Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
24Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PARADIGMA SAINS

PARADIGMA SAINS

Ratings:

4.8

(5)
|Views: 7,898|Likes:
Published by abdulholik

More info:

Published by: abdulholik on May 08, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/21/2012

pdf

text

original

 
PARADIGMA SAINS-MISTISFRITJOF CAPRA
(SUATU TINJAUAN KRITIS DARI SUDUT PANDANG IMANKRISTEN)
Oleh:
Sutjipto Subeno
Sejak berkembangnya hipotesa Relativitas Einstein,
1
dunia fisika mengalamipergolakan paradigma. Struktur paradigma lama yang didasarkanpada paradigma Cartesiandan Newton mengalami pergeseran. Semua batasan-batasan absoutyang ditegakkan olehCartesius dan Newton di dalam rumus-rumus “ilmu pasti”-nyamulai dipertanyakan, bahkandiruntuhkan oleh pemikiran-pemikiran dan rumus-rumusrelativisme yang merupakan “ilmurelatif”.Bahkan setelah perkembangan fisika nuklir, yang merupakanaplikasi dari hipotesaEinstein, telah berhasil menelurkan beberapa hasil tertentu, makahipotesa Einstein semakinmenekan teori-teori fisika Newton.
2
Beberapa ahli fisika modern, dengan segera dan senanghati menerima paradigma baru ini untuk diperkembangkan lebihlanjut. Beberapa di antara para
 
tokoh tersebut adalah fisikawan modern seperti Stephen Hawkingsdan Fritjof Capra.
3
Di dalammakalah ini secara khusus akan disoroti paradigma yangdipaparkan oleh Capra, dimana iamengkaitkan sains dengan pemikiran Tao dari Lao Tze.
4
PARADIGMA ATAU ASUMSI DASAR CAPRA
Fritjof Capra memulai teorinya dengan sejumlah asumsi dasar,yang menjadi suatuparadigma bagi seluruh pemakaian sainsnya. Sekalipun ia berusahauntuk mencari dukungan
1
Di dalam makalah ini, teori atau rumusan Einstein secara konssten dianggap hanyasebagai hipotesa, karenaparadigma ini belum sepenuhnya dapat dibuktikan keabsahannya. Bahkan, beberapahipotesa dasar relatif dariEinstein, yaitu e = mc
2
(energi dapat dihasilkan melalui pengurangan massa atau sebaliknya = hukum kekekalanenergi) belum dapat dibuktikan di semua bidang secara tuntas.
2
Teori tentang fusi dan juga pembuktian berpengaruhnya kecepatan gerak diperbandingkandengan kecepatansinar matahari / gerak elektromagnetik, telah membuat teori mekanika Newtonmendapatkan goncangan yangcukup keras.
3
Dengan bukunya:
Tao of Physics
dan
The Turning Point 
4
Pembahasan dipusatkan kepada buku pertamanya,
Tao of Physics
, dimana ia lebih banyak mempermasalahkanparadigma yang dipakainya untuk melihat dan mengerti sains. Kelak di dalam bukukeduanya,
The Turning Point 
,ia mencoba untuk mengaplikasikan paradigma tersebut di berbagai bidang disiplin ilmu,seperti sosiologi, sains,
 
kebudayaan, dll.
Page 2
Paradigma Sains-Mistis Fritjof Capra
– Sutjipto Subeno -
2untuk asumsi-asumsi yang ditegakkannya, terlihat sekali dibeberapa bagian, justru asumsi-asumsi itulah yang mewarnai interpretasinya terhadap realitasejarah sains.
1. Fisika Cartesian dan Newtonian kadaluarsa
Bagi Capra, fisika Cartesian dan Newtonian telah salahmemandang alam semesta. Seluruhmateri hanya dianggap sebagai benda mati.
“The ‘Cartesian’ division allowed scientists to treat matter as dead andcompletely separatefrom themselves, and to see the material world as a multitude of differentobjects assembledinto a huge machine. Such a mechanistic world view was held by IsaacNewton whoconstructed his mechanics on its basis and made it the foundation of classicalphysics. Fromthe second half of the seventeenth to the end of the nineteenth century, themechanisticNewtonian model of the universe dominated all scientific thought. It wasparalleled by theimage of a monarchial God who ruled the world from above by imposing hisdivine law onit. The fundamental laws of nature searched for by the scientist were thusseen as the laws of God, invariable and eternal, to which the world was subjected.”
5
Dengan argumentasinya ini, Capra menyerang pendekatanCartesian, Newtonian dan

Activity (24)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
arieflink liked this
Dhiana Yayan liked this
Dhiana Yayan liked this
Nheya Nyuut liked this
Anye Putry liked this
Matius BiuSarra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->