Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
I-1
MODUL ITIPE DATA, OPERATOR,KONDISI DAN PENGULANGAN
1.1
 
Tujuan
Tujuan modul I ini, adalah:
 
Praktikan bisa membuat program sederhana berdasarkan algoritma.
 
Praktikan dapat membiasakan diri untuk membuat program secara terstruktur.
 
Praktikan memahami penggunaan tipe data dan operator dalam algoritma danbahasa C.
 
Praktikan dapat memahami algoritma kondisi dan pengulangan sertamengimplementasikannya dalam bahasa pemrograman C.
1.2
 
Teori1.2.1
 
Tipe Data
Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu: char, int, float,double, dan void.Tabel 1.1 Tipe Data Dasar Berdasarkan bahasa C
NoTipeDataUkuranRange(Jangkauan)Format Keterangan
1. Char 1 byte - 128 s/d 127 %c Karakter/string2. Int 2 byte - 32768 s/d 32767%i%d Integer/bilangan bulat3. Float 4 byte - 3.4E-38 s/d3.4E+38%f Float/bilangan pecahan4. Double 8 byte - 1.7E-308 s/d1.7+308%lf Pecahan presisi ganda5. Void 0 byte - - Tidak bertipe
 
I-21)
 
Tipe Bilangan BulatTipe data ini digunakan untuk data-data angka yang tidak mengandung angkadi belakang koma (Int).2)
 
Tipe Bilangan RiilTipe ini adalah tipe yang merepresentasikan data-data bilangan yangmengandung angka di belakang koma. Tipe data yang termasuk ke dalamkategori ini adalah: float, double.
Contoh Algoritma 1:
Algoritma variable{
Program perbedaan output variable
}DeklarasiA : integerB : realC : charX : doubleDeskripsiA = 10 /* variabel A diisi dengan 10 */ B = 5.45 /* variabel B diisi dengan 5.45 */ C = 'C' /* variabel C diisi dengan karakter "C" */ X = 2.35E+10 /* variabel X diisi dengan 2.35E+20 */ Write("Nilai A adalah : ", A) /* Menampilkan isi variabel A */ Write("Nilai B adalah : ", B) /* Menampilkan isi variabel B */ Write("Nilai C adalah : ", C) /* Menampilkan isi variabel C */ Write("Nilai X adalah : ", X) /* Menampilkan isi variabel X */ 
Program Algoritma 1:
  //Program perbedaan output variable#include <stdio.h>main(){ int A;float B;char C;double X;A = 10; /* variabel A diisi dengan 10 */ B = 5.45; /* variabel B diisi dengan 5.45 */ 
 
I-3C = 'C'; /* variabel C diisi dengan karakter "C" */ X = 2.35E+10; /* variabel X diisi dengan 2.35E+20 */ printf("Nilai A adalah : %i\n", A); /* Menampilkan isi variabel A */ printf("Nilai B adalah : %f\n", B); /* Menampilkan isi variabel B */ printf("Nilai C adalah : %c\n", C); /* Menampilkan isi variabel C */ printf("Nilai X adalah : %lf\n", X); /* Menampilkan isi variabel X */ }3)
 
Tipe LogikaTipe ini adalah tipe yang merepresentasikan data-data yang mengandung duabuah nilai, yaitu nilai logika (boolean) – true dan false.4)
 
Tipe Karakter/StringTipe character merupakan kumpulan bermacam-macam character (set of character) yang terdiri dari alfabet.
 
Alfabet bilangan desimal (decimal digits):0,1,2…9
 
Alfabet huruf latin (Capital letter):A,B,…Z
 
Alfabet huruf latin kecil (common letter)a..zTipe ini hanya terdiri dari 1 karakter. Dalam program konstanta bertipe charditulis diantara tanda petik misalnya ‘A’ ‘,’ ‘4’
1.2.2
 
Tipe Data Bentukan
Tipe data bentukan adalah tipe data yang dibuat sendiri sesuai kebutuhandalam program yang akan kita buat (disebut juga
user defined types
). Adapunyang termasuk ke dalam tipe bentukan adalah:
1)
 
Struktur
Struktur adalah tipe data bentukan yang menyimpan lebih dari satu variabelbertipe sama maupun berbeda. Untuk mumbuat tipe data struktur dalam C,menggunakan kata kunci
struct 
. Bentuk umum pendeklarasian tipe:Struct nama struktur {Tipe_data variabel1;Tipe_data variabel2;...}
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more