Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Mozaik 2010 04

Mozaik 2010 04

Ratings: (0)|Views: 332 |Likes:
Published by baitul amin
Buletin Mozaik Surau Edisi 04 2010. Laporan khusus Festival Baitul Amin 2010 yang digelar pada hari Minggu 14 Maret 2010. Khitanan Massal, Bazaar & Pasar Rakyat, FreeStyle Marawis, dan bintang tamu DEBU.
Buletin Mozaik Surau Edisi 04 2010. Laporan khusus Festival Baitul Amin 2010 yang digelar pada hari Minggu 14 Maret 2010. Khitanan Massal, Bazaar & Pasar Rakyat, FreeStyle Marawis, dan bintang tamu DEBU.

More info:

Published by: baitul amin on Apr 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2012

pdf

text

original

 
04
Dalam suasana pagi yang cerah, tepatpukul 7.00 WIB, duet pembawa acara RezaHoesin dan Leoni Agustiana Dianimengucapkan selamat datang kepadaseluruh hadirin. Penonton datang dariberbagai daerah di Indonesia hinggaMalaysia. Duo ini mempersilahkan ketuapanitia menyampaikan laporan. Festival inidigelar sebagai bentuk silaturahhim antarsesama, ujar M. Fajrul Hidayat yangbersama Jusron Faizal dan Agus K. Santosamengkoordinir Festival ini.Selepas sambutan panitia, seluruhhadirin khusyu mengamini doa yangdipimpin oleh Ustadz Mistar, ulamasetempat. Kemudian mewakili PengurusSurau Baitul Amin, Rahman Moenggah SH.LLM, menyampaikan bahwa rangkaianperingatan Maulid Nabi ini telah diawalidengan i'tikaf sebagai wujud dari
 hablumminallah
. Festival Baitul Amin adalahkegiatan penutup sekaligus perwujudan dari
 habblumminannas
, jelas Abang Ramon,panggilan akrabnya. Sesudah memberisambutan, Abangnda Ramon membukasecara resmi Festival dengan menabuh alatmusik marawis, yang diikuti grup marawiscilik Al Hidayah yang beranggotakan anak-anak usia 6 sampai 10 tahun. Tempat grupmarawis ini bersebelahan pagar denganSurau Baitul Amin.Seiring acara pembukaan, peserta bazardan pasar rakyat berdatangan untuk menatabarang dagangan mereka. Tak kurang dari53 stand bazar dan 20 stand pasar rakyatmeramaikan Festival ini. Aneka jajanan pasar,makanan tradisional, minuman dingin,mainan anak, pakaian sampai produk asuransi dan program kredit kendaraanbermotor memadati tenda di LapanganFutsal Aighaizel, Surau Baitul Amin.Program Kemitraan dan BinaLingkungan Pertamina Region III DKI Jakarta,
(bersambung ke halaman 2)
TOPIK UTAMA 
Jadwal Sholat April 2010
Untuk Depok & Sekitarnya
 Hal. 3
 Hal. 1-2
EDISI KHUSUS
Surau Baitul Aminmenggelar Festival BaitulAmin 2010 pada Ahad, 14Maret 2010. Satu hari yangpenuh dengan acara,Kompetisi
Freestyle 
Marawis,Khitanan Massal, Bazaar danPasar Rakyat. Bagi yangtidak sempat datang, simaksaja laporan pandanganmata ini.
Festival Baitul Amin 2010,Festival SilaturrahimSyair Kebaikan dari Debu
 Hal. 6
Silaturrahim yangMenyambungkan
 Hal. 7 
Mereka yang Dibalik FesBA
 Hal. 8
Silaturrahim denganPengusaha Kecil
2010
Sumber : Lajnah Falakiyah NU
01 - 0203 - 0408 - 0607 - 0809 - 1011 - 1213 - 1415 - 1617 - 1819 - 2021 - 2223 - 2425 - 2627 - 2829 - 3004.3904.3904.3804.3804.3804.3704.3704.3704.3604.3604.3604.3504.3504.3504.3512.0112.0012.0011.5911.5811.5811.5711.5711.5611.5611.5611.5511.5511.5411.5415.1315.1315.1315.1315.1315.1315.1315.1315.1315.1315.1315.1315.1315.1315.1217.5917.5817.5717.5717.5617.5517.5417.5317.5217.5217.5117.5017.5017.4917.4819.0819.0719.0719.0619.0519.0519.0419.0419.0319.0219.0219.0119.0019.0018.59
Tanggal Zhuhur Ashar Maghrib IsyaShubuh
Suasana panggung kompetisi
freestyle 
marawis, penonton memberikan dukungan kepada grup Al Ashriyyah - dari Pesantren Al Ashriyyah, Parung, Bogor - yang akhirnya menjadi juara favorit.
Festival Baitul Amin 2010,Festival Silaturrahim
 
FESTIVAL BAITUL AMIN 2010...
(sambungan dari halaman 1)
Jawa Barat dan Banten, yang mendukungFestival sebagai sponsor utamamenampilkan usaha kecil dan menengah(UKM) binaannya. Terdapat UKM yangmemproduksi busana muslim, perlengkapansholat, bahan pakaian siap jahit hinggamakanan ringan tradisional.Suasana pagi itu semakin meriah ketikatiga personil grup musik Debu hadir dipanggung melakukan
 sound check 
.Pengunjung dan personil grup marawis AlHidayah memanfaatkan kesempatan iniuntuk berfoto bersama. Saat sound check ketiganya membawakan satu lagu secarapenuh. 
You have a very good soundman
!,puji Mustafa, sang vokalis, kepadasoundman yang juga jamaah Surau Baitul Amin, Boy Nuskan.Sekitar pukul 8.00 pagi, selain Debuyang sedang melakukan
 sound check 
, disisi lain Surau Baitul Amin sedangberlangsung acara khitanan massal bagimasyarakat sekitar Surau. Target pesertadari acara khitan massal ini adalah anak-anak yatim piatu atau anak-anak darikeluarga yang kurang mampu. Oleh sebabitu khitanan massal ini tidak dipungut biayasama sekali. Khitanan massal dilaksanakanoleh Baitul Amin
Medical Center 
(BAMC)sebuah klinik pengobatan yang bernaungdibawah Surau Baitul Amin. Tim dokterBAMC beranggotakan 16 orang dengandibantu oleh paramedis mengkhitan 41orang anak yang sudah berdatangan sejak pukul 7.30 WIB. Sesuai tujuan dari FestivalBaitul Amin, yaitu saling bersilaturrahimdengan sesama, tim dokter yang sebagianbesar lulusan Universitas Islam Sultan Agungyang sudah lama tidak bertemu pun jadibersilaturrahim dengan adanya acara ini.
Bada
sholat dzuhur, Kompetisi
Freestyle
Marawis dimulai dengan penampil pertamagrup marawis El Malik dari Depok. Bertindak sebagai juri kompetisi ini adalah TyaSubiyakto - konduktor musik, Iwan Wiradz- perkusionis senior, dan Tony Mucharam,pelatih vokal peserta kontes IndonesianIdol. Peserta tampak berupaya keras tampilsekreatif mungkin,menerjemahkan istilah
freestyle
yang diusungPanitia. Sepertitampak padapenampilan grup LB
Production
dariLebakwangi Parung.Selain alat-alat musik marawis tradisionalseperti gendangdumbek dan marawismereka jugamembawa ke ataspanggung deretanbotol berisi air, jerigenbekas hingga sapu lidi. Aransemenyang mereka usungterdengar unik, dipadukan dengan alat musik modern berupa drum dan gitar listrik.Sebuah grup lain memainkan marawisdengan sentuhan langgam musik Sunda.Untuk itu seperangkat calung dan angklungportabel jadi andalan mereka. 
Freestyle
yang kami maksudkan adalah pesertabermain marawisdengan bahagia.Demikian papar AcilNuskan, koordinatorKompesiti
Freestyle
Marawis. Pesertadiberi kebebasan mengembangkan musik marawis sesuai dengan kreativitas masing-masing, tanpa meninggalkan alat musik utama yaitu marawis, jelas Acil lebih lanjut.Menurut pegiat musik kontemporer ini,sesuai dengan semangat Festival, kompetisi juga sebagai ajang bersilaturrahim antarpenggemar musik religi.Ini sebuah terobosan yang menarik untuk musik marawis. ungkap Mustafa,vokalis Debu. Hasil dari perpaduan unik iniadalah pertunjukan musik marawis yangdinamis, atraktif dan tidak membosankan.Kompetisi
Freestyle
Marawis semakin serukarena para pendukung dari kontestan ikutberjoget ketika grup yang didukungnyatampil. Mereka berjoget ramai-ramai didepan panggung, berjalan mengitarilapangan dengan membawa spanduk,bahkan ada yang berjoget ala MichaelJackson.Kompetisi ini seru! Tahun depan bikinlagi dong kompetisi serupa, komentar salahpeserta penuh antusias ketika turunpanggung. Untuk Kompetisi
Freestyle
Marawis, keluar sebagai Juara 1 adalah AlFathimiyah, sedangkan LB Production danEl Ikhwan masing-masing pulang membawapiala Juara 2 dan 3. Posisi Juara Favoritdiraih oleh Al 'Ashriyyah dari Parung Bogor.Semakin malam, acara semakin meriah.Selepas jeda Shalat Magrhib dan Isya, usaipembacaan pemenang, Dienul AminPercussion dan Anshorman Marawistersnaik ke panggung sebagai band pembukaDebu, bintang tamu Festival tahun ini.Penonton yang sebagian besar adalah fanssetia Debu, memadati areal di sekitarpanggung, mencari posisi paling strategisuntuk menonton penampilan band idolanya.Dinginnya malam dan kelelahan setelahberaktivitas sepanjang hari seperti tidak dihiraukan oleh mereka. Tidak mengecewakan penggemarnya,Debu tampil menakjubkan malam itu.Berbagai alat musik dari belahan dunia yangmereka pakai di panggung, menegaskan jati diri mereka sebagai band dengan aliranyang mereka sebut
world music
. Selainkualitas vokal yang tetap prima di sepanjang13 lagu yang ia bawakan, Mustafa sangvokalis juga luwes dalam berkomunikasidengan penonton. Di antara jeda lagu, iaselalu menyempatkan bercerita mengenailatar belakang atau filosofi dari lagu yangakan dinyanyikan. Menginjak pukul 23.00WIB, Debu menutup penampilannya denganlagu berjudul JanganDuduk, Berdirilah! Inisebuah lagu yangmenggambarkansemangat. Janganduduk, berdirilah!seru Mustafa seraya berdiri. Personil Debuyang lain pun serentak berdiri. Lalu mengalundalam tempo cepat lagu yang penuhsemangat. Jangan duduk berdirilah!Hentakkanlah kaki kawan... Seolah terbakaroleh semangat Debu, pengunjung bernyanyibersama mengikuti komando Mustafa. Terdengarlah koor membahana di malamyang menuju sempurna. Lagu ini menjadiakhir dari penampilan Debu. Pengunjungtampak puas, satu per satu beranjak meninggalkan Surau Baitul Amin.Diawali dengan doa, dan ditutup jugadengan doa. Demikian pula dengan Festivalini. Doa penutupan acara yang dipimpinoleh KH. Imron Rosyadi dari Surau Baitul Amin menandai selesainya seluruh rangkaianacara Festival Baitul Amin 2010. Semoga jalinan tali silaturrahim yang terjalin dariterus terjaga. [RIN]
2
Freestyle yang kamimaksudkan adalahpeserta bermain marawisdengan bahagia.
Seorang bapak membopong anaknya yang baru saja mengikuti khitananmassal yang menjadi salah satu acara Festival Baitul Amin 2010.
 
Syair lagu ini berlanjut dengan musik yangberirama pelan penuh penghayatan. Syahdu."Lagu ini bercerita tentang pencinta yangbertemu, meskipun tanpa kata-kata namunpertemuan itu penuh dengan ekspresi."Kalimat ini diucapkan Mustafa Daood, vokalisdebu saat akan menyanyikan lagu itu secaraakustik. Itulah gambaran hubungan Debuterhadap Tuhan. Sebuah cinta yang minimkata namun sarat ekspresi dan emosi.Bahkan mereka mengartikan satu syair lebihdari seribu ceramah.Lagu bagi Debu bukan sekedar musik dan syair yang dinyanyikan. Lagu cara untuk menyebarkan kebaikan dan kecintaanterhadap Tuhan melalui musik dan syair.Untuk menjaga itu, tiap syair tetap diciptakanoleh guru sekaligus ayah Mustafa, SyaikhFattah. Bukan hanya bahasa Indoesia,Syaikh yang berasal dari Los Angeles itu, juga menciptakan lagu bahasa, Inggris, Turki, Arab dan Persia. Maklum saja beliaumenguasai kurang sepuluh bahasa: Inggris, Turki, Persia, Spanyol, Jerman, Arab,Jepang, Italia, Perancis dan Indonesia. Palingbaru beliau tertarik dengan bahasa Sunda. Termasuk saat membuat iklan layananmasyarakat bertemakan kesehatan. Musik  juga dipilih sebagai media untuk berdakwahkarena sifatnya yang bisa menyenangkanorang lain dan dan universal. Satu syairitu lebih dari seribu ceramah, ini gaya yangpaling tepat sekarang, ujar Mustafa. Laluia menambahkan Kita menyanyi selamadua jam orang akan minta tambah, kalauceramah dua jam ya selesai dua jam itu.Salah satu ciri khas Debu saat akanmembawakan laguadalah denganmemberi narasilagu saat akanmenyanyikannya. Termasuk diKonferensi pers
Pre Event 
FestivalBaitul Amin (Fesba)yang diadakan disebuah restoran diCipete, JakartaSelatan tanggal 11Maret lalu. Pun dipanggung FestivalBaitul Amin 2010Mustafa yang menjadi
frontman
grup Debu,selalu akan bercerita tentang lagu yang akandibawakannnya. Sekaligus cara diaberkomunikasi dengan penontonpertunjukannya. Saat di Fesba, Debumerasakan atmosfir yang bersemangat danmengerti apa yang ia nyanyikan.Pada lagu yang sama, Malam Ini,Mustafa saat dipanggung Fesbabercerita tentang Laila & Majnun.Setiap peristiwa baik atau buruk,itu adalah bentuk cinta Allah kepadakita, kata pria berambut gondrongini.Itu terjadi di hampir setiap lagudari 13 komposisi yang dibawakanDebu. Salah satunya adalah saatlagu yang berjudul
Laa ilaha illallah
.Mustafa mengawali lagu dengansyair Wahai Muslim dan Hindu, mariucapkan bersama
Laa ilaha illaallah
.Bersatu satu irama.
Laa ilaha illallah
, yanglangsung disambut dengan koor panjang,
La Ilaha Illallah
, berkali-kali sepanjang lagu.Mustafa bercerita sebelum Debu keIndonesia, mereka sempat tinggal diRepublik Dominika. Meskipun orangnyabaik, namun tidak paham sama sekalitentang Islam.  Cuman di sana tidak adaumat Islam, Masyarakatnya baik-baik. Disini (Indonesia-
 red 
 ) ngomong soal tauhidpaham. Apalagi saat bertemu dengan jamaah surau, langsung merasa kaget.Kami baru pertama kali mengenal surauBaitul Amin saat diundang acara ini. Kaget,publikasinya bagus sekali, paparnya.Lebih klop lagi saat melihat jamaah suaruyang bergembira dan bersikap positif. Iamerasa punya persamaan dengan jamaah,yakni sebagai murid dari seorang mursyid.Syaikh Fattah adalah mursyid (guru-red)thariqat aliran
Syadziliyah
, rata-rata anggotaDebu adalah muridnya.  Itu alasan Syaikh juga yang tidak membuat lagu-lagu sedih.Lingkaran dzikir di sorga tidak ada sedih,tambahnya. Ia kemudian mendendangkanpotongan lagu Lingkaran Dzikir Kita.
Di  lingkaran dzikir kita.. Tempat menghidupkan hati..Di sana bersuka cita, keriangan yang sejati..
Kisah manis Debu berlanjut sampai akhiracara. Bahkan di tengah-tengah pertunjukanMustafa melontarkan ucapan ke PengurusSurau Baitul Amin, H. Ahmad SyukranBestari, SE MMSi yang berada di depanpanggung, Bang Arie, kita harus sering-sering bikin mengadakan acara di sini![NAV]
3
Syair Kebaikan dari Debu
 
Malam ini kekasihku, hamba datang kepada-Mu... 
Untuk para alumni Sufi Thinking danPenalti
, mari bergabung menjadi jurnalisatau disainer grafis dalam Baitul Amin MediaGroup (BAMG) untuk bersama memajukanMozaik Surau, Flights dan BaitulAmin.ORG.Hubungi abang/kakak yang ada di Trobauntuk keterangan lebih lanjut.--------------------------------------------Layanan
disain grafis
(logo, brosur,company profile, dll) dan
gambar 3D
(rumah, booth pameran & disain produk).http:// 
ajoull
.tumblr.com 021-93895967--------------------------------------------
Sambut Fesba 2011
melalui
facebook 
dengan cara menjadi penggemar/fans di
http://facebook.com/fesbaIKLAN BARIS
 Aksi Debu yang apik dalam menampilkan tiga belas komposisi terbaiknya dihadapan ribuan penonton yang antusias. Mustafa Daood - sang vokalis - selalumenceritakan latar belakang penulisan syair pada setiap lagu yang dibawakan.
Redaksi:
redaksi@baitulamin.org
| Iklan:
iklan@baitulamin.org ; 021-97707220
Website:
http://media.baitulamin.org
;
http://facebook.com/mozaiksurau
 Anggota DEBU (kiri ke kanan) Daood, Ali dan Luthfimenunjukkan kepiawaiannya dalam memainkan alat musik dumbek dalam sajian yang berjudul
Jammin for God 
.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ocha Ina liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->