siswanya yang belum mampu membedakan penggunaan
ism isyârah: hâdzâ
dan
hâdzihî
. Hasil observasi yang mengindikasikan hanya seorang siswa yang belummenguasai penggunaan
ism isyârah
tersebut tentunya akan mendorong guru untuk mengambil sikap dan langkah yang berbeda dibandingkan apabila hasil observasinyamenunjukkan ternyata sebagian terbesar siswa belum menguasainya.Guru yang profesional akan selalu berupaya memahami cara yang ditempuhsiswanya dalam memahami pelajarannya.
Bahkan dalam keadaan-keadaan tertentu,guru juga harus mampu menjelaskan bilamana pembelajaran yang terjadi di kelastidak sejalan dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya. Penjelasan gurumengenai hal tersebut dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusunrencana pelajaran berikutnya, sehingga akan diperoleh rencana pelajaran yang benar- benar memungkinkan siswa menguasai kompetensi yang diharapkan. Untuk itu, gurumenggunakan observasi untuk membuat kesimpulan mengenai hal-hal yang berkaitandengan
proses
atau
strategi
pembelajaran.
Mengamati perilaku siswa pada saat gurumengajarkan dars tertentu, misalnya, mendorong guru untuk menyimpulkan bahwasiswa ternyata dipengaruhi oleh pola kalimat dalam bahasa Indonesia ketikamenyusun kalimat Arab. Umpamanya, siswa membuat susunan kalimat
‘ala `l-maktab maujûd kitâb
alih-alih
‘ala `l-maktab kitâb
. Siswa membuat kalimat
‘ala `l-maktab maujûd kitâb
seperti itu mungkin saja karena dipengaruhi oleh susunankalimat dalam bahasa Indonesia, yaitu
Di atas meja ada buku
. Siswa menerjemahkankata perkata dalam bahasa Indonesia ke dalam bahasa Arab:
‘alâ
‘di atas’,
`l-maktab
‘meja’,
maujûd
‘ada’, dan
kitâb
‘buku’. Melalui observasi guru terhadap diri merekasendiri boleh jadi diperoleh kesimpulan bahwa kesalahan siswa tersebut diakibatkanoleh ketidaktepatan strategi pengajaran yang guru terapkan: mungkin karena penjelasan guru ketika mengajarkan struktur kalimat Arab tersebut kurang memadai,
4
Rusydi Ahmad Thu'aimah,
al-Mu'allim: Kifâyâtuhû, I'dâduhû, Tadrîbuhû
(Kairo: Dâr al-Fikr al-'Arabîy, 1999), h. 30
5
Fred Genesee And John A. Upshur,
Classroom-based Evaluation in Second Language Education
(Cambridge: Cambridge University Press, 1998), h. 79
3