Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
124Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Modul 3 Konsep Penentuan Prioritas

Modul 3 Konsep Penentuan Prioritas

Ratings:

4.8

(10)
|Views: 7,716 |Likes:
Published by Scuba Diver
Management - Priority Concept
Management - Priority Concept

More info:

Published by: Scuba Diver on May 08, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2013

pdf

text

original

 
 
36
Modul 3
K
ONSEP
P
ENENTUAN
P
RIORITAS
 
“Priority is a function of context” “The key is not to prioritize what's on your schedule, but to schedule your priorities” 
-Stephen R. Covey-Konsep Dasar Penentuan Prioritas (
Priority Setting 
)
Ilmu ekonomi merupakan ilmu yang digunakan untuk memilih. Hal ini berdasarkan asumsibahwa terdapat keterbatasan sumber daya. Oleh karena itu, ilmu ini sangat diperlukan untukindividu maupun organisasi dalam menentukan tujuan. Dengan menggunakan ilmu ekonomi,individu atau organisasi dapat menentukan prioritas dari beberapa tujuan yang dimiliki.Setiap organisasi umumnya memiliki pernyataan yang jelas mengenai prioritas program yangdiacu secara resmi dan diperbarui setiap jangka waktu tertentu. Prioritas tersebut menjadidasar pengambilan keputusan yang juga dipengaruhi oleh ketersediaan sumber daya. Akantetapi, dalam kenyataannya banyak organisasi yang baru menyadari bahwa mereka tidakmemiliki prioritas yang jelas hingga organisasi tersebut mengalami masalah dan krisis.Penentuan prioritas merupakan proses mengidentifikasi aktivitas yang paling penting dalamsebuah organisasi. Penentuan prioritas (
priority setting 
) dikembangkan sebagai dasarpembuatan keputusan. Penentuan prioritas perlu dikembangkan dengan memahami sumber-sumber daya yang bermanfaat untuk mencapai hasil (
outcomes 
) dan pengaruh (
impact 
) yangdiharapkan. Ketersediaan sumber daya dapat menjadi faktor utama dalam penentuanprioritas.Prioritas disusun berdasarkan tingkat kebutuhan dan disesuaikan dengan visi, misi, dantujuan yang ingin dicapai. Pada umumnya, penyusunan prioritas akan memperhatikanmasalah-masalah dasar yang dihadapi maupun faktor-faktor yang menghambat tercapainyasuatu tujuan. Oleh karena itu, pemahaman terhadap akar permasalahan yang dihadapimenjadi modal utama bagi pengambil keputusan, khususnya yang terkait dengan masalahfundamental.Selain itu, penyusunan prioritas suatu program perlu dibuat dengan bekal pemahamanmengenai sumber daya yang dapat digunakan untuk mencapai hasil dan dampak yangdiinginkan. Sumber daya dapat diperoleh dari daerah, pelosok negara, nasional, atau bahkaninternasional. Ketersediaan atau keterbatasan sumber daya dapat menjadi faktor utamadalam memilih prioritas program yang akan dikembangkan. Tanpa pemahaman mengenaipotensi dan kondisi sumber daya yang dimiliki, prioritas tidak akan dilakukan dengan tepat.Efektifitas penentuan prioritas terkait erat dengan proses pengambilan keputusan. Dalam halini, pengambilan keputusan harus mempertimbangkan tujuan organisasi, baik jangka pendekmaupun jangka panjang.
 
 
37
Manfaat
Priority Setting 
Penentuan prioritas dipandang penting karena beberapa alasan sebagai berikut.
-
Agar tetap fokus pada hal-hal yang berada pada prioritas utama atau menuntunperencanaan dan proses
update 
program.
-
Untuk mengawasi agar penggunaan sumber daya langka dapat lebih efektif.
-
Untuk membangun komunikasi mengenai proyek/aktivitas antar
stakeholder 
.
-
Untuk menghubungkan antara kebijakan dan tujuan ekonomi sosial pemerintah.
Penyusunan Prioritas
Prioritas berfungsi untuk memudahkan pengambilan keputusan merupakan suatu prosesyang kompleks. Seseorang tidak dapat menggunakan satu pendekatan yang sesuai untuksemua kebutuhan. Oleh karena itu, pihak yang bertanggung jawab dan terlibat dalampenetapan prioritas perlu mengetahui beberapa pendekatan utama dan kendala-kendalayang mungkin muncul dalam penetapan prioritas, sekaligus bagaimana cara untuk mengatasikendala tersebut.Pendekatan yang tepat sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut (Duttweiler, 2004).1. Seberapa eksplisit identifikasi prioritas dalam mempersiapkan rencana kerja (
work plan 
)?2. Sampai seberapa jauh prioritas yang telah disusun merepresentasikan prioritasorganisasi secara menyeluruh?Prioritas organisasi mencakup prioritas proyek dan program? Seringkali penyusunanprioritas hanya memperhatikan program internal dan mengabaikan prirotasantarprogram.3. Seberapa jauh setiap pihak mampu memahami dan menghargai proses yang telahdilakukan untuk menetapkan prioritas?4. Bagaimana kajian dan pembaruan (
up date 
) prioritas?5. Sampai seberapa jauh penerapan pendekatan rasional dalam penyusunan prioritas?6. Apakah terdapat fokus pada kebutuhan masyarakat yang utama sebagai penentu kuncidalam penyusunan prioritas?Dalam menentukan prioritas, terdapat beberapa pertanyaan petunjuk (
guidance question 
)yang dapat digunakan, yaitu:1. Apa prioritas utama berdasarkan pemikiran dan kebutuhan yang diidentifikasi selamaanalisis situasi?2. Apa yang kita ketahui mengenai prioritas-prioritas tersebut?
3.
 
Apakah sumber daya tersedia dan dapat diakses untuk menjalankan prioritas tersebut?
 4.
 
Apakah ada orang, kelompok, atau organisasi lain yang lebih mampu melaksanakanprirotas tersebut?
 5.
 
Siapa yang sudah atau sedang terlibat dalam pekerjaan berkaitan dengan prioritastersebut?
 6.
 
Siapa
partner 
yang potensial?
 
 
 
38
Proses Penyusunan Prioritas yang Efektif
Karakter organisasi (struktur, budaya, dan sejarah) sangat berpengaruh terhadappenyusunan prioritas. Selain itu, proses dokumentasi prioritas program dan kondisi pada saatpenyusunan prioritas juga akan mempengaruhi penyusunan prioritas yang efektif. Adapunbeberapa ciri proses penyusunan prioritas yang efektif adalah:1. Mulai dari program yang dibutuhkan, bukan dari berapa jumlah dana yang dimiliki. Jadipertanyaan yang harus dijawab adalah “apa yang perlu kita lakukan” bukan “kegiatanapa yang dapat kita biayai”2. Mengkomunikasikan perlunya penetapan prioritas dan berfokus pada masa depanorganisasi3. Klarifikasi peranan (
role 
) dan aturan (
rule 
)4. Mulai dari apa yang telah ada dan sumber daya yang telah dimiliki5. Mendorong kreatifitas6. Mencari tahu apa yang sedang terjadi dan berkembang di masyarakat7. Melibatkan sumber daya manusia dari luar/eksternal8. Mengidentifikasi persetujuan (
agreement 
) dan ketidaksetujuan (
disagreement 
) mengenaiprioritas yang ditetapkan9. Identifikasi program-program yang berkaitan dengan organisasi lain10. Penggunaan kriteria yang kredibel dalam penentuan prioritas akhir11. Memastikan bahwa organisasi secara formal mengadopsi penyataan prioritas yang telahdiputuskan12. Diperlukan kompetensi sumber daya manusia (namun jangan sampai kompetensitersebut yang mengarahkan prioritas)13. Adanya alokasi waktu yang cukup antara penyusunan prioritas dan penetapan prioritastersebut sehingga memungkinkan penyusunan skenario alternatif.Berikut ini adalah beberapa metode praktis yang dapat membantu dalam penyusunanprioritas yang diadaptasi dari Duttweiler (2004).
Matriks Keputusan (
Decision Matrix 
)
Tujuan: Untuk membandingkan beberapa cara alternatif berdasarkan seperangkat standaratau kriteria. Metode ini dapat digunakan untuk melakukan pemilihan di antarabeberapa alternatif yang mungkin memenuhi atau tidak memenuhi standar ataukriteria dasar.Proses: Buatlah tabel dengan jumlah baris sebanyak jumlah alternatif program ditambah 1dan jumlah kolom sebanyak jumlah kriteria penilaian ditambah 1. Selanjutnya jabarkan semua alternatif secara vertikal pada kolom paling kiri mulai dari bariskedua dan kriteria penilaian secara horizontal pada baris pertama. Kemudian beripenilaian terhadap setiap alternatif prioritas berdasarkan kriteria yang telahditetapkan. Kriteria tersebut sebaiknya diberi nilai, misalnya:5: memenuhi kriteria dengan sangat baik4: memenuhi kriteria dengan baik3: memenuhi kriteria2: kurang memenuhi kriteria

Activity (124)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Pirty Sandoro added this note
kok ga bisa d download sih? gmn caranya
faisa03 liked this
Faizah Elam liked this
Heepy Hariyadi liked this
Veri Antixha liked this
Betty Tamanampo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->