Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
40Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Khutbah Jum'at: Bertakwa Ketika Sakit

Khutbah Jum'at: Bertakwa Ketika Sakit

Ratings: (0)|Views: 827 |Likes:
Khutbah Jum'at: Bertakwa Ketika Sakit
Khutbah Jum'at: Bertakwa Ketika Sakit

More info:

Published by: Indra Sutriadi Pipii on Mar 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2012

pdf

text

original

 
Bertakwa Ketika Sakit
*
تِائ َي ّسو،ان  ِف ُْأَ رِو ش ْملِاب ذع  و،ه ف غ ْ  ْ و، ن يع   ْ و،هد  ح ْ لِ د  ْح  إ ،ل َإ  َإ َ أَ د  شْأَ و، َ ِا ََ   ض ْ  ْمو، َ  ض م ََ ل هد  ْ  ْم،ان ِا ْأَ  سروهد  ْد ً ح مأَ د  شْأَ و، َ ك ْ شَ هد ْو (   ْم ْ ْأَ وإ    َ و ِاق َ  لق ُ ن مآ    ا أَ ا) :ىاع  اَ وا جوْزا ن ْم  َخوةٍد و ف  م ْ ُق َ َخ    ُبرق ُ  ن  ا أَ ا) :اض ًْأَ اَ و  ْ ُي ْ َاَ ل إ ارْ َ و ب ُء    لق ُ وءا  و ًث َ اجرا  ن ْم ب (ا ير و ْ ُا ْأَ  ْ ُَ  ْ ص ْ د د س ْَ ُ ولق ُ ن مآ    ا أَ ا ) : َ  َج ج ََ و (ا يظ زً ْَ زاَ د ْق ََ  َ ْسرول  ط   ْمو ْ ُبذُ  ْ ُَ  ْف غ ْ و،  سو ي ْ َلى د ٍ ح مد ْد ْ   ي ْخو،لِ  ََ  َ َ   ْأَ  َ :د ع ْب امأَ رِان  ى  ٍَ َ ُ و، ٌَ َ ٍد ْب  ُ و، ٌد ْب  ٍَد ح ْم ُ و،ا اَد ح ْمر ْم  ش
 Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at Rahimakumullah,
Marilah dalam kesempatan ini kita kembali memperbaharui ketakwaan kita kepada Allah
 
dengan sebenar-benar takwa. Takwa dalam seluruh keadaan, susah atau senang, miskin harta atauberlimpah kekayaan, sempit waktu atau banyak kesempatan, sakit maupun sehat. SebagaimanaAllah
akan menguji manusia dengan dua hal yang selalu bertentangan, sesuatu yangmenyenangkan dan sesuatu yang menyedihkan. Firman Allah
,
بِمْ كُول ُ ْنََ۞ َوعُجَرْ تُاَي ْَإِَۖة ًَ ْفِْِخَْٱ َشّَّِ
 Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kalian dikembalikan.
” (QS. al-Anbiya`: 35)Ayat di atas menyebutkan bahwa Allah
menguji manusia, kadang dengan musibah dan kadangdengan nikmat, supaya terbukti siapa yang bersyukur, siapa pula yang kufur, siapa yang bersabardan siapa yang berputus asa. Termasuk yang dimaksudkan dalam ayat tersebut adalah ujianketika sehat maupun sakit.
 Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Dalam hal kemaslahatan keduniaan, kesehatan adalah nikmat yang paling besar sebagaimanaIslam sebagai nikmat yang paling agung bagi akhirat. Sayangnya nikmat kesehatan tidak banyak disadari oleh kebanyakan orang. Justru kesadaran tingginya nilai nikmat sehat baru terasa di saatnikmat tersebut lenyap. Kebanyakan manusia seperti itu telah digambarkan oleh Nabi
,
 ف َو ُح ص ّِان   ْم ث َ ا  ِي  غ ْمِا  ع ْ
 Dua nikmat yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia, yakni sehat dan waktu luang.
 
(HR. Bukhari)Nikmat sehat sebagai ujian harus disyukuri dengan cara mengakui dan mengingat bahwakesehatan yang dirasakannya adalah semata-mata karena karunia Allah
dan tidamenganggapnya sebagai pemberian yang remeh. Selain itu kita harus menggunakannya sesuaikehendak Allah
, memanfaatkan badan yang sehat untuk ketaatan dan hal-hal yang bermanfaat.Maka barangsiapa yang bermaksiat dengan anggota badannya maka dia telah mengkufuri nikmatAllah
.
 Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Di sisi lain, badan yang terkena penyakit merupakan ujian dari Allah
, walaupun tidak disukaidan tidak diinginkan oleh kebanyakan manusia. Semua orang pasti akan mengalaminya walauhanya sekali dalam hidup. Manusia terbagi menjadi empat golongan dalam menghadapi sakit.
 Pertama
, golongan yang marah dan jengkel. Mereka berburuk sangka kepada Allah
, merasadizhalimi oleh Allah
dan semisalnya. Mereka mengungkapkan dalam bentuk lisan sepertikeluhan yang berputus asa dan celaan terhadap takdir. Yang lainnya mewujudkan kejengkelandalam bentuk perbuatan seperti sengaja bermaksiat, meninggalkan perintah padahal mampumenjalankan dan tingkah laku lain yang tidak pantas dilakukan. Mereka adalah orang yang gagaldalam menjalani ujian dan mendapatkan dua musibah sekaligus, yaitu sakit sebagai musibahdunia dan tidak mendapatkan pahala bahkan mendapatkan dosa sebagai musibah akhirat.
 Kedua
, golongan yang bersabar terhadap penyakit yang dideritanya. Ia tidak menyukai sakit, tapiia menahan diri dari segala sesuatu yang diharamkan, demi mendapatkan pahala dari Allah
.Tidak mengucapkan kata-kata yang dimurkai Allah
, tidak berbuat tindakan yang dibenci Allah
, termasuk hatinya tidak menaruh kebencian atau kejengkelan terhadap Allah
sekalipun.
 Ketiga
, golongan yang ridha dalam menghadapi sakit. Tingkatan ini masih dalam bingkaikesabaran namun lebih tinggi dari sekedar bersabar untuk tidak berburuk sangka kepada Allah
.Merasa ridha kepada ketetapan Allah
atas dirinya dan paham bahwa ujian adalah tanda cintaAllah
atas hamba-Nya, selagi hamba itu ridha atas ujian yang menimpanya. Nabi
bersabda,
    ََ  َ س ْموا ّ   ََ  ر ْ َ  ْا َ ب امً ْَ  أَ ذَإ ل إو
 Dan sesungguhnya Allah apabila mencintai suatu kamu, Dia akan mengujinya dengan musibah,maka barangsiapa yang ridha, maka Allah ridha kepadanya, dan barangsiapa yang marah,maka Allah pun marah kepadanya.
” (HR. Tirmidzi)
Tingkatan terakhir 
, adalah golongan yang menghadapi sakit dengan syukur. Mereka bukan sajasabar dan ridha, bahkan bersyukur karena diberikan sakit. Golongan ini memahami bahwa sakitadalah wahana penghapus dosa dan meninggikan derajat di sisi-Nya. Mereka yakin atas sabdaRasulullah
,
 ٌئ يط خا ب  ن ْ ْي ح مو ٌجرا ب  َ  ْ  ُ اإ ا َ ْَ ا َ  َ ْشا     ْم ْمام
Tiada seorang muslim yang tertusuk duri atau musibah yang lebih berat dari itu, melainkandicatat baginya satu derajat, dan dihapus dengannya satu kesalahan.
” (HR. Muslim)
 Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Dalam menghadapi sakit, Islam tidak melarang untuk berobat. Namun perlu diperhatikan bahwapengobatan yang dapat diterima dalam Islam harus memenuhi dua kriteria.
 Pertama
, memilikikhasiat yang benar, logis, bahannya halal dan proses pembuatannya diperbolehkan oleh syari'at.
 Kedua
, jika pengobatan tersebut tidak dengan obat, hendaknya harus memiliki contoh dariRasulullah
, misalnya bekam dan ruqyah syar'i.
 
Memenuhi kedua kriteria ini merupakan salah satu bentuk ketakwaan kita kepada Allah
ketikadalam keadaan sakit dan termasuk bentuk tidak bermaksiat saat sakit, tawakkal dan berpasrah dirikepada Allah
. Sebagaimana telah diisyaratkan oleh Rasulullah
dalam sebuah hadits,
 ح ب وْود  َ ءوء  ُ  َع جوءود وءد َ ْأَ    إ
Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit dan obat serta menjadikan untuk setiap penyakit adaobatnya. Maka berobatlah tapi janganlah berobat dengan yang haram.
” (HR. Abu Dawud)Mengenai pengobatan yang dilarang oleh syari'at karena tidak logis dan tidak memiliki contohdari Rasulullah
, misalnya pengobatan yang mengandung unsur mistis atau syirik. Di antaranyamemindahkan penyakit ke hewan atau telur, pengobatan jarak jauh lewat foto, dan pengobatanala dukun. Manfaat yang dirasakan sebenarnya semu dan tidak nyata serta kebanyakanmemanfaatkan jasa jin atau syaitan. Nabi
bersabda,
 ْش ََ  ّو ِا  وىَ  إ
Sungguh jampi-jampi, jimat dan tiwalah (guna-guna, susuk atau pelet) adalah syirik.
” (HR.Ahmad, Abu Dawud, Baihaqi dan Hakim).
 Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Selain penyakit yang menimpa jasad, perlulah pula kita mewaspadai penyakit lain yang jauh lebihberbahaya dari penyakit fisik yang paling mematikan sekalipun. Dia adalah penyakit hati karenamenggerogoti hati, tempat dimana iman berada. Ingatlah, ketika Allah
menyebutkan penyakityang menimpa jasad atau penyakit fisik, Allah
tidak serta merta menyebutkan celaan kepadaorang yang ditimpa penyakit fisik. Bahkan di antaranya Allah
menyebutkannya denganrukhsah atau keringanan dan ujian kesabaran. Namun ketika menyebutkan penyakit hati, Allah
 
menggandengkannya dengan celaan. Sebagaimana firman Allah
,
هُُدَزَفَضٌرََّَمْِِول ُ قُِ۞ َو ْبُذ ِ   ْَ۟ونُاكَا َبِٌِأَٌذ ََ ُْََۖاًرَََّُٱ
 Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
” (QS. al-Baqarah: 10)Terdapat empat kondisi manusia berkenaan dengan penyakit hati dan jasad.
 Pertama
, golonganyang memiliki raga yang sehat dan hati yang sehat. Kita semua berharap bisa termasuk dalamgolongan ini.
 Kedua
, golongan yang memiliki raga yang sakit namun hatinya tetap sehat. Kondisi inimerupakan kondisi yang tidak kalah baik dengan kondisi pertama, bahkan bisa jadi lebih mulia.Karena bila ketika sakit raganya, namun tetap dapat menjaga kesehatan hatinya. Selain itu dengan jasad yang sakit membuat jiwa tetap sabar, bertawakal, ridha dan syukur kepada Allah
.
 Ketiga
, golongan yang raganya sehat tapi sakit jiwanya. Ini adalah kondisi rata-rata manusia.
 Dan terakhir 
adalah golongan yang sakit raganya dan jiwanya. Ini merupakan kondisi terburuk untuk orang yang sakit.
  وتِا  م ي ْ ا ب  ْ ُإ و ْن ع ف َ و، ي ْظ ع  أَ ْق ُ   ْ ُَ و ْ ل راب هو ف غ ْ ساَ تِا   ْ  و    ْ   ِا  و ْ ُَ و ل  ف غ ْ سْأَ  َ ْَ ُ ْُأَ ، ي ْ ح   ي ْ  رف ُغ    إ

Activity (40)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Adim Kdi liked this
Bilqis Rochmi liked this
Sapto Hudaya liked this
Edy Doza liked this
hakuro liked this
Kamil Amrulloh liked this
aradina12 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->