Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
12Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Final Legal (Sengketa Kasus Laksamana Raja Di Laut)

Final Legal (Sengketa Kasus Laksamana Raja Di Laut)

Ratings: (0)|Views: 3,932|Likes:
Published by Shinta

More info:

Published by: Shinta on Apr 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/17/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Manusia merupakan makhluk yang kreatif. Suatu hasil karya yang kreatif akanmemperkaya kehidupan manusia, dan itu pula akan menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkannya. Apabila si pencipta karya-karya tersebut tidak diakui sebagai pencipta atau tidak dihargai, karya-karya tersebut mungkin tidak akan pernah diciptakan sama sekali. Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) merupakan hak atas kekayaan yang timbul atau lahir dari kemampuan intelektual manusia. HaKImemang menjadikan karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuanintelektual manusia yang harus dilindungi. Kemampuan intelektual manusiadihasilkan oleh manusia melalui daya, rasa dan karsanya yang diwujudkan dengankarya-karya intelektual. Karya-karya intelektual juga dilahirkan menjadi bernilai,apalagi dengan manfaat ekonomi yang melekat serta dapat menumbuhkan semangatkreatif untuk menghasilkan karya-karya intelektual.Di Indonesia, pengaturan tentang hak cipta mengalami beberapa kali perubahan dan pergantian Undang-undang yaitu UU No.8 tahun 1982 yangdiperbaharui dengan UU No. 17 tahun 1987 dan diperbaharui lagi dengan UU No. 12tahun 1997 terakhir dengan UU No. 19 tahun 2002 (selanjutnya disebut denganUUHC). UUHC membawa kemajuan baru dalam perlindungan hak tersebut, yangmeliputi perlindungan terhadap buku, program computer , dan semua hasil karya tulislain, ceramah , kuliah, pidato, lagu atau music dengan atau tanpa teks, drama, tari,
1
 
koreografi, pewayangan dan pantomime, seni rupa dalam segala bentuk, arsitektur , peta, seni batik, fotografi, sinematografi, dll. Secara lebih mendetail, undang-undangini memuat beberapa ketentuan baru, antara lain :1.Database merupakan salah satu ciptaan yang dilindungi2.Penggunaan alat apapun baik melalui kabel maupun tanpa kabel, termasuk mediainternet untuk pemutaran produk-produk optik (optical disc) melalui media radio,media audio visual dan atau srana telekomunikasi.3.Penyelesaian sengketa oleh pengadilan niaga, arbitrase atau alternative penyelesaiansengketa4.Penetapan sementara pengadilan untuk mencegah kerugian lebih besar bagi pemeganghak 5.Batas waktu proses perkara perdata di bidang hak cipta dan hak terkait baik di pengadilan niaga maupun di Mahkamah Agung6.Pencantuman hak informasi manajeman elektronik dan sarana kontol teknologi7.Pencantuman mekanisme pengawasan dan perlindungaqn terhadap produk-produyang mengggunakan sarana berteknologi tinggi8.Ancaman pidana atas pelanggaran Hak Terkait9.Ancaman pidana dan denda minimal10.Ancaman pidana tetap terhadap perbanyakan penggunaan program computer untuk kepentingan komersial secara tidak sah dan melawan hukumDari sekian banyak ciptaan yang dilindungi sesuai UU itu, penulismengkhususkan pembahasannya pada hak cipta atas lagu atau music mengingat banyaknya pelanggaran yang terjadi, Bahkan Indonesia pernah dikecam duniainternasional karena lemahnya perlindungan hukum terhadap hak cipta music dan
2
 
lagu tersebut. Kasus yang hendak diambil oleh penulis adalah kasus nyata yangterjadi tentang penyelesaian sengketa lagu atau music di pengadilan antara pihak IyethBustami dengan Suhaimi Bin Mohd Zain alias Pak Ngah. Melodi lagu “LaksmanaRaja di Laut” (LRD) yang diklaim Nurham Yahya (Tergugat I) sebagai karyanyaadalah sama dengan melodi lagu “Nostalgia Aidilfitri” ciptaan composer Malaysia,Suhaimi Bin Mohd Zain alias Pak Ngah pada tahun 2006 silam.Saat itu posisi Iyeth tidak seperti dihebohkan infotainment di awal-awalterangkatnya kasus Hak Cipta ini, yaitu menjadi “Tergugat” yang dituntut gantirugi10 milyar atau ancaman 7 tahun penjar. Tetapi, sebaliknya, sebagai Penggugat IIIyang sejak awal mengumumkan lagu LRD adalah NN melalui album “Zapin Dut”Laksmana Raja di Laut. Sekaligus sebagai kuasa Penggugat II yang mewakili Pak  Ngah dan EMII Music Publishing Malaysia SDN BHD. Penggugat utamanya(Penggugat I) adalah Masyarakat Melayu Riau dan keturunan Datuk Ibrahim yangmenurut catatan sejarah adalah keturunan pendiri Bandar Bengkalis dan diberi gelar “Datuk Laksemana Raja Dilaut” oleh Sultan Siak Sri Indrapura (lihat Rahzain danTarmizi Oemar, Datuk Laksemana Raja Dilaut, diterbitkan Depdikbud & Pemda TktII Bengkalis). Inti gugatan mereka adalah penolakan atas pengklaiman Nurham Yahya bahwa teks/lirik lagu LRD adalah karya pribadinya.
3

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
seprianus81 liked this
Xiang Li liked this
Rinto Cliquers liked this
utjup liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->