Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
17Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Observasi

Observasi

Ratings: (0)|Views: 5,813|Likes:
Published by mukhshon nawawi

More info:

Published by: mukhshon nawawi on May 15, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/19/2012

pdf

text

original

 
Teknik Observasi dalam PenilaianBahasa Arab Berbasis Kelas di Madrasah
Oleh: Mukhshon Nawawi
*
ثحبلا صخم 
نوكت نأ يغبف ،لصا  هذم ةظحا ئاد وف عا ى بر ش س ةظحا ة نإس نأ  يعب ، د اوق ف ت ةع جست ر ةظم ةث ةقد  و ا ةظحاا ةئارا ا .لضفأ ةعت ة إ وو ةا ا ط   ةوجا با مةعا اا ي ةا ةورا وكا ةم إ رت با اذ  ةصا ةظحا  بت وم مأ ةمكا لماوع ىس م إ ةف ،ةاا رجا لخاد ةعا ةعا ا ةخكس ا ةئارا اوا . ة ةعا لئوا رفاوت ةرعا ةغا د و عالصا  هذمت و ةبقارم ت ،ةظحا ل وسا او  أبت ةصا ظحم  عائاوق ةصصا جسا ي ا ادأ م ادأ ا ثح  رشبم جست ةا أ.را م ةعارا
Kata Kunci:
 
Observasi Kelas, Proses Pembelajaran, Strategi Penilaian, Pencatatan
Pendahuluan
Di dalam paradigma pendidikan berbasis kompetensi yang saat ini sangatmewarnai penerapan kurikulum 2004, dituntut penggunaan suatu sistem penilaian berkesinambungan yang tidak hanya sekedar untuk mengukur ketercapaiankompetensi yang telah diprogramkan, tetapi juga untuk mengetahui kualitas proses pembelajaran yang direncanakan untuk dapat menghantarkan siswa mencapai semuakompetensi tersebut. Hasil penilaian dianalisis guna dijadikan sebagai acuan untuk  perbaikan dalam proses pembelajaran selanjutnya. Hal ini hanya dapat terjadi apabila
 
guru mengintegrasikan kegiatan penilaian tersebut dengan proses pembelajaran yangdilakukannya bersama siswa di dalam kelas.Hasil dan proses pembelajaran bahasa Arab yang berlangsung di dalam kelashendaknya tidak hanya dinilai melalui alat penilaian yang berbentuk tes, tetapi jugadapat dilakukan melalui kegiatan penilaian nontes. Terdapat banyak bentuk penilaiannontes. Di antaranya adalah bentuk penilaian berupa observasi atau yang juga lazimdisebut pengamatan atau
mulâhazhah
.
Urgensi Observasi Kelas
Observasi atau pengamatan sebagai alat penilaian banyak digunakan untuk memperoleh data mengenai keterampilan, perilaku individu atau proses kegiatantertentu.
1
Ketika mengajar, guru bahasa Arab senantiasa melakukan observasiwalaupun secara tidak resmi.
2
 Guru biasanya selalu mengamati: bagaimana siswamenggunakan kemampuan bahasa Arabnya, baik ketika merespon stimulus yang guru berikan secara lisan maupun tulisan; bagaimana siswa menyikapi bahan ajar yangdisampaikannya; bagaimana efektivitas strategi pembelajaran yang guru terapkan; bagian-bagian apa saja yang sudah atau yang belum dikuasai oleh siswa; jeniskegiatan pembelajaran dan bahan ajar apa yang dirasakan menarik bagi siswa; dansebagainya.Informasi yang diperoleh melalui observasi yang biasanya dilakukan secaratidak resmi tersebut sangat penting bagi guru dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.
3
Misalnya, berdasarkan hasil observasi, guru dapat mengetahui bahwa masih ada
1*
Penulis adalah Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah danKeguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Nana Sudjana,
 Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar 
(Bandung: PT Remaja Rosdakarya,1995), h. 84
2
Mâhir Ismâ'il Shabry Muhammad Yûsuf dan Muhibb Mahmûd Kâmil al-Rifâ'îy,
al-Taqwîmal-Tarbawy: Ususuhû wa Ijrâ`âtuhû
(al-Riyâdh: Maktabah al-Rusyd, 2003), h. 340
3
Albert Oosterhof,
 Developing and Using Classroom Assessment 
(New Jersey: Prentice Hall,1999), h. 133
2
 
siswanya yang belum mampu membedakan penggunaan
ism isyârah: hâdzâ
dan
hâdzihî 
. Hasil observasi yang mengindikasikan hanya seorang siswa yang belummenguasai penggunaan
ism isyârah
tersebut tentunya akan mendorong guru untuk mengambil sikap dan langkah yang berbeda dibandingkan apabila hasil observasinyamenunjukkan ternyata sebagian terbesar siswa belum menguasainya.Guru yang profesional akan selalu berupaya memahami cara yang ditempuhsiswanya dalam memahami pelajarannya.
4
Bahkan dalam keadaan-keadaan tertentu,guru juga harus mampu menjelaskan bilamana pembelajaran yang terjadi di kelastidak sejalan dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya. Penjelasan gurumengenai hal tersebut dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusunrencana pelajaran berikutnya, sehingga akan diperoleh rencana pelajaran yang benar- benar memungkinkan siswa menguasai kompetensi yang diharapkan. Untuk itu, gurumenggunakan observasi untuk membuat kesimpulan mengenai hal-hal yang berkaitandengan
 proses
atau
 strategi 
pembelajaran.
5
 Mengamati perilaku siswa pada saat gurumengajarkan dars tertentu, misalnya, mendorong guru untuk menyimpulkan bahwasiswa ternyata dipengaruhi oleh pola kalimat dalam bahasa Indonesia ketikamenyusun kalimat Arab. Umpamanya, siswa membuat susunan kalimat
‘ala `l-maktab maujûd kitâb
alih-alih
‘ala `l-maktab kitâb
. Siswa membuat kalimat
‘ala `l-maktab maujûd kitâb
seperti itu mungkin saja karena dipengaruhi oleh susunankalimat dalam bahasa Indonesia, yaitu
 Di atas meja ada buku
. Siswa menerjemahkankata perkata dalam bahasa Indonesia ke dalam bahasa Arab:
‘alâ
‘di atas’,
`l-maktab
‘meja’,
maujûd 
‘ada’, dan
kitâb
‘buku’. Melalui observasi guru terhadap diri merekasendiri boleh jadi diperoleh kesimpulan bahwa kesalahan siswa tersebut diakibatkanoleh ketidaktepatan strategi pengajaran yang guru terapkan: mungkin karena penjelasan guru ketika mengajarkan struktur kalimat Arab tersebut kurang memadai,
4
Rusydi Ahmad Thu'aimah,
al-Mu'allim: Kifâyâtuhû, I'dâduhû, Tadrîbuhû
(Kairo: Dâr al-Fikr al-'Arabîy, 1999), h. 30
5
Fred Genesee And John A. Upshur,
Classroom-based Evaluation in Second Language Education
(Cambridge: Cambridge University Press, 1998), h. 79
3

Activity (17)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
PuRsunshine Nama liked this
Nita Eldiani liked this
Miwora Hirka liked this
Peri Kecil liked this
reiega liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->