Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Islam Atau Pancasila

Islam Atau Pancasila

Ratings: (0)|Views: 221 |Likes:
Published by babyat

More info:

Published by: babyat on Apr 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2012

pdf

text

original

 
ISLAM ATAU PANCASILA; UNTUK SEBUAH IDEOLOGI NEGARA
1
Oleh : Candra Lesmana Simamora
2
Pendahuluan
 Negara Indonesia sebagai Negara kepulauan yang memiliki masyarakat majemuk dengan agama, budaya dan bahasa menjadikan Indonesia sebagai Negara yang kaya.Disamping nilai positif yang dibawa oleh kemajemukan masyarakat tersebut jugaterdapat nilai negative yang akan menjadi permasalahan besar kalau tidak difahamisecara arif dan bijaksana.Setiap agama mempunyai hukum dan aturan yang harus dijalankan oleh pemeluknya, mulai dari hubugan antara manusia dengan Tuhannya dengan aturan caramenyembahnya, aturan hubungan dengann sesama manusia dari golongan agamanya danlainnya, sampai pada aturan hubungan antara manusia dengan lingkungannya.Keinginan setiap anggota masyarakat untuk menjalankan keyakinannya terkadangtidak cukup hanya pada tatanan pribadi saja, ada keinginan untuk melegalkan aturan-aturan tersebut menjadi sebuah peraturan resmi sebuah Negara (undang-undang). Dalam beberapa agama, kewajiban melaksanakan hukum-hukum tersebut sudah diatur dalamsegala aspek, pribadi, masyarakat dan Negara. Sehingga penerapan hukum-hukum agamadalam tatanan Negara harus dijalankan karna memang sudah perintah dari Tuhannya.Dalam hal ini, agama Islam sebagai agama terbesar di Indonesia yang penganutnya mencapai 88 % (sensus 2004) yang berpdeoman kepada Al-Qur’an danSunnah tentunya juga ingin melaksanakan hukum-hukum Islam secara konstitusional,karna ketentuan ini sudah diperintahkan oleh Allah Swt dalam firmannya Udkhulu fisilmi Kaffah, Allah memerintahkan agar umat Islam melaksanakan hukum Islam secarasempurna, tidak setengah-setengah.Akan tetapi, Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia yang sudah sahdan dijalankan lebih dari 60 tahun ini akankah bisa diganti menjadi sistem hukum Islam(syariat Islam)? Atau Pancasila memang sudah pas menjadi dasar Negara ini? Mudah-mudahan pembahasan ini bisa menjawabnya.
Pengertian Ideologi, Pancasila dan Islam
Ideologi berasal dari Bahasa Yunani dari kata eidos atau idein dan logia ataulogos. Idien berarti bentuk atau melihat, sedangkan logia berarti kata atau ajaran. Ideologidalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kumpulan konsep bersistem yang dijadikanazas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup pribadi atau masyarakat untuk memperjuangkan hidupnya. Dari makna diatas idoelogi
1
Makalah ini dipresentasikan pada Kajian Eksklusif DEBATING CLUB PCI Al-Washliyah Mesir padahari Kamis tanggal 1 April tahun 2010
2
Penulis adalah Mahasiswa Pegiat Egyptology dan Sejarah Peradaban Kuno
 
adalah kumpulan gagasan, cita-cita yang harus dicapai, pandangan atau paham secaramenyeluruh dan sistematis yang dijadikan dasar bagi perubahan suatu institusikepentingan golongan atau kelas sosial. Jadi, pandangan tersebut disatukan dalam satu pandangan.Pancasila berasal dari Bahasa Sansekerta yang terdiri dari panca yang berarti limadan sila yang berarti prinsip, secara bahasa Pancasila berarti lima prinsip dasar. MenurutIstilah Pancasila adalah dasar Negara serta falsafah bangsa dan Negara Republik Indonesia yan terdiri atas lima sila yaitu (1) Ketuhanan yang Maha Esa. (2) Kemanusiaanyang Adil dan Beradab. (3) Persatuan Indonesia. (4) Kerakyatan yang Dipimpin olehHikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. (5) Keadilan Sosial BagiSeluruh Rakyat Indonesia.Kata Islam berasal dari Bahasa Arab, yaitu bentuk 
masdar 
dari kata
aslama- yuslimu-islaman
yang berarti berserah diri kepadaTuhan.Secara istilah Islam adalahagama yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Islam adalah agama samawi yangmerupakan agama terbesar kedua di dunia setelah Kristen. Umat Islam di seluruh duniasaat ini berjumlah lebih dari seperempat milyar .
3
Negara Dalam Pandangan Islam
 Negara dalam pandangan Islam merupakan suatu alat untuk menjamin pelaksanaan Hukum Islam secara utuh baik hubungan manusia dengan manusia maupunhubungan manusia dengan Sang Pencipta, Allah SWT. Sebagaiamana firman Allahdalam Surat an-Nisa ayat 58-59:
4
Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hokum diantara manusia hendaknya kamumenetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajarankepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat Wahai orang-oang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasu(Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemuadian, jikakamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah, (Al-Qur’an)dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu, lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
Salah satu contoh adalah sistem ekonomi, Islam yang sangat menjunjung tinggihak kepemilikan setiap rakyat dari lapisan manapun. Setiap rakyat diberi kebebasanuntuk memiliki apa saja dan berapa saja, yang terpenting didapatkan sechara halal, tidak merugikan orang lain dan taat mengeluarkan zakat dari sebahagian hartanya untuk membantu orang-orang yang lemah. Dalam hal hubungan sosial tidak ada keistimewaanderajat manusia satu dengan manusia lainnya, misalnya : Jabatan Presiden bukanlahukuran kemuliaan seseorang, ia tidak lebih mulia dari seorang rakyat jelata yang miskinsekalipun. Jabatan hanyalah amanat yang dipercayakan rakyat kepada dirinya untuk 
3
http://id.wikipedia.org/wiki/Islam
4
Muhammad Sholeh al-Usaimin, “Syarh As-Siyasah as-Syar’iyyah” karya Ibnu Taimiyah, Dar Ibnu Hazm,Cet. 1, Halaman 17
 
melayani sebaik-baiknya rakyat tersebut, bukan alat untuk menguasai atau menindas.Inilah persetaraan yang didasarkan pada kecintaan kepada Allah yang memerintahkansaling tolong menolong diantara sesama manusia.
Hubungan Negara dan Agama dalam Pancasila dan UUD 1945
“Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa” [Pasal 29 ayat (1) UUD 1945]serta penempatan “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagai sila pertama dalam Pancasilamempunyai beberapa makna, yaitu:Pertama, Pancasila lahir dalam suasana kebatinan untuk melawan kolonialismedan imperialisme, sehingga diperlukan persatuan dan persaudaraan di antara komponen bangsa. Sila pertama dalam Pancasila ”Ketuhanan Yang Maha Esamenjadi faktor  penting untuk mempererat persatuan dan persaudaraan, karena sejarah bangsa Indonesia penuh dengan penghormatan terhadap nilai-nilai ”Ketuhanan Yang Maha Esa.”Kerelaan tokoh-tokoh Islam untuk menghapus kalimat “dengan kewajibanmenjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” setelah “Ketuhanan Yang MahaEsa” pada saat pengesahan UUD, 18 Agustus 1945, tidak lepas dari cita-cita bahwaPancasila harus mampu menjaga dan memelihara persatuan dan persaudaraan antarsemuakomponen bangsa. Ini berarti, tokoh-tokoh Islam yang menjadi
 founding fathers
 bangsaIndonesia telah menjadikan persatuan dan persaudaraan di antara komponen bangsasebagai tujuan utama yang harus berada di atas kepentingan primordial lainnya.Kedua, Seminar Pancasila ke-1 Tahun 1959 di Yogyakarta berkesimpulan bahwasila ”Ketuhanan Yang Maha Esa” adalah sebab yang pertama dan sila ”Kerakyatan yangdipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilanadalahkekuasaan rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk melaksanakan amanatnegara dari rakyat, negara bagi rakyat, dan negara oleh rakyat.Ketiga, Seminar Pancasila ke-1 Tahun 1959 di Yogyakarta juga berkesimpulan bahwa sila ”Ketuhanan Yang Maha Esa” harus dibaca sebagai satu kesatuan dengan sila-sila lain dalam Pancasila secara utuh. Hal ini dipertegas dalam kesimpulan nomor 8 dariseminar tadi bahwa: Pancasila adalah:1.Ketuhanan Yang Maha Esa, yang berkemanusiaan yang adil dan beradab, yang berpersatuan Indonesia (berkebangsaan) yang berkerakyatan dan yang berkeadilan sosial2.Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, yang berpersatuan Indonesia (berkebangsaan), yang berkerakyatan dan yang berkeadilan sosial3.Persatuan Indonesia (kebangsaan) yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, yang berkemanusiaan yang adil dan beradab, berkerakyatan dan berkeadilan sosial4.Kerakyatan, yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, yang berkemanusiaan yangadil dan beradab, yang berpersatuan Indonesia (berkebangsaan) dan berkeadilansosial

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
babyat liked this
Anggara Zouchx liked this
Haikal Akfar liked this
Haikal Akfar liked this
Haikal Akfar liked this
Haikal Akfar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->