Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
50Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KARAKTERISTIK EKOSISTEM

KARAKTERISTIK EKOSISTEM

Ratings: (0)|Views: 2,767 |Likes:
Published by Baswantara
karakteristik dari tiga ekosistem. danau, sungai, dan mangrove..
karakteristik dari tiga ekosistem. danau, sungai, dan mangrove..

More info:

Published by: Baswantara on Apr 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/07/2013

pdf

text

original

 
1
KARAKTERISTIK EKOSISTEM PERAIRAN MENGGENANG, MENGALIR,DAN PAYAU
Penulis: Kelompok 3*
ABSTRAK
Praktikum komunitas organisme akuatik meliputi komunitas perairantergenang,komunitas perairan mengalir, dan komunitas perairan payau. Tujuan daripraktikum kali ini adalah agar mahasiswa dapat membandingkan antara komunitasperairan tergenang yaitu Situ Gede, komunitas perairan mengalir yaitu Sungai Cihideung,dan komunitas perairan payau yaitu pada daerah Blanakan, Subang. Dimana untukmembandingkan komunitas organisme pada ketiga perairan tersebut yaitu dengan caramenghitung Indeks Keanekaragaman Shannon, Indeks Keseragaman, dan IndeksDominansi.Berdasarkan hasil perhitungan Indeks Keragaman plankton yang diperoleh padaperairan payau yaitu 2,1440, Indeks Keseragaman komunitas perairan payau yaitu0,83611, dan Indeks Dominansinya yaitu 0,16836. Pada perairan mengalir, nilai H’, E, Cuntuk plankton yang didapatkan adalah 2,5689, 0,7712, 0,2288, untuk perifiton yaitu0,5657, 0,7269, 0,2731, dan untuk benthos sebesar 1.7184, 0.8597, 0.1403.Sedangkan pada perairan tergenang diperoleh Indeks H’ yaitu 2,225495, danIndeks E yaitu 0,867877, serta indeks C yaitu 0,127903. Indeks Keragaman perifitonpada komunitas perairan payau yaitu 0,856864 dan Indeks E-nya yaitu 0,946395. IndeksC perifiton pada komunitas perairan tergenang yaitu 0,067964. Indeks H’, E, dan Cbenthos pada komunitas perairan payau yaitu 0,943963, 0,472255, dan 0,102926.Sedanglkan Indeks H’ benthos pada perairan tergenang yaitu 1,416362, Indeks E-nyayaitu 0,675776, dan Indeks C benthos yang diperoleh yaitu 0,399137.
PENDAHULUAN
Karakteristik setiap perairan berbeda - beda, baik secara fisik maupun kimiawi,mislanya pada perairan tawar, terbagi menjadi dua yaitu perairan tergenang danmengalir. Kedua perairan ini memilik perbedaan yaitu pada faktor fisika dan faktor kimia.Pada ekosistem perairan tergenang tidak terdapat arus atau bahkan cenderung stagnan.
Residene time
yang lama merupakan salah satu faktor pembeda antara perairantergenag dan perairan mengalir. Sedangkan ekosistem perairan mengalir atau habitatlotik (berasal dari kata
lotus
berarti tercuci), mata air aliran air (
brook-creek 
) atau sungai(Odum, 1971). Ekosistem perairan mengalir adalah perairan terbuka yang didalamnyaterdapat arus dan memiliki gradien lingkungan yang terdapat interaksi antar komponenekosistem. Perairan menggenang yang dilakukan pengamatan adalah situ. Dimana situmerupakan wadah genangan air diatas permukaan tanah yang terbentuk secara alamimaupun buatan dengan sumber air dari tanah atau permukaan melalui siklus hidrologisyang dicirikan dengan kondisi ketenangan air (Lenis) dan tidak mempunyai gradien.Contoh dari perairan mengalir adalah sungai, saluran irigasi, dan selokan. Sebagaicontoh perairan mengalir yang kita lakukan pengamatan adalah sungaiFaktor yang membatasi keberadaan suatu organisme di perairan mengalir adalaharus. Arus air dipengaruhi oleh jatuhnya aliran air dan laju aliran akan menurun padaketinggian yang rendah dan volume air akan meningkat. Kecepatan arus mempengaruhikeberadaan dan komposisi makrobenthos serta secara tidak langsung mempengaruhi
---------------------------------
Anstayn N Saragih (C54080017); Arif Baswantara (C54080027); Sri Hadianti (C54080039); AnmaH Kusuma (C54080042); Umi Kalsum Madaul (C54080093).Di bawah bimbingan : Patmawati (THP 43)
 
2
substrat perairan (Nietzke, 1973
in
Hawkes, 1979). Arus sering menyebabkan berbagai jenis hewan dasar perairan yang terdapat pada batu dan diantara batu-batu sungaihanyut terbawa arus. Menurut Odum (1971), Pola adaptasi organisme perairan mengalir yang menyesuaikan dengan lingkungannya, sehingga kemudian menjadi ciri-ciriorganisme perairan mengalir adalah: melekat permanen pada substrat yang kokoh,mempunyai alat pengait dan penghisap, permukaan bawah yang lengket, badan yang
stream line,
badan yang pipih,
Rheotaxis
positif, dan
Thigmotaxis
positif.Menurut Pritchard (1976)
dalam
Odum
 
(1971), Perairan Payau didefinisikansebagai suatu badan air pantai setengah tertutup yang berhubungan langsung denganlaut terbuka, jadi sangat terpengaruh oleh gerakan pasang surut, dimana air lautbercampur dengan air tawar dari buangan air daratan. Dalam keanekaragamanorganisme yang terdapat pada ekosistem perairan payau ada faktor yang membatasikeberadaan suatu organisme untuk hidup pada ekosistem payau adalah salinitas.Dimana salinitas pada perairan payau sangat tinggi. Salinitas bersama-sama dengansuhu merupakan dua komponen yang berperan penting dalam mengendalikan densitasair laut.Menurut Krebs (1972), struktur komunitas mempunyai lima katareistik yaitukeanekaragaman, dominansi, bentuk dan struktur pertumbuhan, kelimpahan relatif, danstruktur trofik. Beberapa populasi spesies yang cenderung untuk hidup bersama diberbagai daerah geografis membentuk suatu komunitas ekologi. Spesies yang jumlahnyaberlimpah tersebut disebut dominan dan biasanya dipakai sebagai ciri khas suatukomunitas (Nybakken, 1997). Suatu ekosistem dikatakan tercemar atau tidak, tidak dapatterdeteksi dari hubungan antara keanekaragaman dan kestabilan komunitasnya. Sistemyang stabil dalam pengertian tahan dalam gangguan atau bahan pencemar, dapat sajamemiliki keanekaragaman yang rendah atau tinggi. Hal ini dapat tergantung dari fungsialiran energi yang terdapat dalam sistem tersebut. Komunitas dikendalikan oleh spesies-spesies yang dominan. Hilangnya spesies-spesies yang dominan akan menimbulkanperubahan-perubahan penting yang tidak hanya pada komunitas biotiknya sendiri tetapi juga dalam lingkungan fisiknya (Odum, 1971). Hal yang menyebabkan terbentuknyastruktur komunitas adalah jumlah macam species, jumlah individu masing-masingspecies, dan total individu dalam komunitas. Hubungan antara ketiga komponen ini dapatdijabarkan secara matematis dalam Indeks Keanekaragaman Shannon (Diversity),Indeks Keseragaman (Eveness), dan Indeks Dominansi.Tujuan: membandingkan struktur komunitas antara ekosistem perairantergenang, perairan mengalir, dan perairan payau dengan menghitung IndeksKeanekaragaman Shannon, Indeks Keseragaman (eveness), dan Indeks Dominansi.
METODELOGI (ANALISIS DATA)
A.Indeks keanekaragaman Shannon (H)
1.
Plankton (Phytoplankton dan Zooplankton)Keterangan :H’ : Indeks keanekaragaman Shannonpi : Komposisi Organisme jenis ke-ini : Jenis organismeN : Jumlah total organismeS : Jumlah spesies atau genus
---------------------------------
Anstayn N Saragih (C54080017); Arif Baswantara (C54080027); Sri Hadianti (C54080039); AnmaH Kusuma (C54080042); Umi Kalsum Madaul (C54080093).Di bawah bimbingan : Patmawati (THP 43)
 
3
2.PerifitonKeterangan :H’ : Indeks keanekaragaman Shannonpi : Komposisi Organisme jenis ke-ini : Jenis organismeN : Jumlah total organismeS : Jumlah spesies atau genus3.BenthosKeterangan :H’ : Indeks keanekaragaman Shannonpi : Komposisi Organisme jenis ke-ini : Jenis organismeN : Jumlah total organismeS : Jumlah spesies atau genusB.Indeks Keseragaman / Eveness (E)1.PlanktonKeterangan:E : Indeks KeseragamanH’ : Indeks keanekaragaman ShannonS : Jumlah spesies atau genus2.PerifitonE : Indeks KeseragamanH’ : Indeks keanekaragaman ShannonS : Jumlah spesies atau genus3.BenthosE : Indeks KeseragamanH’ : Indeks keanekaragaman ShannonS : Jumlah spesies atau genusC.Indeks Dominansi ( Untuk Plankton, Perifiton, dan Benthos)Keterangan:C : Indeks Dominansi Simpsonpi : Komposisi Organisme jenis ke-ini : Jenis organismeN : Jumlah total organismeS : Jumlah spesies atau genus
---------------------------------
Anstayn N Saragih (C54080017); Arif Baswantara (C54080027); Sri Hadianti (C54080039); AnmaH Kusuma (C54080042); Umi Kalsum Madaul (C54080093).Di bawah bimbingan : Patmawati (THP 43)

Activity (50)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Fajar Akbar liked this
Merisa Asrina liked this
Raudhatul Jannah liked this
Eddy Santoso liked this
Watu Alam liked this
Imas Jubaedah liked this
Amaranti Utami liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->