Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PEMBERDAYAAN DI PURWODADI

PEMBERDAYAAN DI PURWODADI

Ratings: (0)|Views: 1,258|Likes:
Published by Bio Perforasi

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Bio Perforasi on Apr 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/15/2011

pdf

text

original

 
PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNISCOORPORASI PETANI JAGUNG SELUAS20.000 Ha DI LAHAN KERINGKABUPATEN GROBOGAN - JAWATENGAH
I. PENDAHULUAN
Disaat krisis ekonomi melanda Indonesia terbukti bahwasektor usaha informal “pertanianadalah satu-satunya sektorekonomi yang paling Tangguh dan tetap memiliki pertumbuhanyang positif. Sektor pertanian telah membuktikankesetabilannya dalam menggerakkan dan menjadi tumpuan 60% sampai 80 % penduduk di Indonesia patut mendapatkanperhatian dan keberpihakan yang serius terhadap sektor ini.Grobogan, adalah salah satu kabupaten potensialAgropolitan yang berkembang secara Alamiah di Jawa Tengahyang berbasis ekonomi agribisnis tanaman Pangan khususnya Jagung, Padi dan Kedelai. Posisi berbatasan daerah kabupatenyang berbasis pertanian seperti Demak, Blora, Pati, Kudus,Sragen menjadikan sumber pendapatan sebagian penduduknyabersumber dari ekonomi pertanian. Disamping itu, daerah inidilintasi oleh pegunungan kapur “rembang Hill” yang luasnyaratusan ribu hektar sebagai lahan kering meskipun kurang suburuntuk produksi pertanian.Dampak proses reformasi di bidang pertanian dalam duatahun terakhir, tahun 2003 tampak drastis menunjukkankemajuan yang positif dalam pengembangan produksi pangandi lahan kering di atas sebagai efek pemanfaatan lahantidur/lahan terlantar pasca penjarahan hutan jati. Datakemajuan produksi tanaman pangan Padi pada tahun 2002dilaporkan produksi meningkat 5,35 % dan luas panenmeningkat 5,05 % (mencapai 103.705 ha), jagung produktivitasrata-rata meningkat sebesar 0,88% (atau menjadi 4,7 ton/ha)dan
luas tanam Jagung meningkat drastis hinggamencapai ± 110.000 ha;
kedelai akan mencapai sasaran34.495 ha dengan produktivitas yang terus meningkat 0,06%dari tahun sebelumnya dan khusus Kacang hijau dibandingtahun 2001 terjadi peningkatan produktivitas sebesar 5,24 %(atau 8,4 ton/ha), tetapi luas panen turun 46,8 %. Tampakbahwa trend usaha tani pangan di lahan kering pegunungantersebut ke depan akan berkembang sangat menonjol untuk
 
komoditi Jagung dan Kedelai sebagai dalam mengimbangiberkurangnya lahan subur di daerah irigasi.Kemajuan Agribisnis pangan di kabupaten Grobogandisamping di dorong oleh faktor permintaan pasar yang besar,terbukanya informasi kemajuan teknologi pertanian dan adanyapeluang ketersediaan lahan di daerah-daerah Perhutani melaluiupaya-upaya swadaya maupun fasilitas PHBM pemerintah yangsecara alamiah akan memacu peningkatan produksi pangan.Fenomena dan indikator rendahnya pendapataan danketerbatasan sumber lapangan kerja masyarakat di sekitarhutan untuk memenuhi tuntutan kebutuhan hidupnya yangterus meningkat sebagai salah satu alasan memilih bertani danmencari teknologi yang dapat mengatasi permasalahanrendahnya kesuburan lahan yang rusak/terlantar pascapenjarahan khususnya di daerah kapur ini.Ditemukannya informasi teknologi hayati Bio P 2000 Zsebagai bentuk terobosan yang dua tahun lalu berhasildikembangkan di daerah-daerah marginal di luar Jawa sepertipada lahan Gambut, Pasang Surut, dan Lahan Transmigrasimengundang minat petani di daerah ini mencoba mengatasikendala teknis kegersangan tanah di daerah tersebut. Pada Tahun 2000 beberapa tokoh masyarakat di desa Ploso Kerepmencoba menerapkan kaidah teknologi ini pada tanaman Jagung dan ternyata mampu mengatasi masalah yang selamaini masyarakat terhambat dalam meningkatkan produktivitas.Imbas keberhasilan budidaya jagung di daerah ini dengandidorong faktor permintaan pasar yang besar selanjutnya terusberkembang dan ditiru oleh masyarakat dari desa ke desa yangberkembang mengikuti deret ukur hingga mencapai ribuanbahkan puluhan ribu hektar komoditi ini sedang berkembang.Wilayah pembinaan dan pengenalan teknologi Bio p 2000 Zuntuk peningkatan produktivitas telah berkembang di daerahkering seperti mulai dari Ploso kerep-Prawoto, Penganten,pakem (klambu), Brati, salangamer, pakem, Mijen, taban sampai Juron (perbatasan Blora). Hasilnya tampak nyata bahwaproduktivitas meningkat secara drastis bahkan lebih tinggidibanding daerah lain yang telah terbiasa menanam jagungsecara konvensional.Hasil pembinaan teknologi budidaya jagung dengan Bio P2000 Z untuk lahan marginal telah dibuktikan manfaatnya olehmasyarakat bahkan pada panen perdana tanggal 26 Januari2003 yang dilakukan pada malam hari oleh
Bapak Dirjen BinaProduksi Tanaman Pangan dan Bupati Grobogan,dilaporkan petani bahwa produksi jagung hibrida yang
 
dibudidayakan dengan teknologi organik hayati Bio P2000 Z telah meningkatkan prduktivitas jagung dari rata-rata 3,5 – 4 ton/ha menjadi lebih dari 6,5 ton/ha (JKP),dengan hasil ubinan rata-rata mencapai 9 – 10 ton/ha
.Keberhasilan ini sebagai wujud kerja keras masyarakat setempatyang didukung dengan penerapan teknologi baru danpembinaan swadaya bersama swasta (PT. Alam Lestari MajuIndonesia, B3I, LSM), tokoh-tokoh masyarakat dan jaringanpemasaran yang menjamin. Selanjutnya Panen Rayamasyarakat akan terjadi terus-menerus di seluruh kawasanagribisnis Jagung di Grobogan.Sistem pembinaan yang diterapkan dengan pola swadayateknologi sejak tahun 2000 telah merubah Krakter masyarakatyang lebih maju, mau bekerja keras dan “memiliki MoralObligator” yang lebih bertanggung jawab. Masyarakat seperti inimerupakan aset yang positif dan berharga untuk menggerakkanpembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan yanglebih merata. Namun demikian, pola swadaya dalam usaha taniini tentu masih sangat terbatas dalam permodalan untukmeningkatkan mutu dan nilai tambah usaha tani karenapermodalan saat ini hanya menggunakan penggalangan danakelompok/tokoh dan pinjaman agroinput teknologi Bio P 2000 Zdari swasta dan beberapa komponen lain yang hanya berupasebagian dari komponen agroinput sehingga masih belumsempurna dalam paket budidayanya. Hanya petani yangmampu menambah modal yang mendapatkan hasil panenmaksimal, sehingga peluang peningkatan pendapatan petanimasih besar jika petani dapat mendapatkan tambahan modalusaha taninya.Untuk lebih meningkatkan pendapatan petani melaluipeningkatan produktivitas diperlukan kelengkapan Agroinput(benih, Bio P 2000 Z, Pupuk-pupuk dan pestisida serta peralatanpasca panen (tresher dan drayer). Diharapkan pada usaha taniini petani mendapatkan pinjaman lunak (LOAN) dalam bentukagroinput dari swasta maupun perbankan (BRI) yang disalurkandan dikelola melalui pengelola yang ditunjuk oleh petani dankelompok taninya.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Bagoes Powerless liked this
Bagoes Powerless liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->