Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
JENI Intro2 Bab02 Exception Dan Assertion

JENI Intro2 Bab02 Exception Dan Assertion

Ratings: (0)|Views: 3 |Likes:
Published by Nyengir Kuda

More info:

Published by: Nyengir Kuda on Apr 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/04/2010

pdf

text

original

 
J.E.N.I.Pengenalan Pemrograman 2
1
 
BAB 2Exceptions dan Assertions
2.1 Tujuan
Dasar penanganan exception telah dikenalkan pada Anda di pelajaran pemrogramanpertama. Bab ini membahas secara lebih dalam mengenai exception dan sedikitmenyinggung tentang assertion.Pada akhir pembahasan, diharapkan pembaca dapat :1.
 
Menangani exception dengan menggunakan try, catch dan finally2.
 
Membedakan penggunaan antara throw dengan throws3.
 
Menggunakan exception class yang berbeda – beda4.
 
Membedakan antara checked exceptions dan unchecked exceptions5.
 
Membuat exception class tersendiri6.
 
Menjelaskan keunggulan penggunaan assertions7.
 
Menggunakan assertions
2.2 Apa itu Exception?
2.2.1 Pendahuluan 
Bugs dan error dalam sebuah program sangat sering muncul meskipun programtersebut dibuat oleh programmer berkemampuan tinggi. Untuk menghindaripemborosan waktu pada proses error-checking, Java menyediakan mekanismepenanganan exception.Exception adalah singkatan dari Exceptional Events. Kesalahan (errors) yang terjadisaat runtime, menyebabkan gangguan pada alur eksekusi program. Terdapatbeberapa tipe error yang dapat muncul. Sebagai contoh adalah error pembagian 0,mengakses elemen di luar jangkauan sebuah array, input yang tidak benar danmembuka file yang tidak ada.
2.2.2 Error dan Exception Classes 
Seluruh exceptions adalah subclasses, baik secara langsung maupun tidak langsung,dari sebuah root class
Throwable
. Kemudian, dalam class ini terdapat dua kategoriumum : Error class dan Exception class.Exception class menunjukkan kondisi yang dapat diterima oleh user program.Umumnya hal tersebut disebabkan oleh beberapa kesalahan pada kode program.Contoh dari exceptions adalah pembagian oleh 0 dan error di luar jangkauan array.
 
J.E.N.I.Pengenalan Pemrograman 2
2
 
Error class digunakan oleh Java run-time untuk menangani error yang muncul padasaat dijalankan. Secara umum hal ini di luar control user karena kemunculannyadisebabkan oleh run-time environment. Sebagai contoh adalah
out of memory
dan
harddisk crash.
2.2.3 Sebuah Contoh 
Perhatikan contoh program berikut :
class DivByZero {public static void main(String args[]) {System.out.println(3/0);System.out.println(“Cetak.”);}}
Jika kode tersebut dijalankan, akan didapatkan pesan kesalahan sebagai berikut :
Exception in thread "main" java.lang.ArithmeticException: / byzero at DivByZero.main(DivByZero.java:3)
Pesan tersebut menginformasikan tipe exception yang terjadi pada baris dimanaexception itu berasal. Inilah aksi default yang terjadi bila terjadi exception yang tidaktertangani. Jika tidak terdapat kode yang menangani exception yang terjadi, aksidefault akan bekerja otomatis. Aksi tersebut pertama-tama akan menampilkandeskripsi exception yang terjadi. Kemudian akan ditampilkan stack trace yangmengindentifikasi method dimana exception terjadi. Pada bagian akhir, aksi defaulttersebut akan menghentikan program secara paksa.Bagaimana jika Anda ingin melakukan penanganan atas exception dengan cara yangberbeda? Untungnya, bahasa pemrograman Java memiliki 3 keywords penting dalampenanganan exception, yaitu
try, catch
dan
finally
.
 
J.E.N.I.Pengenalan Pemrograman 2
3
 
2.3 Menangkap Exception
2.3.1 Try - Catch 
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, keyword
try, catch
dan
finally
digunakandalam menangani bermacam tipe exception. 3 Keyword tersebut digunakanbersama, namun
finally
bersifat opsional. Akan lebih baik jika memfokuskan padadua keyword pertama, kemudian membahas
finally
pada bagian akhir.Berikut ini adalah penulisan
try-catch
secara umum :
try {<code to be monitored for exceptions>} catch (<ExceptionType1> <ObjName>) {<handler if ExceptionType1 occurs>}...} catch (<ExceptionTypeN> <ObjName>) {<handler if ExceptionTypeN occurs>}
Petunjuk Penulisan Program : 
Blok catch dimulai setelah kurung kurawal dari kode try atau catch terkait. Penulisankode dalam blok yang dimasukkan
Gunakan contoh kode tersebut pada program DivByZero yang telah dibuatsebelumnya :
class DivByZero {public static void main(String args[]) {try {System.out.println(3/0);System.out.println(“Cetak.”);} catch (ArithmeticException exc) {//Reaksi atas kejadianSystem.out.println(exc);}System.out.println(“Setelah Exception.”);}}
Kesalahan pembagian dengan bilangan 0 adalah salah satu contoh dari
ArithmethicException
. Tipe exception kemudian mengindikasikan klausa
catch
padaclass ini. Program tersebut menangani kesalahan yang terjadi dengan menampilkandeskripsi dari permasalahan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->