Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bagaimana Cara Menghindar Dari Debt Collector Kolektor Tukang Tagih Hutang Piutang Masalah Debt Collector Kartu Kredit Bank

Bagaimana Cara Menghindar Dari Debt Collector Kolektor Tukang Tagih Hutang Piutang Masalah Debt Collector Kartu Kredit Bank

Ratings: (0)|Views: 7,027 |Likes:
Published by ropoloko
Bagaimana Cara Menghindar Dari Debt Collector Kolektor Tukang Tagih Hutang Piutang Masalah Debt Collector Kartu Kredit Bank
Bagaimana Cara Menghindar Dari Debt Collector Kolektor Tukang Tagih Hutang Piutang Masalah Debt Collector Kartu Kredit Bank

More info:

Published by: ropoloko on Apr 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2013

pdf

text

original

 
Jumat, 01 Mei 2009KARTU KREDITSeperti edisi bulan lalu bahwa kemudahan bank memberi kredit membuat hidup kitamenjadi lebih konsumtif jika kita tidak bijak dalam mempergunakan produk perbankanyang satu ini, pada edisi kali ini kita akan membahas mengenai Kartu Kredit ataupunKredit Tanpa Agunan.Kartu kredit sangat memudahkan kehidupan kita bila kita pergunakan sebagaimanamestinya, kita tidak perlu repot keluar uang tunai untuk membeli seuatu yang kitainginkan. Kartu kredit sangat aman dari tindak kejahatan dari pada kita membawa uangtunai di dompet kita.Misalkan bila terjadi kecopetan dompet kita hanya berisi kartu kredit maka tinggal telpon bank penerbit atau call centre untuk memblokir kartu kredit kita, maka si pencopet tidak akan bisa memakai kartu kredit tersebut.Kita akan merasa nyaman menggunakan Kartu kredit atau KTA jika semua kewajibantelah ditunaikan alias pembayaran rutin kita lakukan setiap bulan, jika kita mendapatmasalah keuangan yang serius sehingga kita tidak bisa melaksanakan kewajiban tersebutmaka kartu kredit yang kita miliki sangat memberatkan diri kita.Kartu Kredit/KTA bermasalah bila pelunasan/pembayaran yang telah ditentukan tidak dilaksanakan.Ketika seorang nasabah tidak sanggup melaksanakan kewajibannya secara rutin untuk membayar tagihan kartu kredit, maka pihak bank akan melakukan upaya untuk menagihkepada nasabah dengan berbagai macam cara, yakn :Menelpon nasabah secara berulang-ulang setiap harinya, baik ke rumah maupun kekantor bahkan pada hari libur sekalipun baik siang atau malam 24 jam penuh.Tahap berikutnya menelpon pihak saudara terdekat nasabah yang tercantum di aplikasiyang pernah kita serahkan kepada bank.Tahap berikutnya mulai melakukan teror dengan mengirim debt collector ke rumahmaupun ke kantor. Maka sudah dipastikan kepanikan dan kekhawatiran yang ada dibenak kita menjadi santapan sehari-hari kita.Jika tagihan kartu kredit kita tertunggak selama 3 - 6 bulan biasanya bank akanmenggunakan jasa agen. Jasa agen ini ada yang dilakukan perorangan atau yangdikoordinir melalui suatu badan hukum/usaha.Kebanyakan perusahaan Kartu Kredit ( Debt collector ) memang memanfaatkan rasamalu yang dimiliki nasabah (karena punya hutang), serta ketidaktahuan nasabah padahukum untuk berbuat di luar aturan atau melanggar hukum. Misalnya menggangguorang-orang di sekitar nasabah seperti keluarga, atau orang-orang di tempat kerja denganmenteror dengan kata-kata kasar dan mengancam, bahkan dengan mendatangi tempatkerja atau kediaman, juga mencegat di tempat-tempat umum.
 
Bisa saja kita terus menghindar dari kejaran debt collector, atau memberikan suap padadebt collector yang menagihnya hingga akan datang lagi debt collector lain yang akanminta anda suap juga tanpa ada batasan waktu. tetapi itu hanya sementara saja, karenaesensi sesungguhnya tidak terselesaikan. Nasabah tetap tidak bisa tidur nyenyak, was-was, paranoid dan selalu ketakutan . sedangkan bunga dari tagihan kartu kredit itu sendirisemakin membengkak (bunga berbunga) dan tetap perlu diselesaikan, sementara danasudah keluar banyak untuk menyuap.Yang sangat Perlu diperhatikanPada Masa - masa teror 1. Jangan terbujuk untuk memberikan pembayaran cicilan pada debt collector karenasebenarnya tugas colector hanya memberitahukan bahwa ada tagihan , sedangkan pembayarannya sendiri di Bank yang bersangkutan atau ditempat pembayaran resmi(kantor pos, ATM, Bank, Dll).2. Jangan menjanjikan atau menanda tangani surat pernyataan yang ditimbulkan oleh pihak bank maupun debt collector untuk memberikan jaminan barang, karena KK &KTA tidak pernah dibuat dengan jaminan / dengan tanpa anggunan.3. Jangan anda memberikan pembayaran cicilan pada debt collector juga, (bahkan seringtanpa kuitansi), jadi keamanan pembayaran anda jadi sangat meragukan (uang bisahilang). anda sudah membayar tetapi datanya belum.4. Bagan cicilan pembayaran utang yang dibuat debt collector adalah rekaan merekasendiri bukan dari bank yang bersangkutan. ini bisa dilihat dari tidak digunakannya kopsurat resmi bank penerbit kartu kredit5. Bila ingin negosiasikan pembayaran dan menutup kartu sebaiknya datang sendiri(jangan menggunakan telepon karena akan diabaikan) ke bank penerbit. Tetapi pihak  bank hanya akan memberikan scedule pembayaran cicilan baru dengan bunga yang baru.Semoga ulasan ini bermanfaat bagi kita untuk menggunakan kartu kredit kita secara bijak dan agar kita terhindar dari hutang yang berkepanjangan.Diposkan oleh Teguh Kusdianto di 20:21 Teror Debt Collector HSBCSaya Menjadi Nasabah Bank,berharap lepas dari jerat resiko rentenir dan kekerasan,karena keramahan dan janji marketing layanan yang akan memberikan layanan profesional.
 
 Namun perjalanan waktu, harapan tinggal harapan.Layanan yang lebih profesional,ramah tamah, bersahabat, tidak seperti penagih-penagih rentenir pasar dengan bergaya jago pasar, ternyata meleset.Menjadi nasabah HSBC, ketika sedang mengalami kesulitan, tak ada toleransi, ancamandemi ancaman selalu menghantui, tak hanya mesin pengisap rente, yang akanmembungakan terus menerus hutang, namun juga kekerasan verbal-ancaman2 selaludilakukan oleh kolektor HSBC, bahkan seakan telah menjadi standar HSBC, meskipunsudah dilakukan konfirmasi berulang-ulang ke pihak HSBC, namun HSBC tidak peduli.Begitu pula ketika datang ke Kantor HSBC Menara Mulia Lt 18, untuk coba menjelaskankondisi kesulitan yang dialami nasabah. HSBC tetap tidak memberikan toleransiketidakberdayaan nasabah. Nasabah ingin mengajukan penyelesaian hutang dengan cicilan lebih ringan,masa waktulebih panjang, meskipun tetap dikenakan bunga, namun komitmen menunaikankewajiban, diharapkan tidak menambah resiko bunga-berbunga pinjaman kartu kreditmaupun ‘ancaman-teror’ dari kolektor HSBC. Namun HSBC tetap menuntut nasabah melunasi hutang-hutang, dengan resiko bunga berbunganya. Kalau memang tidak bisa mengikuti ketentuan HSBC yang masih terasa berat bagi nasabah ditengah kesulitan sat ini. ( Namun berdasarkan informasi lain, bilamelalui Debt Collector HSBC proses ini dapat dilakukan ? Tetapi kenapa dengan itikad pribadi tidak ada kompromi ? Tak mungkin saya, tahan dengan kejaran debt collecotHSBC terus menerus…)Pengalaman buruk dengan HSBC yang kesekian kalinya,ternyata nasabah terjebak ‘Rentenir’ dan ’Preman’ modern dan yang dilegalkan.Bank HSBC, bertaraf international, tidak peduli nasabah, hanya mengambil keuntungan.Jeritan Nasabah Kartu Kredit HSBC 4544 9311 04xx xxxxSeptember 5, 2008 - Posted by malindokini | Kartu Kredit, Perbankan | Debt Collector,HSBAC, Kartu Kredit, teror | 9 Comments9 Comments »Di luar itu semua, tentu saja kita harus mampu mengendalikan pengeluaran. Jangankonsumtif. Perlu perhitungan yang matang sebelum menggesek kartu kredit, kecualidalam keadaan genting seperti biaya rumah sakit dsb..Jangan niatkan berbuat curang, seperti para pengemplang blbi.. minus 10 memang lebihkecil dari minus jutaan.. tapi sama” minus..

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
adambitor1713 liked this
Rhida Rahma liked this
Ade Abdilah liked this
josoell liked this
Syifa Afnani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->