Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Proses Terjadinya Kabut

Proses Terjadinya Kabut

Ratings: (0)|Views: 2,649 |Likes:
Published by RudyhambaNya

More info:

Published by: RudyhambaNya on Apr 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

 
Proses Terjadinya Kabut [cekidot]
 
Kabut
adalah kumpulan tetes-tetes air yang sangat kecil yang melayang di udara. Kabutmirip dengan awan, namun, awan tidak menyentuh permukaan bumi, sedangkan kabutmenyentuh permukaan bumi. Kabut biasa terlihat di daerah yang dingin atau daerah yangtinggi. kabut terbentuk ketika udara yang jenuh akan uap air didinginkan di bawah titik  bekunya. Saat ini ada empat jenis kabut yang diketahui, yaitu: kabut advection, kabutfrontal, kabut radiasi, dan kabut gunung.Kabut advection adalah kabut yang terbentuk dari aliran udara yang melewati suatu permukaan yang memiliki suhu yang berbeda. Contoh kabut advection adalah kabut lautyang terjadi ketika udara yang basah dan hangat mengalir di atas suatu permukaan yangdingin.Kabut laut sering muncul di sepanjang pesisir pantai dan di tepi-tepi danau. Kabut frontalterbentuk melalui suatu pertemuan antara dua masa udara yang berbeda temperaturnya.Kabut ini terbentuk ketika hujan turun dari masa udara yang hangat ke dalam masa udarayang dingin tempat uap air menguap sehingga menyebabkan uap air pada udara dinginmelampau titik jenuh.Kabut radiasi terbentuk pada malam yang tenang dan bersih, ketika tanah memancarkankembali panas ke dalam udara. Satu lapis kabut terbentuk di seluruh permukaan tanah,dan secara bertahap bertambah menjadi tebal. Kabut Radiasi sering muncul di lembah-lembah yang dalam.Kabut gunung terbentuk ketika uap air bergerak menuju ke atas melewati lereng-lerenggunung. Udara dingin bergerak ke atas lereng sampai tidak sanggup menahan uap air.Titik-titik kabut kemudian terbentuk di sepanjang lereng gunung.
Kabut, embun, dan awan saling berhubungan
. Kenyataanya, cuma butuh satu perubahan dalam kondisi—seperti keberadaan atau ketidakberadaan aliran udara—sudah bisa menciptakan perbedaan apakah nanti yang terbentuk adalah Kabut, embun, atauawan. Mari kita lihat mengapa hal ini terjadi dan mengapa kabut muncul di tempat-tempat tertentu!Partikel-partikel kabut berdiameter lebih kecil dari 0,001 mm. Saat kamu tidak bisamelihat apa saja yang berada di depanmu karena kabut yang tebal, ini berarti terdapat1227 partikel kabut dalam 1 centimeter kubik. Agar kabut terbentuk, uap lembab harusmeninggalkan udara dan mengembun. Saat udara didinginkan di bawah titik tertentu yangdisebut titik embun atau titik jenuh, kabut mulai terbentuk.
Syarat terbentuknya kabut yang berikutnya adalah udara yang sejuk bercampurdengan udara yang lebih hangat (sebagai akibat dari aliran udara)
. Jika aliranudaranya rendah, proses pendinginan cuma berlangsung di dekat permukaan tanah danmembentuk embun. Saat aliran udara meningkat dengan pesat, proses pendinginan berlangsung di tempat yang tinggi dan membentuk awan. Jadi aliran udara yangmencampurkan udara dingin ke dalam udara yang lebih hangat harus mengalir dengansepoi-sepoi agar kabutlah yang tercipta.Salah satu syarat agar hal itu terjadi adalah saat banyak sekali udara yang hangatmelewati sebuah wilayah atau laut yang bersuhu dingin. Atau bisa saja sebaliknya, udara

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nafisa Silva liked this
Chika Wenesda liked this
Alif Eka Yunian liked this
Princess Mitha liked this
R Virgo Virgo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->