Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
38Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Paper Etika Dan Kejahatan Bisnis

Paper Etika Dan Kejahatan Bisnis

Ratings: (0)|Views: 1,728 |Likes:
Published by HANDIK ZUSEN
PERAN POLRI DALAM PENANGANAN PERKARA
MONOPOLI PASAR RITEL DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT OLEH KPPU YANG DIDUGA DILAKUKAN OLEH PT. CARREFOUR INDONESIA
PERAN POLRI DALAM PENANGANAN PERKARA
MONOPOLI PASAR RITEL DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT OLEH KPPU YANG DIDUGA DILAKUKAN OLEH PT. CARREFOUR INDONESIA

More info:

Published by: HANDIK ZUSEN on Mar 31, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2013

pdf

text

original

 
Kliping tentang Kasus Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
Carrefour Kalahkan KPPU
Rabu, 17 Februari 2010 | 15:23 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com
Keberatan PT Carrefour Indonesia terhadapputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melalui Pengadilan NegeriJakarta Selatan berbuah manis. Majelis hakim yang diketuai Kusno membatalkanseluruh putusan KPPU terhadap Carrefour terkait putusan monopoli pasar ritel diIndonesia.Dalam putusannya, majelis hakim mengacu pada Pasal 45 UU No 5/1999 tentangLarangan Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dan ketentuan terkaitlainnya dalam pasar ritel."Mengadili, menerima dan mengabulkan permohonan pemohon, menyatakanbahwa pemohon keberatan tidak terbukti melanggar Pasal 17 ayat 1 dan Pasal 25ayat 1 huruf a UU Nomor 5/1999, membatalkan keputusan KPPU Nomor 9/KPPU-R/2009 tanggal 3 November 2009 untuk seluruhnya," ujar Kusno di PengadilanNegeri Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2010).Majelis hakim mengabulkan permohonan Carrefour karena menilai KPPU telahsalah dalam menafsirkan terkait monopoli pasar ritel yang menyebutkan bahwaakibat Carrefour mengakuisi Alfa Retailindo, Carrefour menguasasi pasar ritelsebesar 58 persen."Barang barang yang dijual di ritel Carrefour dijual sama dengan di pasar ritel laindengan karakteristik yang sama," ujar Kusno dalam salah satu pertimbangannya.Hakim juga menggunakan acuan tiga riset, yakni AC Nielsen, Mars Indonesia, danEuro Monitor, yang menyebutkan bahwa dalam penelitian pasar ritel menyebutkanbahwa Carrefour tidak menguasai pasar secara dominan."Majelis tidak sepakat dengan termohon, yakni KPPU, terkait penguasaan pasar,karena berdasar riset setelah akuisisi pangsa pasar jauh di bawah 50 persen," ujar Kusno.
(Kontan/Epung Saepudin)
 
PERAN POLRI DALAM PENANGANAN PERKARAMONOPOLI PASAR RITEL DAN PERSAINGAN USAHA TIDAKSEHAT OLEH KPPU YANG DIDUGA DILAKUKAN OLEH PT.CARREFOUR INDONESIA
1.Kondisi saat ini
Secara universal, dalam suatu negara yang menganut pahamdemokratis, maka supremasi hukum merupakan salah satu isu yang selalumengemuka untuk senantiasa dituntut oleh publik agar dijunjung tinggi danditegakkan demi tercapainya tujuan dari hukum itu sendiri yaitu, tercapainyamanfaat hukum, kepastian hukum dan keadilan hukum. Demikian pula dalamhal menjalankan kepentingan di bidang perekonomian melalui pelaksanaanberbagai kegiatan bisnis, maka dalam konteks hubungan internasional antar negara-negara di dunia telah disepakati suatu konvensi internasional yangmengatur tentang hukum persaingan usaha dalam rangka mengantisipasiterjadinya persaingan usaha yang tidak sehat
(unfair competition)
, yaitusebagaimana yang diatur dalam
 Article 10 
bis
 
dalam
Paris Convention for the Protection of Industrial Property (1967)
. Indonesia selaku salah satunegara anggota WIPO
(World Intellectual Property Organization)
telahmeratifikasi konvensi tersebut berdasarkan Keputusan Presiden No. 24 tahun1979 pada tanggal 10 Mei 1979. Namun demikian, perhatian secara seriusterhadap hukum persaingan usaha tersebut, baru terwujud pada tahun 1999dengan diundangkannya UU No. 5 tahun 1999 tentang Larangan PraktekMonopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat yang selanjutnya ditindaklanjutidengan pembentukan KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha).Keberadaan KPPU tersebut hingga saat ini cukup membawa dampakpositif terhadap iklim usaha di Indonesia sehingga dengan iklim usaha yangsemakin sehat maka persaingan usaha pun juga akan berlangsung secara
fair 
dan berimplikasi terhadap terwujudnya kesejahteraan rakyat. Persainganusaha dimungkinkan terjadi di setiap jenis usaha karena pada prinsipnyasetiap pihak yang melakukan usaha tersebut akan berupaya meraih2
 
keberhasilan / kesuksesan dalam menjalankan usahanya tersebut.Permasalahannya adalah terhadap cara-cara yang digunakan dalam rangkamencapai keberhasilan / kesuksesan oleh para pelaku usaha tersebut apabilatidak diatur dengan suatu regulasi maka akan terjadi penggunaan cara-carabersaing yang tidak sehat dengan melanggar etika bisnis sehingga dapatmerugikan pihak-pihak lainnya. Salah satu lapangan usaha yang rentandengan terjadinya praktek persaingan usaha tidak sehat di era modern iniadalah terkait dengan sektor usaha bisnis ritel modern. Kerentanan darieksistensi sektor usaha tersebut terutama terkait dengan eksistensi pasar tradisional di Indonesia. Apabila ekspansi bisnis ritel modern tidak diatur dengan ketentuan perundang-undangan yang dapat menjamin terciptanyaiklim usaha yang sehat, maka niscaya akan terjadi praktek persaingan usahayang tidak sehat antara sektor usaha bisnis ritel modern dengan sektor usahapasar tradisional beserta berbagai implikasi sosiologis lainnya, misalnyaterkait dengan permasalahan di bidang ketenagakerjaan, hukum pidana,pertumbuhan ekonomi kelas menengah ke bawah, dll. Hal tersebutdikarenakan ekspansi pasar yang dilakukan oleh para pelaku usaha bisnisritel modern di Indonesia menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.Hal tersebut nampak dari hasil studi komprehensif yang dilakukan oleh PTMedia Data Riset bahwa perkembangan bisnis ritel modern ini dapatditunjukan dari segi omzet yang masih tumbuh secara nyata yakni darisekitar Rp 42 triliun pada tahun 2005, meningkat menjadi sekitar Rp 58 triliunpada tahun 2007 dan tahun 2008 sudah mencapai sekitar Rp 67 triliun.Peningkatan omzet belakangan ini, terutama didorong semakin maraknyapembukaan outlet gerai baru hypermarket dan minimarket
1
.Salah satu permasalahan yang sedang mengemuka terkait denganekspansi bisnis ritel modern yang diduga mengandung praktek monopoli danpersaingan usaha tidak sehat saat ini adalah upaya dari peritel asingCarrefour melalui PT Carrefour Indonesia dalam melakukan akuisisi PT AlfaRetailindo (Alfa). Penanganan kasus dimaksud telah dicatatkan sebagaiperkara No. 09/KPPU-L/2009 yaitu dugaan pelanggaran UU No. 5 Tahun
1
PT Media Data Riset Survey Research Services,
Peta Persaingan Bisnis Ritel Modern di Indonesia 2009
3

Activity (38)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Kanzy Batozay liked this
Feby Afika Dewi liked this
Cita Ayu Putri liked this
Marfu 'ah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->