Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
184Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UNSUR HARA TANAMAN

UNSUR HARA TANAMAN

Ratings: (0)|Views: 8,956 |Likes:
Published by kutarominami

More info:

Published by: kutarominami on Apr 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2013

pdf

text

original

 
UNSUR HARA TANAMAN
 
Unsur Hara Makro
 
Nitrogen (N)
 
 Nitrogen adalah unsur hara makro utama yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang banyak. Sumber Ntidak diperoleh dari batuan dan mineral tapi berasal dari hasil pelapukan bahan organik, dari udara dari fiksasi Noleh mikroorganisme baik yang bersimbiosa dengan akar tanaman leguminosa seperti rhizobium atau tidak seperti bakteri Azotobacter dan Clostridium. Sumber lain nitrogen di dalam tanah adalah melalui air hujan dan melalui penambahan pupuk buatan seperti Urea atau ZA (Hasibuan, 2006).
 
Zat lemas diserap oleh akar tanaman dalam bentuk NO3
-
dan NH4
+
, protoplasma yang hidup terdiri dari kira-kira 25% bahan kering dengan komposisi 50-50% zat-zat putih telur dan 5-10% lipoiden dan persenyawaan lainnyayang mengandung N. Kadar zat lemas dari protoplasma kira-kira antara 2-2,5%.Dengan adanya pemungutan hasil tanaman secara besar-besaran maka banyak sekali zat lemas yang hilang(Anonimous, 2005).
 
 Nitrogen di dalam tanaman merupakan unsur yang sangat penting untuk pembentukan protein, daun-daunandan berbagai persenyawaan organik lainnya. Nitrogen ditinjau dari berbagai sudut, mempunyai pengaruh positif sebagai berikut :
 a.
 
B
esar pengaruhnya dalam menaikkan potensi pembentukan daun-daun dan ranting.
  b.
 
Mempunyai pengaruh positif terhadap kadar protein pada rumput dan tanaman makanan ternak danlainnya.
 c.
 
Pada berbagai tanaman gandum menaikkan kadar protein pada butir gandum.
 
(Rinsema, 1993).
 
Gejala kekurangan unsur N dapat dilihat dimulai dari daunnya, warnanya yang hijau agak kekuninganselanjutnya berubah menjadi kuning. Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadikering dan berwarna merah kecoklatan. Pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruhterhadap pembuahan sehingga buahnya tidak sempurna, umumnya kecil dan cepat matang (Sutedjo
dan
 Kartasapoetra, 1987).
 
B
ila terjadi kelebihan N, tanaman akan tampak terlalu subur, ukuran daun akan menjadi lebih besar, batangmenjadi lunak dan berair (sekulensi) sehingga mudah rebah dan mudah diserang penyakit. Kelebihan juga dapatmenyebabkan penundaan pembentukan bunga, bahkan mudah lebih mudah rontok dan pemasakan buah cenderungterlambat (Novizan, 2004).
 
B
iarpun ada hubungan yang erat antara pemberian N dengan sejumlah bahan kering yang dihasilkan, tidak  berarti bahwa pemberian zat N itu harus sebanyak-banyaknya sebab pemberian zat N yang berlebih akan dapatmembahayakan. Memang benar pemberian N akan menghasilkan banyak bahan hijau berupa daun dan batang tetapi pemberian N yang banyak dapat memperlambat masaknya biji.Pemberian N yang banyak mempengaruhi juga perkembangan susunan akar, tetapi tidak sebagai Phosphorus dimanaakar menjadi lebih panjang dan lebih dalam masuk kedalam tanah. Oleh karena dalamnya masuknya susunan akar kedalam tanah yang tidak sepadan dengan kesuburan pada bagian atas tanah, maka tanaman dalam keadaandemikian akan lebih lekas kekeringan (Anonimous, 2005).
 
P
osfor (
P
)
 
 
Sumber pupuk P yang diberikan perlu diperhatikan sebelum diberikan kedalam tanah. Apabila bentuk mono-kalsium posfat yang diberikan kedalam tanah, maka air didalam tanah disekitar pupuk yang kemudian melarutkan P- pupuk (Hasibuan, 2004).
 
Posfat yang diserap tanaman dalam bentuk H
2
PO
4-
, HPO
42-
dan PO
42-
atau tergantung kepada nilai pH tanah.Posfor sebagian besar berasal dari pelapukan bahan organik. Walaupun sumber posfor didalam tanah mineral cukup banyak, tanaman masih bisa mengalami kekurangan posfor. Pasalnya sebagian posfor terikat secara kimia olehunsur lain sehingga menjadi senyawa yang sukar larut dalam air (Novizan,2004).
 
Tanaman yang kekurangan posfor warna daunnya akan tampak tua dan sering tampak mengkilap kemerahan.Tepi daun bercabang, dan batang terdapat warna merah ungu yang lambat laun berubah menjadi kuning. Kalautanaman berbuah, buahnya kecil, tamapk jelek dan lekas matang (Lingga
dan
Marsono, 2001).
 
B
ila tanaman kahat unsur P, maka berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman seperti, tumbuhan yangkerdil, hal ini terjadi karena pembelahan sel terganggu. Warna daun berubah menjadi ungu atau coklat mulai dariujung-ujung daun. Hal yang semacam ini terlihat pada tanaman yang masih muda. Gejala kahat P pada tanaman jagung, terlihat dimana tongkolnya kecil-kecil dan biji jagung yang terbentuk pada tongkol yang tidak sempurna(Hasibuan,2006).
 
alium (
)
 
Kalium diserap dalam bentuk K+. kalium banyak terkandung pada abu. Abu daun teh yang mudamengandung sampai 50% K 
2
O. Kalium K merupakan komponen dari bahan organik yang membentuk tanaman(Rinsema, 1993).
 
Gejala kekurangan unsur K dapat ditunjukkan dengan daun terlihat lebih tua, batang dan cabang lemah danmudah rebah, muncul warna kuning ditepi daun yang sudah tua yang akhirnya mengering dan rontok, daun keritingdimulai daun yang paling tua, kematangan buah terhambat, ukuran buah menjadi lebih kecil, buah mudah rontok (Novizan, 2004).
 
Tanaman yang kekurangan Kalium akan cepat mengayu atau menggabus, hal ini disebabkan kadar lengasnyayang lebih rendah. Menurut penyelidikan mikro, kalium berpengaruh baik pada pembentukan serat-serat seperti pada rosela, kapas dan rami, dinding-dinding sel lebih baik keadaannya dan lebih baik kandungan airnya, sel-sel initumbuh lebih baik, lebih kuat dan lebih panjang (Anonimous, 2005).
 
Kalium tidak disintesis menjadi senyawa organik oleh tumbuhan, sehingga unsure ini tetap sebagai ion didalam tumbuhan. Kalium berperan sebagai activator dari berbagai enzim yang esensial dari reaksi-reaksi fotosintesisdan respirasi, serta untuk enzim yang berperan dalam sintesa protein (Lakitan, 1995).
 
Kalium terdapat didalam sel-sel yaitu sebagai ion-ion didalam cairan sel dan sebagai persenyawaan adsorptif didalam zat putih telur dari sitoplasma. Inti sel tidak mengandung kalium. Sebagai ion didalam cairan sel, Kalium berperan dalam melaksanakan "turgor" yang disebabkan oleh tekanan osmotis.Ion Kalium mempunyai fungsi psikologis pada asimilasi zat arang.
B
ila tanaman sama sekali tidak diberi Kalium,maka asimilasi akan terhenti. Oleh sebab itu pada tanaman yang banyak menghasilkan hasil asimilasi sepertikentang, ubi kayu, tebu, nanas, akan banyak memerlukan Kalium (K 
2
O) didalam tanah.Kalium berfungsi pula pada pembelahan sel dan pada sintesa putih telur. Pada saat terjadi pembentukan bunga atau buah maka Kalium akan cepat ditarik oleh sebab itu Kalium mudah bergerak (mobil).Fungsi lain dari Kalium adalah pada pembentukan jaringan penguat. Perkembangan jaringan penguat pada tangkaidaun dan buah yang kurang baik sering menyebabkan lekas jatuhnya daun dan buah itu. Daun-daun pada teh dantangkai buah kelapa bila kekurangan Kalium akan terkulai dan buahnya lekas jatuh (Anonimous, 2005).
 
alsium (Ca)
 
Unsur ini diserap dalam Ca
++
, Kalsium terdapat sebagai kalsium pectinaat pada lamela-lamela tengah daridinding-dinding sel, endapan-endapan dari kalsium oksalat dan kalsium karbonat dan sebagai ion didalam air-sel.Kebanyakan dari zat kapur ini (CaO) terdapat didalam daun dan batang. Pada biji-biji relatif kurang mengandungkapur, demikian juga pada akar-akaran. Pada akar-akaran banyak terdapat pada ujung-ujungnya dan bulu-bulu akar.Fungsi ion Kalsium yang penting adalah mengatur permeabilitas dari dinding sel. Telah diketahui bahwa ion-ion
 
kalium itu mempertinggi permeabilitas dinding sel dan ion-ion Kalsium adalah sebaliknya. Hal ini penting bagiorganisme, sebab bertambahnya permeabilitas yang disebabkan ion-ion Kalium dapat lebih dicegah.Peranan yang penting dari kapur terdapat pada pertumbuhan ujung-ujung akar dan pembentukan bulu-bulu akar.
B
ila kapur ditiadakan maka pertumbuhan keduanya akan terhenti dan bagian-bagian yang telah terbentuk akan matidan berwarna coklat kemerah-merahan (Anonimous, 2005).
 
Kalsium penting untuk tanaman dan tanah. Kalsium merupakan bagian dari semua sel tanaman. Di dalamtanaman, ia bersifat immobial. Ia tidak bergerak dari daun-daun muda, sehingga menyediakan kalsium yang berkesinambungan sangat mutlak selama siklus hidup tanaman yang bersangkutan.
B
agi tanah kalsium yangseimbang jumlahnya dapat memperbaiki struktur tanah (Indranada, 1989).
 
Tanaman yang kekurangan kalsium dicirikan oleh tepi daun muda yang mengalami klorosis. Gejala inilambat laun akan menjalar diantara tulang-tulang daun. Kuncup-kuncup muda akan mati karena perakarannya yangkurang sempurna, malahan sering salah bentuk. Kalaupun ada daun yang muncul, warnanya akan berubah dan jaringan di beberapa tempat pada helai daun akan mati (Lingga
dan
Marsono, 2001).
 
Kekahatan Kalsium juga membatasi pertumbuhan akar, batang dan sebagainya. Akar tanaman yang kahatkalsium tidak mampu tumbuh memanjang dengan cepat, sehingga tidak dapat memperoleh air dan unsure hara.Kahat kalsium menghalangi pertumbuhan serta mekarnya daun-daun muda dan pucuk-pucuk yang sedang dan jugamenghalangi pertumbuhan bagian tepi daun, oleh karena itu daun-daunnya menjadi keriting (Hasibuan, 2006).
 
Magnesium (Mg)
 
Magnesium diserap dalam bentuk Mg
++
dan merupakan bagian dari hijau daun yang tidak dapat digantikanoleh unsur lain, kecuali didalam hijau daum Mg terdapat pula sebagai ion didalam air-sel.Kadarnya didalam bagian-bagian vegetatif lebih rendah dari pada kadar Kalsium, tetapi pada bagian generatif adalahsebaliknya (Anonimous, 2005).
 
Magnesium adalah unsur yang mobile di dalam tanaman, maka kekahatan magnesium selalu terlihat padadaun-daun tua. Daun berwarna kuning, hal terjadi karena pembentukan klorofil terganggu. Pada tanaman jagungkekahatan Mg terlihat pada daun adanya garis-garis kuning yang agak menonjol sedangkan pada daun-daun mudakeluar lender terutama bila kekahatan sudah berlanjut (Hasibuan, 2006).
 
Ketersediaan magnesium hampir sama dengan kalsium karena pemgikatnya juga sama. Disamping itu dapat juga menjadi tersedia melalui hancurnya mineral yang mengandung magnesium. Magnesium merupakan satu-satunya unsur anorganik yang terdapat pada molekul klorofil (Hakim
dkk 
, 1991).
 
Gejala yang pertama kelihatan pada tanaman yang kekurangan magnesium adalah daun mengalami klorosisdan tampak ada bercak-bercak coklat. Daun yang semula hijau segar menjadi kekuningan dan tampak pucat. Warnakekuningan inipun timbul diantara tulang-tulang daun. Daun mengering dan kerap kali langsung mati. Pada tanaman berbiji, sangat jelek pengaruhnya terhadap bila kekurangan magnesium. Daya tumbuh tidak mantap alias lemah.Malahan kalau tetap tetap tumbuh, bijinya akan sangat lemah (Lingga
dan
Marsono, 2001).
B
elerang (S)
 
B
elerang diserap oleh tanaman sebagai anion SO
42-
. Peranan fisiologisnya analog dengan nitrogen, sebabkeduanya merupakan penyusun protein. Tetapi hanya tiga dari semua asam amino esensial mengandung belerang,sehingga jumlah mutlak belerang yang diperlukan untuk nitrisi tanaman kira-kira 17 kali lebih kecil dari jumlahnitrogen yang dibutuhkan (Indranada, 1989).
 
Gejala tanaman yang kekurangan belerang umunya tampak pada seluruh daun muda yang berubah menjadihijau muda, kadan-kadang tamapak tidak merata, sedikit mengkilat agak keputihan lantas berubah menjadi kuningkehijauan. Pertumbuhan tanaman akan terhambat, kerdil, berbatang pendek dan kurus (Lingga
dan
Marsono,2001).
 
Peranan unsur belerang (S) adalah :
 
-
 
Sebagai koenzim yang terlibat dalam rantai transfer electron pada respirasi dan fotosintesis
 
-
 
Bahan produksi sekunder yang mudah menguap
 
(Rinsema, 1993).
 
Unsur Hara Mikro
 
Besi (Fe)
 

Activity (184)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Adi Caul added this note
bagguus
Roro Fisika liked this
19041990 liked this
Farida Irfani liked this
arum_dwie liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->