Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
kebijakan pembangunan

kebijakan pembangunan

Ratings: (0)|Views: 1,899|Likes:
Published by alpharesyagam

More info:

Published by: alpharesyagam on Mar 31, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/14/2012

pdf

text

original

 
RUMUSANRAPAT KOORDINASI NASIONALDEPARTEMEN KELAUTAN DAN PERIKANANTAHUN 2009
Hasil diskusi selama Rakornas berlangsung, dapat dirumuskan hal-hal sebagai berikut:
1.
Pembangunan Kelautan dan Perikanan Tahun 2007 – 2008
Pencapaian kinerja pembangunan kelautan dan perikanan tahun 2008 antara lain: Produk domestik bruto (PDB) sektor perikanan tahun 2008 sebesar Rp 92,2 trilyun atau meningkat37,06 % dari tahun 2007, Penyerapan tenaga kerja sebanyak 7,69 juta orang, Produksi perikanan sebesar 8,71 juta ton atau mengalami kenaikan 5,7%, Tingkat konsumsi ikansebesar 28,57 kg/kapita dan menghasilkan devisa ekspor hasil perikanan sebesar USD 2,6milyar, Peningkatan prasarana kelautan dan perikanan, antara lain Pelabuhan Perikanan,Balai Benih ikan, Saluran Tambak, Laboratorium Uji Mutu, serta Karantina Perikanan,Meningkatnya pembangunan di pulau-pulau becil di daerah perbatasan, antara lain di Pulau Nipah dan Pulau Miangas. Keberhasilan lain pada tahun 2008 yaitu menurunnya illegalfishing sebesar 20% sebagai hasil dari peningkatan kegiatan pengawasan yang berdampak  peningkatan produktivitas usaha nelayan hingga 31%. Selain itu dihasilkannya UndangUndang No. 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau — pulau Kecil beserta beberapa peraturan turunannya, dan peningkatan kawasan konservasi laut daerahmencapai 8,1 juta hektar. Sementara itu keberhasilan kinerja pelayanan publik dalam pelayanan perijinan perikanan tangkap berada di urutan 6 dari 10 terbaik versi KomisiPemberantasan Korupsi. Dalam pelaksanaan pembangunan kelautan dan perikanan sampaidengan tahun 2008 masih dijumpai berbagai kendala, antara lain: rendahnya produktivitas,Efisiensi dan daya saing usaha perikanan skala kecil, masih ditemukan kasus-kasus illegalfishing, khususnya oleh kapal ikan asing dan eks-asing, kurangnya perhatian sebagian daerahdalam pengelolaan, pemanfaatan dan pemeliharaan hasil kegiatan pembangunan kelautan dan perikanan, serta masih dijumpainya kelemahan dalam penerapan sistem pengendalian internal(pengawasan melekat dan pengawasan fungsional).
 
2.Pemantapan Pelaksanaan tahun 2009
Sasaran pada tahun 2009 meliputi: produksi perikanan sebesar 12,73 juta ton, Nilai ekspor hasil perikanan U$$ 2,8 Milyar, konsumsi ikan dalam negeri rata-rata 30,17 kg/kapita, penyerapan tenaga kerja 10,02 juta orang. jangkauan program pemberdayaan masyarakat16% dari populasi masyarakat pesisir yang miskin termasuk pemberdayaan perempuan, penerapan prinsip-prinsip pengelolaan wilayah pesisir terpadu oleh 40% kabupaten/kota, jangkauan wilayah operasi kapal pengawas dan kemampuan SDM pengawasan dan pengendalian sumber daya kelautan dan perikanan dalam rangka penanggulangan illegalfishing sebesar 15%. Meningkatkan kualitas 4.500 orang sumber daya manusia kelautan dan perikanan dan 3.000 orang penyuluh, meningkatkan utilitas unit pengolahan ikan (UPI)menjadi 70%, tersedianya data statistik dan informasi kelautan dan perikanan yang akurat dantepat waktu, serta meningkatnya sumber daya riset kelautan dan perikanan dan pemanfaataniptek berbasis masyarakat. Selain itu, proses regulasi sebagai amanah dari undang-undangyang ada perlu mendapatkan prioritas. Untuk mencapai sasaran dimaksud ditetapkankebijakan pembangunan kelautan dan perikanan tahun 2009 berupa:1.Pengembangan kapasitas usaha nelayan, Pembudidaya ikan, dan pelaku usahakelautan dan perikanan lainnya,2.Pengembangan perikanan budidaya yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan,3.Penguatan usaha perikanan tangkap nasional secara efisien, lestari dan berbasiskerakyatan,
4.
Pengembangan dan memperkokoh industri pengolahan dan pemasaran hasil perikanan,5.Pendayagunaan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan dan berbasis masyarakat,6.Meningkatkan rehabilitasi dan konservasi sumber daya kelautan dan perikanan,7.Meningkatkan upaya penanggulangan illegal fishing secara signifikan,8.Mengembangkan pendidikan, pelatihan dan penyuluhan, serta
9.
Memperkokoh riset dan IPTEK bidang kelautan dan perikanan,10.Penguatan regulasi tentang kelautan dan perikanan,11.Peningkatan kerjasama dengan lintas sektor.
 
3. Konsepsi Awal RPJMN - II (2010 - 2014)
Penyusunan RPJMN 2010-2014 bidang kelautan dan perikanan diarahkan pada upayaoptimalisasi pembangunan kelautan dan perikanan secara fokus dan lokus dengan melibatkanmultlsehtorallmulti staheho/der secara national. Penyusunan RPJM daerah mengacu RPJMNdengan mempertimbangkan karakteristik, potensi dan kebutuhan masing-masing daerah,sehingga dapat meningbatkan daya saing dan keunggulan Daerah. Arah pembangunan jangka panjang nasional adalah pembangunan daya saing bangsa, dengan sasaran:1.Pengembangan kapasitas SDM berkualitas,2.Perekonomian domestik dengan orientasi daya saing global,3.Penguasaan, pengembangan dan pemanfaatan IPTEK,4.Sarana dan prasarana yang memadai dan maju, serta5.Didukung oleh reformasi hubum dan birokrasi.Rancangan umum RPJMN 2010-2014 sektor kelautan dan perikanan adalah pengembangan sumber daya kelautan, pesisir dan pulau-pulau kecil, peningkatan produktivitas sumber daya perikanan tangkap, peningkatan produksi perikanan budidaya, peningkatan daya saing produk perikanan, pengembangan sistem pengawasan dan pengendalian sumber daya kelautan dan perikanan, mitigasi bencana dan adaptasi perubahaniklim, peningkatan kualitas manajemen, peningkatan sarana dan prasarana aparatur, peningkatan pengawasan dan akuntabilitas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan jabatan fungsional bidang kelautan dan perikanan, penguatan regulasi bidangkelautan dan perikanan, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengembangansektor kelautan dan perikanan akan diprioritaskan pada daerah yang memiliki potensikelautan dan perikanan yang besar 
4. Rencana Kerja Pembangunan Kelautan dan Perikanan 2010
Pada tahun 2010, pembangunan kelautan dan perikanan dihadapkan pada 5 tantanganyaitu krisis finansial global, kemiskinan dan pengangguran, perubahan iklim dan kerusakanlingkungan, serta tuntutan efisiensi, efektivritas, pelayanan prima, dan peningkatan pangsa pasar domestik, mutu dan keamanan hasil perikanan.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Astri Arcturus liked this
Nandhita liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->