Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
23Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
poligami

poligami

Ratings: (0)|Views: 3,128|Likes:
Published by dudijufri

More info:

Published by: dudijufri on Mar 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/16/2013

pdf

text

original

 
PERKAWINAN POLIGAMI MENURUT HUKUM ISLAMDAN KORELASINYA DENGAN SIKAP MASYARAKATDI KABUPATEN BOYOLALI
Skripsi
Disusun dan Diajukan untuk melengkapi Tugas-tugas dan Syarat Guna MencapaiDerajat Sarjana Hukum Dalam Ilmu Hukum Pada Fakultas HukumUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Disusun oleh:RIRIN TRI WULANDARIC 100 040 098FAKULTAS HUKUMUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA2009
 
PERKAWINAN POLIGAMI MENURUT HUKUM ISLAMDAN KORELASINYA DENGAN SIKAP MASYARAKATDI KABUPATEN BOYOLALIA.
 
Latar Belakang Masalah
Dari sudut pandang terminologi, poligami berasal dari bahasa Yunani,dimana kata
 poly
berarti banyak dan
gamien
berarti kawin. Kawin banyak disini berarti seorang pria kawin dengan beberapa wanita atau sebaliknyaseorang wanita kawin dengan lebih dari satu pria atau sama-sama banyak pasangan pria dan wanita yang mengadakan transaksi perkawinan.
1
 Dalam pengertian yang umum terjadi adalah pengertian poligamidimana seorang suami memiliki lebih dari seorang istri. Namun dalampraktiknya, awalnya seorang pria kawin dengan seorang wanita sepertilayaknya perkawinan monogami, kemudian setelah berkeluarga dalambeberapa tahun pria tersebut kawin lagi dengan istri keduanya tanpamenceraikan istri pertamanya.
2
Mesikipun demikian, sang suami mempunyaialasan atau sebab mengapa diambil keputusan untuk kawin lagi.Karena peristiwa seperti tersebut di atas banyak terjadi di masyarakat,maka muncul beberapa pendapat dan pemahaman terhadap perkawinanpoligami, baik itu datang dari kalangan masyarakat awam maupun darikalangan intelektual. Dimana umumnya mereka masih banyak yangmenganggap bahwa perkawinan poligami tidak menunjukkan keadilan dan
1
Bibit Suprapto.
 Liku-Liku Poligami
. Yogyakarta: Al Kautsar, 1990. hal. 11.
2
 
 Ibid 
. hal. 73.
1
 
 2rasa manusiawi. Oleh sebab itu pemerintah mengeluarkan Undang-undang No.1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Undang-undang tersebut mengatur tentangazas yang dianutnya, yaitu azas monogami, bahwa baik untuk pria maupunwanita hanya apabila dikehendaki oleh yang bersangkutan karena hukum danagama yang mengizinkannya, seorang suami dapat beristrikan lebih dariseorang istri, meskipun hal tersebut dikehendaki oleh pihak-pihak yangbersangkutan, hanya dapat dilakukan apabila memenuhi beberapa persyaratantertentu dan diputuskan di pengadilan.
3
 Untuk kelancaran pelaksanaan UU No. 1 Tahun 1974 telahdikeluarkan Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1975 yang mengatur ketentuanpelaksanaan dari Undang-undang tersebut. Dan dalam hal suami yangbermaksud untuk beristri lebih dari seorang, maka ia wajib mengajukanpermohonan tertulis kepada pengadilan agama, kemudian di pengadilan agamaakan memberikan keputusan apakah permohonan tersebut diluluskan atauditolak.Adapun langkah selanjutnya adalah pelaksanaan di kantor PencatatanPerkawinan. Dimana pegawai pencatat perkawinan dilarang untuk melakukanpencatatan perkawinan seorang suami yang akan beristri lebih dari seorang,sebelum ada izin dari pengadilan.
4
 Pengadilan agama dalam tugasnya memberikan putusan tentangpermohonan perkawinan poligami berpedoman pada peraturan yang berlaku,yaitu UU No. 1 Tahun 1974, PP No. 9 Tahun 1975 dan PP No. 10 Tahun 1983
3
H. Masyfuk Zuhdi.
 Masail Fiqhiyah
. Jakarta: Haji Mas Agung. 1993. hal. 10.
4
 
 Ibid 
. hal. 10.

Activity (23)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Shaekir Loi liked this
Leony Nindy liked this
Yuyu Lili liked this
arum_wulandari_2 liked this
arum_wulandari_2 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->