Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
sejarah jepang

sejarah jepang

Ratings: (0)|Views: 1,459 |Likes:
Published by fitrisusanto

More info:

Categories:Types, Research, History
Published by: fitrisusanto on Apr 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/23/2013

pdf

text

original

 
Bab 1: Geografi dan Sejarah Jepang 
1
BAB
1
Geografi dan Sejarah Jepang
1.1GEOGRAFI
JEPANG
Jepang
adalah sebuah negara kepulauan yangpulaunya bejumlah kira-kira 4000 pulau besar dan kecil,luas wilayahnya sekitar 370.000 km
2
.
Kepulauan Jepangtersebut terletak disebelah utara belahan bumi, yangmembujur dari selatan yaitu mulai dari daerahkepulauan Okinawa yang berbatasan dengan Taiwan dandisebelah utara berbatasan dengan kepulauan Rusia.Kemudian disebelah barat adalah laut China dandisebelah timurnya adalah lautan Pasifik.Jepang mengenal 4 musim yaitu musim panas(natsu
) Juni, Juli, Agustus, dan musim gugur (aki
)bulan September, Otober dan Nopember. Musim dingin(fuyu
) bulan Desember, Januari, Febuari, kemudianmusim semi (haru
) bulan Maret, April dan bulan Mei.Karena perbedaan tempratur antara musim panas danmusim dingin sangat berbeda mengakibatkan kebutuhanhidup berbeda seperti perbedaan jenis pakaian danmakanan masyarakatnya pada masing-masing musimtersebut. Kemudian temperatur rata-rata setiap musim
 
ILMU KEJEPANGAN
2
pada masing-masing daerah Selatan dan daerah Utara juga sangat berbeda. Oleh karna itu tantangan alam diSelatan Jepang berbeda dengan tantangan alam didaerah Utara. Kemudian sumber daya alam di daerahSelatan juga berbeda dengan sumberdaya alam di Utara.Namun demikian Jepang pada masa sekarang dikenalsebagai bangsa yang homogen, homogen dibidang bahasadan kebudayaannya. Artinya bahwa cara hidupmasyarakat di utara tidak begitu berbeda denganmasyarakat di Selatan. Contohnya dalam bidang bahasa,walaupun didapati berbagai dialek yang berbeda namaunpada dasarnya orang- orang di selatan mengerti bahasaorang-orang utara. Demikian Juga makanan, padaumumnya makanan dari daerah yang satu tidak begituberbeda dengan daerah yang lainnya. Ke homogenanaJepang ini dapat kita lihat dari sejarah penyatuanpemerinahannya yang sudah mempunyai sejarah yangpanjang.
1.2. SEJARAH KEBUDAYAAN JEPANG
Kebudayaan selalu dibedakan dengan budaya.Jikalau ditanya apa contoh kebudayaan Jepang, makamungkin akan dijawab adalah Chanoyu, Ikebana,masakan Sukiyaki atau pakaian Kimono. Tetapi kalauditanya apa contoh budaya Jepang, maka akan dijawabadalah budaya rasa malu, budaya kelompok atau budayanenkoujoretsu (senioritas) dan sebagainya. Oleh karenaitu dari contoh-contoh di atas orang menunjukkan bahwakebudayaan adalah sesuatu yang konkrit. Sedangkanbudaya adalah sesuatu yang Semiotik, tidak kentara ataubersifat laten.Ienaga Saburo (1990:1) membedakan pengertiankebudayan (bunka) dalam arti luas dan dalam arti sempit.Dalam arti luas kebudayaan adalah seluruh cara hidupmanusia (

/ningen no seikatsu no
 
Bab 1: Geografi dan Sejarah Jepang 
3
itonami kata). Dia menjelaskan bahwa kebudayaanadalah keseluruhan hal yang bukan alamiah. Misalnyaikan adalah suatu benda alamiah, tetapi dalam suatumasyarakat ikan tersebut dibakar, atau di pepes ataudibuat sashimi maka ikan bakar atau ikan pepes atauikan shashimi tersebut adalah kebudayaan.Sedangkan pengertian kebudayaan dalam arti sempit,menurut Ienaga adalah terdiri dari, Ilmu pengetahuan,sistem kepercayaan dan seni. Oleh karena itu di sini Ienagamengatakan kebudayaan dalam arti luas adalah segalasesuatu yang bersifat konkrit yang diolah manusia untukmemenuhi kebutuhannya. Sedangkan pengertiankebudayaan dalam arti sempit adalah sama denganpengertian budaya dalam pengertian yang diuraikan diatas. Yaitu kebudayaan dalam arti sempit menurut IenagaSaburo adalah sama dengan budaya yang berisikan sesuatuyang tidak kentara, atau yang bersifat Semiotik.Kemudian hubungan dari kebudayaan yang bersifatsemiotik/abstrak atau yang bersifat ideologi dengankebudayaan yang bersifat konkrit adalah berada dalamsatu lapisan struktur. Kebudayaan dalam arti konkritberada dalam struktur luar dan budaya (yang bersifatsemiotik) berada dalam struktur dalam. Oleh karena ituapa bila dua buah kebudayaan berinteraksi, makastruktur luar adalah yang paling duluan dapat diterimaoleh kebudayaan lain, sedangkan struktur dalam budayatersebut adalah sesuatu yang paling sulit dapat diterimaoleh kebudayaan lain. Sebagai contoh, apabila orangIndonesia berinteraksi dengan orang Jepang, maka yangpertama-tama dapat dimengerti atau yang menarik padaminat orang Indonesia adalah sesuatu yang bersifatKonkrit. Misalnya, hasil Industri, ekonomi dansebagainya. Sementara yang bersifat ideologis akansangat sulit dapat dimengerti apalagi untuk diterima.

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
d4rm4 liked this
Lulu Chabachi liked this
Kris Coyz liked this
Rizki Rasmana liked this
Cyta Rosanti liked this
Agung Maulana liked this
Lul Hadiee liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->