Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
100Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ASKEP C H F

ASKEP C H F

Ratings: (0)|Views: 14,001|Likes:
By Trinoval Yanto Nugroho
By Trinoval Yanto Nugroho

More info:

Published by: Trinoval Yanto Nugroho, S.Kep on Apr 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/13/2013

pdf

text

original

 
 Nu_groz Computer | Rahasia
 
ASKEPCONGESTIVEHEARTHFAILURE(CHF)
www.retnoval.blogspot.com
2009
 Trinoval Yanto NugrohoNu_groz Computer25/08/2009
 
ASKEPCONGESTIVE HEARTH FAILURE (CHF)
 Disusun Oleh : Trinoval Yanto NugrohoMahasiswa Stikes Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap
BAB IPENDAHULUAN
A.Latar BelakangSaat ini Congestive Hearth Failure (CHF) atau yang biasa disebut gagal jantung kongestif merupakan satu-satunya penyakit kardiovaskuler yang terus meningkat insiden dan prevalensinya. Risiko kematian akibat gagal jantung berkisar antara 5-10% pertahun pada gagal jantung ringan yang akan meningkat menjadi 30-40% padagagal jantung berat. Selain itu, gagal jantung merupakan penyakit yang paling sering memerlukan perawatanulang di rumah sakit (readmission) meskipun pengobatan rawat jalan telah diberikan secara optimal (R. MiftahSuryadipraja).CHF adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh (Ebbersole, Hess, 1998).Risiko CHF akan meningkat pada orang lanjut usia(lansia) karena penurunan fungsi ventrikel akibat penuaan.CHF ini dapat menjadi kronik apabila disertai dengan penyakit-penyakit seperti: hipertensi, penyakit katub jantung, kardiomiopati, dan lain-lain. CHF juga dapat menjadi kondisi akut dan berkembang secara tiba-tiba pada miokard infark.CHF merupakan penyebab tersering lansia dirawat di rumah sakit (Miller,1997). Sekitar 3000 penduduk Amerika menderita CHF. Pada umumnya CHF diderita lansia yang berusia 50 tahun, Insiden ini akan terus bertambah setiap tahun pada lansia berusia di atas 50 tahun (Aronow et al,1998). Menurut penelitian, sebagian besar lansia yang dididiagnosis CHF tidak dapat hidup lebih dari 5 tahun (Ebbersole, Hess,1998).Dalam makalah ini membahas CHF pada lansia disertai penanganan dan asuhan Keperawatan pada pasienlanjut usia dengan CHF.B.Tujuan1.Tujuan umumMahasiswa mampu menjelaskan tentang penyakit CHF2.Tujuan Khususa.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian CHF b.Mahasiswa mampu menjelaskan penyebab CHFc.Mahasiswa mampu menjelaskan tanda dan gejala CHFd.Mahasiswa mampu menjelaskan patofisiologi CHFe.Mahasiswa mampu menjelaskan masifestasi klinis CHFf.Mahasiswa mampu menjelaskan pemeriksaan penunjang pada CHFg.Mahasiswa mampu menjelaskan penatalaksanaan pasien dengan CHFh.Mahasiswa mampu melakukan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien dengan CHF
www.retnoval.blogspot.com Halaman
2
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA
A.DefinisiCongestive Heart Failure (CHF) atau gagal jantung adalah ketidakmampuan jantung untuk memompadarah secara adekuat ke seluruh tubuh (Ebbersole, Hess,1998).B.Klasifikasi1.Gagal jantung akut -kronia.Gagal jantung akut terjadinya secara tiba-tiba, ditandai dengan penurunan kardiak output dan tidak adekuatnya perfusi jaringan. Ini dapat mengakibatkan edema paru dan kolaps pembuluh darah. b.Gagal jantung kronik terjadinya secar perkahan ditandai dengan penyakit jantung iskemik, penyakit paru kronis. Pada gagal jantung kronik terjadi retensi air dan sodium pada ventrikel sehinggamenyebabkan hipervolemia, akibatnya ventrikel dilatasi dan hipertrofi.2.Gagal Jantung Kanan- Kiria.Gagal jantung kiri terjadi karena ventrikel gagal untuk memompa darah secara adekuat sehinggamenyebabkan kongesti pulmonal, hipertensi dan kelainan pada katub aorta/mitral b.Gagal jantung kanan, disebabkan peningkatan tekanan pulmo akibat gagal jantung kiri yang berlangsung cukup lama sehingga cairan yang terbendung akan berakumulasi secara sistemik di kaki,asites, hepatomegali, efusi pleura, dll.3.Gagal Jantung Sistolik-Diastolia.Sistolik terjadi karena penurunan kontraktilitas ventrikel kiri sehingga ventrikel kiri tidak mampumemompa darah akibatnya kardiak output menurun dan ventrikel hipertrofi b.Diastolik karena ketidakmampuan ventrikel dalam pengisian darah akibatnya stroke volume cardiacoutput turun.C.EtiologiPenyebab gagal jantung kongestif yaitu:1.Kelainan otot jantung2.Aterosklerosis korone3.Hipertensi sistemik atau pulmonal4.Peradangan dan penyakit miokardium5.Penyakit jantung lain seperti stenosis katup semilunar, tamponade perikardium, perikarditis konstruktif,stenosis katup AV6.Faktor sistemik seperti demam, tirotoksikosis, hipoksia, anemia.D.PatofisiologiKelainan fungi otot jantung disebabkan karena aterosklerosis koroner, hipertensi arterial dan penyakit ototdegeneratif atau inflamasi. Aterosklerosis koroner mengakibatkan disfungsi miokardium karena terganggunyaaliran darah ke otot jantung. Terjadi hipoksia dan asidosis (akibat penumpukan asam laktat). Infark miokardium biasanya mendahului terjadinya gagal jantung. Hipertensi sistemik atau pulmonal (peningkatanafterload) meningkatkan beban kerja jantung dan pada gilirannya mengakibatkan hipertrofi serabut otot jantung. Efek tersebut (hipertrofi miokard) dapat dianggap sebagai mekanisme kompensasi karena akanmeningkatkan kontraktilitas jantung. Tetapi untuk alasan tidak jelas, hipertrofi otot jantung tadi tidak dapat berfungsi secara normal, dan akhirnya akan terjadi gagal jantung.Peradangan dan penyakit miokardium degeneratif berhubungan dengan gagal jantung karena kondisi inisecara langsung merusak serabut jantung, menyebabkan kontraktilitas menurun.Ventrikel kanan dan kiri dapat mengalami kegagalan secara terpisah. Gagal ventrikel kiri paling seringmendahului gagal ventriel kanan. Gagal ventrikel kiri murni sinonim dengan edema paru akut. Karena curahventrikel berpasangan atau sinkron, maka kegagalan salah satu ventrikel dapat mengakibatkan penurunan perfusi jaringan.
Gagal jantung kiri
Kongesti paru menonjol pada gagal ventrikel kiri, karena ventrikel kiri tidak mampu memompa darah yangdatang dari paru. Peningkatan tekanan dalam sirkulasi paru menyebabkan cairan terdorong ke jaringan paru.Dispnu dapat terjadi akibat penimbunan cairan dalam alveoli yang mengganggu pertukaran gas. Mudah lelahdapat terjadi akibat curah jantung yang kurang menghambat jaringan dari sirkulasi normal dan oksigen sertamenurunnya pembuangan sisa hasil katabolisme, juga terjadi akibat meningkatnya energi yang digunakanuntuk bernapas dan insomnia yang terjadi akibat distress pernapasan dan batuk.
www.retnoval.blogspot.com Halaman
3

Activity (100)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Bintang Mamora liked this
Bintang Mamora liked this
Zonna Zannie liked this
Muliana Musibo liked this
Ni Rani Maharani liked this
Fian Soemasdiar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->