Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
55Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Model Pembelajaran Ipa Terpadu Smp

Model Pembelajaran Ipa Terpadu Smp

Ratings: (0)|Views: 1,891 |Likes:
Published by EKAUMAGA
IPA SMP
IPA SMP

More info:

Published by: EKAUMAGA on Apr 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2013

pdf

text

original

 
1
KONSEP PEMBELAJARAN TERPADU DALAM IPA
1. Kekuatan dan Kelemahan Pembelajaran Terpadu
Walaupun standar kompetensi dan kompetensi dasar IPA dikembangkan dalambidang kajian, pada tingkat pelaksanaan guru memiliki keleluasaan dalammembelajarkan peserta didiknya untuk mencapai kompetensi tersebut. Salahsatu contoh yang akan dikembangkan dalam model ini adalah guru dapatmengidentifikasi standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dekat danrelevan untuk dikemas dalam satu tema dan disajikan dalam kegiatanpembelajaran yang terpadu. Yang perlu dicatat ialah pemaduan kegiatandalam bentuk tema sebaiknya dilakukan pada jenjang kelas yang sama danmasih dalam lingkup IPA .Kekuatan/manfaat yang dapat dipetik melalui pelaksanaan pembelajaranterpadu antara laian sebagai berikut.
(a)
 
D
engan menggabungkan berbagai bidang kajian akan terjadipenghematan waktu, karena ketiga bidang kajian tersebut (Energi danperubahannya, Materi dan sifatnya, dan Makhluk hidup dan proseskehidupan) dapat dibelajarkan sekaligus. Tumpang tindih materi jugadapat dikurangi bahkan dihilangkan.
(b)
 
Peserta didik dapat melihat hubungan yang bermakna antarkonsepEnergi dan perubahannya, Materi dan sifatnya, dan Makhluk hidup danproses kehidupan.
(c)
 
Meningkatkan taraf kecakapan berpikir peserta didik, karena pesertadidik dihadapkan pada gagasan atau pemikiran yang lebih luas dan lebihdalam ketika menghadapi situasi pembelajaran.
(d)
 
Pembelajaran terpadu menyajikan penerapan/aplikasi tentang dunianyata yang dialami dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memudahkanpemahaman konsep dan kepemilikan kompetensi IPA.
(e)
 
Motivasi belajar peserta didik dapat diperbaiki dan ditingkatkan.
(f)
 
Pembelajaran terpadu membantu menciptakan struktur kognitif yangdapat menjembatani antara pengetahuan awal peserta didik denganpengalaman belajar yang terkait, sehingga pemahaman menjadi lebihterorganisasi dan mendalam, dan memudahkan memahami hubunganmateri IPA dari satu konteks ke konteks lainnya.
(g)
 
Akan terjadi peningkatan kerja sama antarguru bidang kajian terkait,guru dengan peserta didik, peserta didik dengan peserta didik, pesertadidik/guru dengan narasumber; sehingga belajar lebih menyenangkan,belajar dalam situasi nyata, dan dalam konteks yang lebih bermakna.
D
i samping kekuatan/manfaat yang dikemukakan itu, model pembelajaranIPA Terpadu juga memiliki kelemahan. Perlu disadari, bahwa sebenarnyatidak ada model pembelajaran yang cocok untuk semua konsep, oleh karenaitu model pembelajaran harus disesuaikan dengan konsep yang akandiajarkan. Begitu pula dengan pembelajaran terpadu dalam IPA memilikibeberapa kelemahan sebagai berikut ini.
 
2
(a)
 
 Aspek Guru
:
Guru harus berwawasan luas, memiliki kreativitas tinggi,keterampilan metodologis yang handal, rasa percaya diri yang tinggi,dan berani mengemas dan mengembangkan materi. Secara akademik,guru dituntut untuk terus menggali informasi ilmu pengetahuan yangberkaitan dengan materi yang akan diajarkan dan banyak membaca bukuagar penguasaan bahan ajar tidak terfokus pada bidang kajian tertentusaja. Tanpa kondisi ini, maka pembelajaran terpadu dalam IPA akansulit terwujud.
(b)
 
 Aspek peserta didik
:
Pembelajaran terpadu menuntut kemampuanbelajar peserta didik yang relatif ´baikµ, baik dalam kemampuanakademik maupun kreativitasnya. Hal ini terjadi karena modelpembelajaran terpadu menekankan pada kemampuan analitik(mengurai), kemampuan asosiatif (menghubung-hubungkan),kemampuan eksploratif dan elaboratif (menemukan dan menggali). Bilakondisi ini tidak dimiliki, maka penerapan model pembelajaran terpaduini sangat sulit dilaksanakan.
(c)
 
 Aspek sarana
 
dan sumber pembelajaran
:
Pembelajaran terpadumemerlukan bahan bacaan atau sumber informasi yang cukup banyakdan bervariasi, mungkin juga fasilitas internet. Semua ini akanmenunjang, memperkaya, dan mempermudah pengembangan wawasan.Bila sarana ini tidak dipenuhi, maka penerapan pembelajaran terpadujuga akan terhambat.
 )
 
 Aspek kurikulum
:
Kurikulum harus luwes, berorientasi pada pencapaianketuntasan pemahaman peserta didik (bukan pada pencapaian targetpenyampaian materi). Guru perlu diberi kewenangan dalammengembangkan materi, metode, penilaian keberhasilan pembelajaranpeserta didik.
e
 )
 
 Aspek penilaian:
Pembelajaran terpadu membutuhkan cara penilaianyang menyeluruh (komprehensif), yaitu menetapkan keberhasilan belajarpeserta didik dari beberapa bidang kajian terkait yang dipadukan.
D
alamkaitan ini, guru selain dituntut untuk menyediakan teknik dan prosedurpelaksanaan penilaian dan pengukuran yang komprehensif, juga dituntutuntuk berkoordinasi dengan guru lain, bila materi pelajaran berasal dariguru yang berbeda.
(f)
 
Suasana pem
b
elajaran
:
Pembelajaran terpadu berkecenderunganmengutamakan salah satu bidang kajian dan ¶tenggelam·nya bidangkajian lain.
D
engan kata lain, pada saat mengajarkan sebuah TEMA,maka guru berkecenderungan menekankan atau mengutamakan substansigabungan tersebut sesuai dengan pemahaman, selera, dan latarbelakang pendidikan guru itu sendiri.
 
3
Sekalipun pembelajaran terpadu mengandung beberapa kelemahan selainkeunggulannya, sebagai sebuah bentuk inovasi dalam implementasi StandarKompetensi dan Kompetensi
D
asar perlu dikembangkan lebih lanjut. Untukmengurangi kelemahan-kelemahan di atas, perlu dibahas bersama antara gurubidang kajian terkait dengan sikap terbuka. Kesemuanya ini ditujukan untukmeningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pembelajaran IPA.
2
. Pemaduan Konsep
 
Dalam Pembelajaran IPA
Salah satu kunci pembelajaran terpadu yang terdiri atas beberapa bidangkajian adalah menyediakan lingkungan belajar yang menempatkan pesertadidik mendapat pengalaman belajar yang dapat menghubungkaitkan konsep-konsep dari berbagai bidang kajian. Pengertian terpadu di sini mengandungmakna menghubungkan IPA dengan berbagai bidang kajian (Carin 1997;236).Lintas bidang kajian dalam IPA adalah mengkoordinasikan berbagai disiplinilmu seperti makhluk hidup dan proses kehidupan, energi dan perubahannya,materi dan sifatnya, geologi, dan astronomi. Sebenarnya IPA dapat jugadipadukan dengan bidang kajian lain di luar bidang kajian IPA dan hal inilebih sesuai untuk jenjang pendidikan Sekolah
D
asar. Mengingat pembahasanmateri IPA pada tingkat lebih tinggi semakin luas dan mendalam, maka padajenjang pendidikan SMP/MTs dan SMA/MA, akan lebih baik bila keterpaduandibatasi pada bidang kajian yang termasuk bidang kajian IPA saja. Hal inidimaksudkan agar tidak terlalu banyak guru yang terlibat, yang akanmembuka peluang timbulnya kesulitan dalam pembelajaran dan penilaian,mengingat semakin tinggi jenjang pendidikan, maka semakin dalam dan luaspula pemahaman konsep yang harus diserap oleh peserta didik.Pembelajaran terpadu diawali dengan penentuan TEMA, karena penentuantema akan membantu peserta didik dalam beberapa aspek yaitu
:
 
(a)
 
peserta didik yang bekerja sama dengan kelompoknya akan lebihbertanggung jawab, berdisiplin, dan mandiri;
(b)
 
peserta didik menjadi lebih percaya diri dan termotivas dalam belajar bilamereka berhasil menerapkan apa yang telah dipelajarinya;
(c)
 
peserta didik lebih memahami dan lebih mudah mengingat karena mereka¶mendengar·, ¶berbicara·, ¶membaca·, ¶menulis· dan ¶melakukan·kegiatan menyelidiki masalah yang sedang dipelajarinya;
(d)
 
memperkuat kemampuan berbahasa peserta didik;
(e)
 
belajar akan lebih baik bila peserta didik terlibat secara aktif melaluitugas proyek, kolaborasi, dan berinteraksi dengan teman, guru, dan dunianyata.Oleh karena itu, jika guru hendak melakukan pembelajaran terpadu dalamIPA, sebaiknya memilih tema yang menghubungkaitkan antara IPA²lingkungan-teknologi - masyarakat.

Activity (55)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ala Riskha Dita liked this
Dewi Shinta liked this
Antika Yekti liked this
Octha Willy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->