kurtz and Woodfield, 1992;Gibson and Hughes, 1994, Norman,1996; Dewitz, 1996; Bahrami, 1999;Dennis, Wixom and Tegarden, 2002;Brown, 2002; Satzinger, Jackson andBurd, 2005; Booch, 2007; Hoffer,George and Valacich, 2008.Metodologi OOAD telah banyak digunakan dalam memcahkanpermasalahan pengembangan sisteminformasi, akan tetapi pada beberapakasus metode OO tidak sesuaidigunakan dan akan lebih baik jikamenggunakan metode tradisionaldalam analisis dan design sisteminformasi. Tulisan ini bermaksuduntuk memberikan gambaran tentangkedua metode tersebut, untuk membandingkan kelebihan dankekurangan dari masing-masingmetode. Tulisan ini akan memberikanrekomendasi penggunaan metodeyang cocok untuk memecahkanberbagai permasalahan analisis dandesign sistem informasi.
2.
 
LATAR BELAKANG
Metodologi adalah prosedur dalampemecahan masalah dari sistem yangada untuk membangun sebuah sistemyang baru. Terdapat banyak metodologi yang dapat digunakandalam design dan pengembangansistem informasi seperti :
Systems Development Life
Cycle (SDLC),
 Rapid Application Development 
 (RAD),
Object-Oriented Analysis and  Design
,
Prototyping and many others
 (Dennis, Wixom, Teagarden, 2002).Metode SDLC dikenal dengan istilah
Structured Systems Analysis & Design
 (SAD) atau metode terstruktur dalamanalisis dan design sistem. Metodeterstruktur memungkinkan seoranganalis untuk menyederhanakanmasalah menjadi lebih kecil,pendefinisian secara jelas danmemange berbagai hal yang mungkin.Metode SDLC terstruktur adalahmetode pengembangan sistem denganmembuat tahapan-tahapan, dimanasetelah selesai satu tahapan barumasuk ke tahapan selanjutnya. Metodeini juga sering dikenal dengan metodewaterfall dikarenakan prosespembangunan sistem dilakukan secarabertahap dan tidak diperkenankanuntuk kembali ke tahapan yang sudahdilakukan. Pada metode ini tahapananalisis, desin dan implementasidilaksanakan secara sequensial.Bahasa pemrograman object-orienteddiperkanalkan pada tahun 1960 and1970 dengan Simula dan Smalltalk.Beberapa tahun kemudiandiperkenalkan metodologi
Object-Oriented Analysis and Design
(OOAD) (Larman, 2004). Tahun 1982pertama kali metode OOADdiperkenalkan sebagai metodeindependen (G. Booch, 1982) danterakhir pada akhir 1982OOADdiperkenalkan oleh S. Shlaer dan S.Mellor (1988) dan S. Bilin (1988).Metodologi OOAD menggunakanpersepektif 
object-oriented 
 dibandingkan dengan perspektif fungsional seperti pada metodologiSSAD. Obyek adalah orang, tempatatau
thing
yang digambarkan daridomain permasalahan yang terdiri dari
 
3
 
tiga aspek yaitu : apa yang diketahui(identitas dan atributnya), siapa yangmengetahui (relationship denganobyek lainnya), dan apa yangdilakukan (
method 
yang yang bertugasmelakukan aktivitas terhadap data)(Norman, 1998).Analisis berorientasi obyek adalahproses membangun sebuah model
object-oriented 
dari permasalhandimana inisial obyek direpresentasikan sebagai entitas danmenghubungkan methord terhadappermasalhan yan akan diselesaikan.OO Design adalah proses membangunsebuah model
object-oriented 
darisistem dalam rangka memenuhispesifikasi. Jadi pada metodologi inikita berfikir tentang sesuatu (obyek)dibandingkan fungsi.
3.
 
TUJUAN
Penulisan ini bertujuan untuk membandingkan metode tradisional danpendekatan berorientasi obyek dalamAnalisis dan Design System.
4.
 
ANALISIS DAN DESIGN SISTEMDENGAN METODETERSTRUKTUR(TRADISIONAL)
System development life
cycle (SDLC)atau metodologi
structured systemsanalysis & design
(SSAD), yang diIndonesia dikenal sebagai analisis dandesign sistem dengan metodologiterstuktur. SDLC adalah sebuah
 framework 
dari aktivitas dan tugasyang dibutuhkan dalam pembuatansistem informasi. Metodologi ini,sebelumnya lebih dikenal denganistilah model waterfall dimana setiapfase dilaksanakan dengan aliranmenurun menuju fase selanjutnya (Wudan Wu, 1994).Konsekunsinya adalah metode iniadalah strategi yang terdiri dariberbagai macam teknik, tool,dokuemtasi, dan tugas yang perludiintegrasikan dalam pembangunansistem. SSAD adalah konsep dasardalam membuat dan kemudianmemecah komponen-komponenpenting selama prose investigasi(Senn, 1989). Teknik dasar metodeSSAD dapat dirangkum sebagaiberikut :a.
 
Prinsip pertama dari SSAD adalahdekomposisi fungsional denganpendekatan top down.b.
 
Selanjutnya scope dari sistemdidefinisikan kedalam model fisik dari sistem yang dianalisis. Analisfocus pada dua tujuan yaitu apayang harus dilakukan oleh sistemyang akan dibangun dan bagaimanasistem akan bekerja (Davis, 1983).c.
 
Metodologi ini membutuhkanketerlibatan pengguna dalampembangunan sistem dari awalsampai akhir. Seorang analis perlubertemu dengan pengguna secararegular untuk memecahkanpermasalhan dan menyesuaikandengan kebutuhan pengguna. Halini mendorong seorang analis untuk memiliki kemampuanberkomunikasi yang baik (Bowman, 2004).d.
 
Dua konsen utama dalampengembangan sebuah sisteminformasi adalah proses dan datayang dimodelkan secara terpisahdari metodologi ini. Prosesdimodelkan dengan mengunakan
 Data Flow Diagram
(DFD) yangmengilustrasikan aliran data antaraproses dan
data store
(mediapenyimpan data) dan bagaimanaproses alirannya dair sumber datake tujuan. Model data didefinisikandengan mengunakan
entity-relationship
 
diagram
(ERD) yangmendeskripsikan data (entitas) dan

Activity (100)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Kecitaan Harefa added this note
Terima kasih modulnya.... sangat membantu dalam menyusun Laporan Kerja Praktek saya.... sebelumnya saya begitu bingung untuk membedakannya.... tetapi dengan modul ini saya bisa mengerti.... boleh saya bertanya? Untuk Rapid Application Development (RAD) termasuk SSAD juga? Terimama Kasih.
Irwan Syahputra liked this
Elni BanjarNahor liked this
Hendrik Korwa liked this
Rendra Kurniawan liked this
Arwanto Cahya liked this
Chan Chan Ndrue liked this
wuse liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->