Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
101Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
EKSPERIMEN FISIKA: INTERFEROMETER MICHELSON

EKSPERIMEN FISIKA: INTERFEROMETER MICHELSON

Ratings: (0)|Views: 13,742|Likes:
Published by ABDUS SOLIHIN
Interferometer adalah alat yang dipergunakan untuk mengetahui pola-pola interferensi suatu gelombang. Salah satu jenis interferometer tersebut adalah Interferometer Michelson. Percobaan Interferometer Michelson pertama kali dilakukan pada akhir abad ke-19 oleh Michelson dan Morley untuk membuktikan keberadaan eter yang saat itu diduga sebagai medium perambatan gelombang cahaya. Dari eksperimen yang didasarkan pada prinsip resultan kecepatan cahaya tersebut didapati bahwa keberadaan eter ternyata tidak ada.
Percobaan Interferometer Michelson dilakukan dengan meletakkan secara tegak lurus (sudut 90) posisi Movable mirror dan adjustable mirror yang ditengahi oleh split. Dengan posisi demikian, akan terjadi perbedaan lintasan yang diakibatkan oleh pola reflektansi dan tranmisivitas split dari cahaya yang masuk melewati lens 1,8 nm. Selanjutnya, perbedaan lintasan ini akan menyebabkan adanya beda fase dan penguatan fase (yang biasa disebut sebagai interferensi) yang selanjutnya menyebabkan munculnya pola-pola pada frinji.
Dalam perkembangan selanjutnya, Interferometer Michelson tidak hanya dapat digunakan untuk membuktikan ada tidaknya eter, akan tetapi dapat pula digunakan dalam penentuan sifat-sifat gelombang lebih lanjut, misalnya dalam penentuan panjang gelombang cahaya tertentu, pola penguatan interferensi yang terjadi, dan sebagainya. Sehingga, mengingat nilai guna dari eksperimen ini yang sedemikian luasnya, maka percobaan Interferensi Michelson ini menjadi penting untuk dilakukan.
Interferometer adalah alat yang dipergunakan untuk mengetahui pola-pola interferensi suatu gelombang. Salah satu jenis interferometer tersebut adalah Interferometer Michelson. Percobaan Interferometer Michelson pertama kali dilakukan pada akhir abad ke-19 oleh Michelson dan Morley untuk membuktikan keberadaan eter yang saat itu diduga sebagai medium perambatan gelombang cahaya. Dari eksperimen yang didasarkan pada prinsip resultan kecepatan cahaya tersebut didapati bahwa keberadaan eter ternyata tidak ada.
Percobaan Interferometer Michelson dilakukan dengan meletakkan secara tegak lurus (sudut 90) posisi Movable mirror dan adjustable mirror yang ditengahi oleh split. Dengan posisi demikian, akan terjadi perbedaan lintasan yang diakibatkan oleh pola reflektansi dan tranmisivitas split dari cahaya yang masuk melewati lens 1,8 nm. Selanjutnya, perbedaan lintasan ini akan menyebabkan adanya beda fase dan penguatan fase (yang biasa disebut sebagai interferensi) yang selanjutnya menyebabkan munculnya pola-pola pada frinji.
Dalam perkembangan selanjutnya, Interferometer Michelson tidak hanya dapat digunakan untuk membuktikan ada tidaknya eter, akan tetapi dapat pula digunakan dalam penentuan sifat-sifat gelombang lebih lanjut, misalnya dalam penentuan panjang gelombang cahaya tertentu, pola penguatan interferensi yang terjadi, dan sebagainya. Sehingga, mengingat nilai guna dari eksperimen ini yang sedemikian luasnya, maka percobaan Interferensi Michelson ini menjadi penting untuk dilakukan.

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: ABDUS SOLIHIN on Apr 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/13/2013

pdf

text

original

 
Download Free e-books Fisika dihttp://www.elhobela.co.cc Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA
EKSPERIMEN INTERFEROMETER MICHELSONLAPORAN EKSPERIMEN FISIKA II
Diajukan guna memenuhi tugas praktikum Eksperimen Fisika II untuk MahasiswaFisika Semester VIOleh
ABDUS SOLIHINNIM 071810201067LABORATORIUM OPTOELEKTRONIKA DAN FISIKA MODERNJURUSAN FISIKAFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS JEMBER2010
 
 
Download Free e-books Fisika dihttp://www.elhobela.co.cc Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA
Kata Pengantar
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang telah memberi sangatbanyak kenikmatan kepada makhluknya, sehingga dengankenikmatan itu hambaini mampu menyelesaikan tulisan ini. Shalawat an salam tetap tercurahkan kepadaRasullullah Muhammad SAW yang telah menyampaikan risalah kebaikan akhlak,keobjektifan berpikir, dan kemaksimalan humanisme lewat ayat-
ayat Qur’aniah
yang dibawanya berupa Al-
Qur’a
n, Al-Hadits, dan peluang kemajuan yang berupaayat-ayat kauniah.Salah satu dari sedemikian banyaknya ayat kauniah tersebut adalahfenomena Interferensi pada
 Interferometer Michelson
. Dan demikianlaheksperimen ini dapat menambah kerangka filosofis bagi penulis, dan semoga jugabagi pembaca, guna kemaksimalan ilai-nilai kemanusiaan kita dihadapan sesamadan dihadapan Sang Pencipta.Demikian kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada:1.
 
Ketua Jurusan Fisika: Bpk. Dr. Edy Sutrisno2.
 
Dosen pembimbing praktikum: Bpk. Supriadi, S.Si, Ibu MutmainnahM.Si, dan Bpk. Misto M.Si3.
 
Asisten pembimbingSebagaimana pri-bahasa tak ada gading yang tak retak, maka penulismengharapkan kritik dan saran guna penyempurnaan tulisan selanjutnya. Penulisucapkan terimakasih banyak atas perhatiannya.Penulis,
ABDUS SOLIHIN
 
Download Free e-books Fisika dihttp://www.elhobela.co.cc Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA
ABDUS SOLIHINJurusan Fisika FMIPA Universitas Jemberemail: elhobela@gmail.com  ABSTRAK
 Interferometer adalah alat yang dipergunakan untuk mengetahui pola- pola interferensi suatu gelombang. Dalam eksperimen ini dilakukan percobaanterhadap salah satu jenis interferometer, khususnya interferometer Michelson.Percobaan Interferometer Michelson dilakukan dengan meletakkan secara tegak lurus (sudut 90
  
) posisi Movable mirror dan adjustable mirror yang ditengahioleh split. Dengan posisi demikian, akan terjadi perbedaan lintasan yangdiakibatkan oleh pola reflektansi dan tranmisivitas split dari cahaya yang masuk melewati lens 1,8 nm. Selanjutnya, perbedaan lintasan ini akan menyebabkanadanya beda fase dan penguatan fase (yang biasa disebut sebagai interferensi) yang selanjutnya menyebabkan munculnya pola-pola pada frinji. Hasil darieksperimen ini membuktikan bahwa Penambahan dan banyaknya jumlah frinji(N) berbanding lurus dengan pergeseran Movable mirror 
yang dilakukan. Hal ini dapat terlihat dari semakin besarnya nilai N (banyaknya frinji), makanilai
(jarak pergeseran Movable mirror terhadap titik acuan) jugamenunjukkan angka yang semakin besar.
Kata Kunci:
 Interferometer Michelson
,
Frinji
,
 Movable Mirror 
,
 Adjustable Mirror, Inteferensi
 

Activity (101)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Umi Maslakah liked this
Decca FRana liked this
Ana RF liked this
Gani Muhammad liked this
Ahmad Bahar liked this
Akhmad Alwan A liked this
Fitri Anika liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->