Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
86Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Per Banding An Penerapan Pembelajaran Konvensional Dan Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Dalam Penc

Per Banding An Penerapan Pembelajaran Konvensional Dan Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Dalam Penc

Ratings: (0)|Views: 3,037 |Likes:
Published by nggakpunya3144

More info:

Published by: nggakpunya3144 on Mar 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2013

pdf

text

original

 
PERBANDINGAN PENERAPAN PEMBELAJARANKONVENSIONAL DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE
 STAD
DALAM PENCAPAIAN TUJUAN KOGNITIFPADA SISWA KELAS VII B DAN VII C SMP NEGERI 28SURABAYA TAHUN 2006/2007
PROPOSAL PENELITIAN
Oleh
MOCH. HENDY BAYU PRATAMANIM 061494070
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYAFAKULTAS ILMU PENDIDIKANPROGRAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAJAR 2007
 
 
BAB IPENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kegiatan belajar mengajar di dalam kelas yang dilakukan guru bersamamurid akan menghasilkan sekelompok murid cepat belajar dengan prestasi baik,sekelompok murid sedang dengan prestasi sedang, dan sekelompok murid rendahdengan prestasi rendah pula. Biasanya, keadaan seperti ini membuat kelompok murid rendah akan memunculkan reaksi-reaksi tertentu yang menimbulkanmasalah belajar, seperti membuat ramai. Kelompok ini melakukan hal tersebutkarena mereka mempunyai kesulitan belajar.Kesulitan belajar ditandai dengan adanya hambatan-hambatan dalam proses belajar. Individu yang mengalami kesulitan belajar akan terhambatandalam proses belajarnya, terutama dalam mencapai tujuan. Kesulitan belajasebagai masalah sebenarnya terletak dalam hambatan ini, yaitu akibat yangmungkin timbul, baik terhadap dirinya maupun lingkungannya jika hambatan-hambatan ini tidak dapat diatasi. Oleh karena itu adanya kesulitan belajar menuntut adanya usaha-usaha untuk memecahkannya.Jenis masalah belajar ada bermacam-macam. Haditono (dalam Iskandar dkk, 1995:276) mengelompokkan menjadi empat kategori, yakni dari kategori biologi, psikologis, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dari keempat kategoritersebut, salah satu masalah belajar yang paling nyata adalah cara mengajar yangkurang tepat. Jika seorang guru mengajar siswanya dengan cara yang salah,seperti memakai metode ceramah saja, maka yang terjadi adalah siswa menjadimerasa bosan dan menjadi kurang termotivasi untuk mengikuti pelajaran. Jika halini terjadi, maka tujuan pembelajaran tidak akan tercapai dengan maksimal. Makadari itu, untuk menanggulangi hal tersebut, ada baiknya jika pada salah satukegiatan belajar mengajar memakai metode pembelajaran kooperatif.Pembelajaran kooperatif adalah mengupayakan peserta didik untumampu mengajarkan kepada peserta lain. Pembelajaran kooperatif tipe
STAD
 
adalah model pembelajaran yang paling sederhana. Guru yang menggunakanSTAD, juga mengacu kepada belajar kelompok siswa, menyajikan informasiakademik baru kepada siswa setiap minggu menggunakan presentasi verbal atauteks (Ibrahim dkk, 2000:20).Karena objek penelitian ini adalah sekelompok siswa dan sengajadilakukan oleh guru untuk menyempurnakan atau meningkatkan proses dan praksis pembelajaran, maka penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.Menurut Arikunto (2006:91), penelitian tindakan kelas adalah suatu pencermatanterhadap kegiatan yang sengaja dimunculkan, dan terjadi dalam sebuah kelas.Adapun menurut Suyanto (1997), penelitian tindakan kelas adalah suatu bentuk  peneltian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentuagar dapat memperbaiki atau meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelassecara profesional. Tujuan utama penelitian tindakan kelas adalah untumengembangkan ketrampilan guru yang bertolak dari kebutuhan untumenanggulangi berbagai permasalahan pembelajaran aktual yang dhadap dikelasnya. Selain itu, tujuan penelitian tindakan kelas adalah untuk meningkatkandan atau memperbaiki praktik pembelajaran yang seharusnya dilakukan oleh guru(Sadikin dan Suranto, 2002).Karena penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, maka harus adayang menjadi bahan penelitian. Adapun bahan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah karya fiksi yang berbentuk cerpen. Alasan dipergunakankarya fiksi atau cerpen sebagai bahan penelitian tersebut, karena bermanfaat untuk memberikan hiburan, sekaligus secara tidak langsung pembaca dapat belajar  berbagai permasalahan kehidupan yang secara sengaja ditawarkan oleh pengarangMelihat besarnya manfaat fiksi sebagai karya sastra dalam mendukung pengalaman dalam menjalani kehidupan, maka sudah selayaknya keberadaansastra mendapat perhatian dalam dunia pendidikan. Untuk membangkitkansemangat siswa dalam menggemari sastra dapatlah ditempuh dengan caramenghadirkan karya sastra dalam pengajaran bahasa dan sastra Indonesia.Dalam dunia pendidikan, kegiatan memahami sastra dituangkan dalamkurikulum sebagaimana yang dapat dilihat pada tujuan umum pengajaran bahasa

Activity (86)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
adambitor1713 liked this
Pangeran Prayogi added this note
freee
Rizal Enjoy Aja liked this
We-You A. Latif liked this
Hilal Wistau liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->