Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bandeng Presto m. Robi Amsyah

Bandeng Presto m. Robi Amsyah

Ratings: (0)|Views: 504 |Likes:
Published by Robi cool

More info:

Published by: Robi cool on Apr 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2013

pdf

text

original

 
NAMA : M. ROBI AMSYAHNPM : 230110070024Kelas : Perikanan A 2007
1. Penjelasan Kata yang bercetak tebal 
 A. Histamin
Histamin adalah senyawa jenis amin yang terlibat dalam tanggapan imun lokal, selain itusenyawa ini juga berperan dalam pengaturan fungsi fisiologis di lambung dan sebagaineurotransmitter.Sebagai tanggapan tubuh terhadap patogen, maka tubuh memproduksi histamin di dalam basofildan sel mast, dengan adanya histamin maka terjadi peningkatan permeabilitas kapiler-kapiler terhadap sel darah putih dan protein lainnya. Hal ini akan mempermudah sel darah putih dalammemerangi infeksi di jaringan tersebut.Histamin merupakan senyawa turunan dari asam
amino histidin
yang banyak terdapat pada ikan. Asam amino ini merupakan salah satu dari sepuluh asam amino esensial yangdibutuhkan oleh anak-anak dan bayi tetapi bukan asam amino esensial bagi orang dewasa. Didalam tubuh kita, histamin memiliki efek 
 psikoaktif 
dan
vasoaktif 
. Efek 
 psikoaktif 
menyerangsystem saraf 
transmiter 
manusia, sedangkan efek 
vasoaktif-
nya menyerang sistem
vaskular 
. Padaorang orang yang peka, histamin dapat menyebabkan migren dan meningkatkan tekanan darah.Histamin tidak membahayakan jika dikonsumsi dalam jumlah yang rendah, yaitu 8 mg/100 gr ikan. Keracunan ini biasanya akan timbul karena tingginya kadar histamin yang terdapat pada ikan yang kita konsumsi. Menurut FDA (
 Food and Drug Administration
) di AmerikaSerikat, keracunan histamin akan berbahaya jika seseorang mengkonsumsi ikan dengankandungan histamin 50 mg/100 gr ikan. Sedangkan kandungan histamin sebesar 20 mg/ 100 gr ikan, terjadi karena penanganan ikan yang tidak hiegenis.Gejala keracunan akan muncul apabila kita mengkonsumsi ikan dengan kandunganhistamin yang berlebih, yaitu dalam jumlah diatas 70-1000 mg. Akibatnya, timbul muntah-muntah, rasa terbakar pada tenggorokan, bibir bengkak, sakit kepala, kejang, mual, muka danleher kemerah-merahan, gatal-gatal dan badan lemas. Sekilas gejala keracunan histamin miripdengan gejala alergi yang dialami oleh orang yang sensitif terhadap ikan atau bahan makananasal laut. Oleh karena itu biasanya orang sering keliru membedakan gejala keracunan histamin
 
dengan alergi. Sampai saat ini belum pernah dilaporkan adanya kematian akibat keracunanhistamin. Meskipun begitu kita harus tetap waspada, karena efek yang ditimbulkannya juga tidak  bisa dianggap sepele.Langkah yang paling tepat untuk mencegah keracunan histamin adalah dengan caramemilih dan mengkonsumsi ikan yang masih segar dan bermutu baik. Selain itu perhatikan pulacara penanganan ikan secara tepat dan benar sehingga kemungkinan besar bahayanya dapatdihindari
.
 
Histamin bekerja dengan cara berikatan dengan reseptor histamin di sel. Ada 4 jenisreseptor histamin yang telah diidentifikasi, yakni:
Reseptor Histamin H1
 Reseptor ini ditemukan di jaringan otot, endotelium, dan sistem syaraf pusat. Bila histamin berikatan dengan reseptor ini, maka akan mengakibatkan vasodilasi, bronkokonstriksi, nyeri,gatal pada kulit. Reseptor ini adalah reseptor histamin yang paling bertanggungjawab terhadapgejala alergi.
Reseptor Histamin H2
 Ditemukan di sel-sel parietal. Kinerjanya adalah meningkatkan sekresi asam lambung.
Reseptor Histamin H3
 Bila aktif, maka akan menyebabkan penurunan penglepasan neurotransmitter, seperti histamin,asetilkolin, norepinefrin, dan serotonin.
Reseptor Histamin H4
 Paling banyak terdapat di sel basofil dan sumsum tulang. Juga ditemukan di kelenjar timus, usushalus, limfa, dan usus besar. Perannya sampai saat ini belum banyak diketahui.Beberapa fungsi pengaturan di dalam tubuh juga telah ditemukan berkaitan erat dengankehadiran histamin. Histamin dilepaskan sebagai neurotransmitter. Aksi penghambatan reseptor histamin H1 (antihistamin H1) menyebabkan mengantuk. Selain itu ditemukan pula bahwahistamin juga dilepaskan oleh sel-sel mast di organ genital pada saat terjadi orgasme.Pasien penderita schizophrenia ternyata memiliki kadar histamin yang rendah dalam darahnya.Hal ini mungkin disebabkan karena efek samping dari obat antipsikotik yang berefek sampingmerugikan bagi histamin, contohnya quetiapine. Ditemukan pula bahwa ketika kadar histaminkembali normal, maka kesehatan pasien penderita schizophrenia tersebut juga ikut membaik.http://www.apoteker.info/Topik%20Khusus/histamin.htm http://www.hanyawanita.com/clickwok/health/health20.htm 
 
 B
 . Putresin
Putresin merupakan prekursor untuk spermidin dan spermin. Spermidin dan spermindisintesis dari putresin lewat penambahan gugus propil-amin yang diperoleh dari s-adenosilmethionin (SAM). Senyawa ini ternyata juga merupakan prekursor dalam sintesis etilen. Jadi proses pembentukan poliamin dan etilen berkompetisi pada substrat yang sama yaitu SAM(Evans dan Malmberg, 1989; Galston dan Kaur-Sawhney, 1995).Putresin merupakan dua senyawa diamin yang digunakan sebagai indikator kebusukandaging. Putresin, empat diamina rantai karbon, adalah platform kimia penting dengan berbagaimacam aplikasi untuk farmasi, industri kimia dan agrokimia. Saat ini digunakan untuk mensintesis nilon-4, 6, engineering plastik banyak digunakan. Saat ini putresin dengan hargalebih dari ¼ 1.600 per ton dengan perkiraan kebutuhan 10.000 ton per tahun, yang diharapkantumbuh.Saat produksi putresin pada skala industri bergantung pada sintesis kimia, yangmembutuhkan petrokimia non-terbarukan dan sistem katalis mahal. Proses ini sangat beracundan mudah terbakar dengan dampak potensial parah bagi lingkungan dan kesehatanmanusia. Sekarang tim berbasis Korea, dipimpin oleh Sang Profesor Yup Lee di KAIST, telahmerintis produksi bioteknologi bahan kimia menggunakan bahan terbarukan.http://biotech.sujanani.com/news/?p=22001963&lang=id http://74.125.153.132/search?q=cache:uoApt2DHMEIJ:www.akademik.unsri.ac.id/download/journal/files/bai- journal/Bambang_Sapta_P_studi_tentang_poliamin.pdf+Putresin+adalah&cd=1&hl=id&ct=clnk &gl=id 
C. Kadaverina
Kadaverina merupakan cairan berasap yang tak berwarna dan kental serta larut dalam air dan alcohol. Jika Zat ini terkena kulit maka akan terjadi iritasi. Kadaverina merupakan senyawayang berbau busuk yang dihasilkan oleh hidrolisis protein selama pembusukan jaringan hewan.Kadeverina merupakan diamina racun dengan rumus NH
2
(CH
2
) 5NH
2
yang mirip dengan putresin. Kadaverina juga dikenal dengan nama 1,5 pentanediamine dan pentamethylenediamine.
 D. Trimetil Amin
Trimetil amin merupakan komponen utama yang menyebabkan bau yang kurang nyaman dirumah sakit atau pasar ikan. Aktivitas ekstrak teh hijau dalam trimetil amin telah diuji denganmetode yang sama seperti halnya yang dilakukan terhadap MeSH. Sebuah penelitian di Jepang

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
bim2sakti9482 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->